Home >Food >Entrepreneur Way #16 - Maret 2016

Entrepreneur Way #16 - Maret 2016

Date post:16-Jan-2017
Category:
View:6,421 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Entrepreneur Way #16 1

  • Entrepreneur Way #162

  • Entrepreneur Way #16 3

    QUOTES

    Entrepreneur Way #16 3

  • Entrepreneur Way #164

    ENTREPRENEURWAY

    itengah banyaknya jenis industri bisnis yang tengah berkembang dan diminati

    oleh para pelaku bisnis, maka sebagai langkah awal start-up di industri bisnis Anda

    perlu memikirkan untuk mencoba berbisnis di bidang kuliner. Peminat dan pelaku industri kuliner

    memang telah menjamur, namun industri kuliner adalah salah satu jenis usaha yang paling mudah dijalankan oleh pemula pelaku bisnis dan dapat dimulai dengan modal yang cenderung minim. Dalam membuka sebuah bisnis kuliner, hal pertama yang harus Anda miliki adalah konsep. Konsep ini diperoleh dari hasil analisa pasar dan konsumen. Setelah memiliki konsep, maka kemudian Anda dapat menentukan brand, menu, dan lokasi tempat usaha Anda.

    Pada edisi ke-16 bulan Maret 2016 ini e-magz Entrepreneur Way membahas mengenai hal-hal awal yang perlu diketahui jika ingin membuka usaha atau mencoba bisnis di bidang kuliner. Bisnis kuliner ini tidak hanya berbicara tentang pemilihan menu, serta jenis-jenis pelayanan yang baik kepada konsumen, bisnis di bidang kuliner juga harus berbicara tentang cara marketingnya. Marketing tidak hanya dapat dilakukan melalui selebaran dan brosur. Saat ini digital marketing melalui sistem online sudah banyak dilakukan oleh sebagian besar pelaku bisnis industri kuliner. Salah satu cara marketing yang dapat dilakukan di industri kuliner adalah food photography, dan hal tersebut akan dibahas dalam edisi majalah bulan Maret ini.

    Redaksi berharap Majalah Entrepreneur Way, mampu memberi manfaat dan menginspirasi para pembaca, baik pemula maupun pelaku bisnis. Khususnya bagi Anda yang ingin mencoba bisnis dibidang industri kuliner.

    Salam Entrepreneur !

    Reny PebriasariEditor-in-Chief

    INVESTASI

    EDITORs NOTE

    D

  • Entrepreneur Way #16 5

    Executive EditorEric Pramono

    Art & Desain EditorRachmat Wijanarko

    PhotographySamuel Leksono

    Redaksi menerima kritik, saran, dan komentar dari pembaca. Silahkan kirim via e-mail ke

    [email protected] Anda dapat berkontribusi melalui tulisan, artikel dan opini yang dapat dikirimkan

    melalui email [email protected] Untuk pemasangan iklan dapat menghubungi kami melalui email : [email protected] Dilarang mengutip, memproduksi sebagian atau keseluruhan isi majalah ini dalam

    segala bentuk tanpa izin tertulis dari redaksi.

    HOW TO REACH US

    Design CoverRachmat Wijanarko

    Contributing WritersDyah Arum Narwastu,

    Layout Rachmat Wijanarko

    Editor-in-ChiefReny Pebriasari

  • Entrepreneur Way #166

    19 ENTREPRENEUR ALERTNESS :Melirik Bisnis Home Food Industry

    22 TIPS :Memulai bisnis kuliner dari dapur rumah

    MAIN TOPIC :Meraup untung di industri kulinerMAIN TOPIC :Punya Modal Kecil? Coba 5 Peluang Usaha Kuliner IniMAIN TOPIC :Food Photography

    TABLE OF CONTENTS

    TABLE ofcontents

    08

    12

    15

    Entrepreneur Way #166

  • Entrepreneur Way #16 7

  • Entrepreneur Way #168

    main topic

    erbicara mengenai kuliner memang tidak akan pernah ada habisnya. Banyak bidang yang berhubungan dengan kuliner, seperti hobi atau kegemaran, bisnis, dan bahkan sekarang merambah hingga ke teknik

    fotografi di bidang makanan. Ditengah persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang semakin ketat, tentunya Anda tidak boleh lengah melainkan terus melakukan inovasi. Memang persaingan di dunia kuliner

    sudah sangat menjamur, namun tidak bisa dipungkiri pula bahwa bisnis kuliner adalah bisnis yang menjanjikan karena merupakan bisnis yang akan selalu ada dan dapat bertahan lama jika dijalankan dengan manajemen yang tepat.Kuliner tidak hanya berkutat di seputar pengetahuan tentang masakan, bahan-bahan makanan, skill memasak, dan teknik-teknik penyajian makanan / platting yang menarik. Jika telah memutuskan untuk memilih bisnis makanan sebagai bisnis yang ingin digeluti,

    MERAUP UNTUNG DIINDUSTRI KULINER

    B

  • Entrepreneur Way #16 9

    main topic

    maka Anda harus mengetahui peluang-peluang apa saja yang dapat dieksplorasi dalam bidang kuliner serta ilmu-ilmu bisnis di bidang kuliner. Mulai dari pemilihan tempat, jenis makanan yang ingin dijual, hingga service dan customer care.Saat ini telah banyak bisnis yang melirik bidang kuliner sebagai basicnya serta dipadukan dengan pendidikan sebagai aspek penyempurnanya. Misalnya saja telah banyak sekolah maupun beberapa universitas yang khusus membuka kursus di bidang kuliner, tata boga, dan lain sebagainya. Selain itu, bisnis kuliner juga telah banyak berkembang hingga ke ranah majalah-majalah yang membahas tentang kuliner, food photography, food variety shows, food blogging, dan lain sebagainya. Bisnis di bidang kuliner memang tidak hanya terbatas pada ranah restoran maupun tempat makan semata.Banyak orang yang memulai bisnis di bidang makanan ini berdasarkan dari hobi atau passionnya dibidang makanan. Namun untuk sukses dibidang kuliner tidak dapat hanya mengandalkan tentang passion, Anda harus mempelajari pula tentang teknik-teknik marketing dalam bisnis kuliner. Kuliner pada dasarnya tidak sama dengan bisnis-bisnis yang lainnya. Beberapa menyebutnya mudah, namun tidak jarang pula yang menyebutnya sebagai bisnis yang sulit. Contohnya saja tentu dari rasa harus enak, penampilan menarik, dan ada beberapa jenis makanan yang memerlukan service fast delivery, karena mungkin makanan tersebut memerlukan temperature yang dingin atau hangat, dan lain sebagainya.Sebelum melakukan apapun jenis marketing yang ingin Anda jalankan, sebaiknya

    pertama-tama memikirkan tentang penguatan brand perusahaan yang Anda miliki. Penguatan brand ini penting karena akan membantu masyarakat mengingat produk-produk Anda serta keunggulan dari produk Anda tersebut. Bisnis kuliner memerlukan teknik marketing yang bisa tergolong mudah namun harus tepat sasaran, karena pada dasarnya marketing dibidang kuliner berhubungan langsung dengan semua orang, tidak terikat oleh usia, jenis kelamin, kepercayaan / agama, ras, serta kelas sosial. Maka dari itu, semua orang dapat dikategorikan sebagai konsumen Anda.

    Telah banyak orang yang sukses menjalankan bisnis kuliner, diantaranya adalah para chef yang menjadi selebriti chef serta memiliki acara TV shows sendiri, tidak jarang pula yang menjadi juri sebuah acara memasak, maupun dibidang endorsement. Berikut ini adalah beberapa jenis bisnis yang bisa dilakukan dibidang kuliner, yaitu diantaranya adalah :1. Restaurants2. Chef / celebrity chef3. Chef product endorsements4. Celebrity chef products5. Food / cooking television shows6. Food blog7. Food magazine8. Culinary events9. Food photography10. Culinary e-commerce

    Saat ini semua hal telah berpindah ke media online dan internet, bahkan hingga ke penjualan ritel maupun makanan. Sebuah website yang menyediakan layanan jual beli online saat ini banyak diburu konsumen

  • Entrepreneur Way #1610

    karena kemudahan-kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan. Tidak heran apabila saat ini telah banyak bisnis industri makanan yang berpindah atau setidaknya memiliki layanan penjualan dan pengiriman produk secara online. Selain mempermudah transaksi jual beli, kemudahan penjualan secara online juga dapat memudahkan konsumen untuk melakukan reservasi / booking disebuah restoran, mencari produk-produk perlengkapan dapur, dan lain sebagainya.

    Mengapa banyak orang yang tertarik menekuni bisnis kuliner? Simple saja, beberapa alasannya adalah karena bisnis kuliner merupakan bisnis yang paling mudah dilakukan bagi pemula pelaku bisnis. Alasan lainnya adalah mudah diminati pelanggan, sudah ada pangsa pasar, target konsumen, cepat balik modal, cepat berganti-ganti trend atau fleksibel, dan sebagainya. namun dibalik semua keuntungan-keuntungan tersebut, bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang paling beresiko cepat tutup atau gulung tikar. Namun seorang entrepreneur tentu memiliki kiat-kiat tertentu dalam menghadapi tantangan tersebut, sehingga pelaku industri makanan tetap sangat banyak diminati.Bisnis kuliner adalah industri yang mudah, menjanjikan, dan murah. Mudah karena pada awalnya pemilik hanya perlu menjalankan operasional dan memperhatikan menu agar tempat makan

    main topic

    tersebut dapat berjalan secara sederhana. Menjanjikan karena margin sales bisa cepat tinggi dengan ketentuan peningkatan pelayanan dan mengutamakan service yang baik. Murah karena untuk skala kecil, bisnis kuliner hanya membutuhkan modal minimal sebesar 5 juta rupiah. Namun dalam bisnis kuliner harus selalu memperhatikan tentang menu atau produk yang harus memiliki rasa yang enak atau memiliki ciri khas tertentu (unik). Kemudian harus sesuai dengan keinginan pasar atau pelanggan,

    pemilihan lokasi harus strategis dan nyaman, serta tidak lupa untuk memilih karyawan yang memiliki tanggung jawab, disiplin, dan etos kerja tinggi. Dengan demikian industri bisnis kuliner tersebut akan bisa berjalan dan cepat balik modal.

    Ketika bisnis telah berjalan, maka tentu terdapat kendala. Kendala terbesar biasanya adalah seputar strategi bisnis dan strategi sumber daya manusia seperti mencari tenaga kerja dan masalah kinerja karyawan. Beberapa langkah yang dapat diambil adalah strategi bertahan yaitu dengan cara fokus pada pasar tertentu, mempertahankan pasar yang sudah ada, serta perbaikan struktur organisasi karyawan diatur secara sederhana dan fleksibel termasuk didalamnya dalam hal perekrutan karyawan dilakukan wawancara dan masa percobaan / training selama minimal 3 hari kerja.

    Bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang paling beresiko cepat tutup atau gulung tikar. Namun seorang entrepreneur tentu memiliki kiat-kiat