Home >Documents >endokrin tiroid baru 2.docx

endokrin tiroid baru 2.docx

Date post:04-Apr-2018
Category:
View:228 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    1/38

    1

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar BelakangSetiap tahunnya, sekurang-kurangnya ada 37000 kasus baru dari

    karsinoma tiroid di Amerika serikat, menurut National Cancer Institute.

    Perempuan lebih beresiko untuk terkena kanker ini dengan rasio 3:1. Kanker

    dapat terjadi pada umur berapapun walaupun umumnya pada usia 30an, dan

    akan semakin parah gejalanya pada pasien usia tua. Umumnya, pasien dengan

    nodul tiroid tidak menimbulkan gejala klinis, yang perlu di ingat adalah 99%

    nodul tiroid adalah bukan kanker. Tetapi ketika seseorang telah terkena

    karsinoma tiroid perlu dicurigai berawal dari nodul tiroidnya.

    Kanker tiroid merupakan penyakit yang sering ditemukan, pada

    umumnya berupa tumor jinak, sebagian kecil berupa karsinoma, jarang sekali

    dijumpai sarkoma. Kesulitan terbesar dalam menangani nodul tiroid adalah

    dalam memastikan ada tidaknya karsinoma di dalamnya. Ada yang telah

    mengumpulkan data sampel tiroid dari hasil otopsi 1116 kasus dari Jepang,

    Kanada, Polandia, Kolombia dan Hawaii, ditemukan adanya kanker

    tersembunyi pada 5,6-28,4% kasus, yang tertinggi di Jepang.

    Kanker tiroid penyakit keganasan tersering ditemukan pada sistim

    endokrin, 1% dari seluruh keganasan, di Indonesia menempati urutan 9 dari

    10 keganasan yang sering ditemukan. Pada daerah endemik insidensi kanker

    tiroid folikuler dan anaplastik lebih sering, terutama pada usia lanjut.

    Sedangkan daerah yang kaya akan jodium (Iceland) tipe papiler lebih

    menonjol. Golongan umur terutama pada usia 7-20 tahun dan 40-65 tahun,dimana wanita lebih sering dari pada pria ; 3:1. Gambaran klinis yang sering

    ditemukan berupa nodul tunggal (70-75%), sesak nafas, perubahan suara,

    sulit menelan, dan pembesaran kelenjar getah bening leher.Insidensi kanker

    tiroid sangat dipengahuri oleh banyak faktor antara lain: demografi,

    lingkungan, usia, riwayat keluarga dan pernah terpapar radiasi.

    Kanker tiroid terjadi pada sel-sel kelenjar tiroid (organ berbentuk mirip

    kupu-kupu terletak di pangkal leher), yang berfungsi memproduksi hormon

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    2/38

    2

    untuk mengatur kecepatan jantung berdetak, tekanan darah, suhu tubuh dan

    berat badan.

    Berbagai modalitas dalam menegakkan diagnosis pasti nodul tiroid dan

    untuk mengetahui jenisnya telah dikenal dalam dunia kesehatan. Mulai dari

    anamnesis sederhana, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang yang

    canggih dapat dipergunakan dalam penanganan pasien dengan nodul tiroid.

    Pemeriksaan penunjang tersebut meiliputi pemeriksaan kadar Thyroid-

    Stimulating Hormone (TSH) di dalam serum, Fine-Needle Aspiration (FNA),

    Ultrasonografi tiroid, hingga menggunakan Thyroid scan.

    1.2 Rumusan Masalah1. Apa definisi dari kanker tiroid?2. Bagaimana anatomi dan fisiologi tiroid?3. Bagaimana etiologi tentang kanker tiroid?4. Apa manifestasi klinis dari kanker tiroid?5. Apa sajakah klasifikasi dari kanker tiroid?6. Bagaimana patofisiologi dari kanker tiroid?7. Bagaimana woc dari kanker tiroid?8. Bagaimana penatalaksanaan dari kanker tiroid?9. Apa pemeriksaan diagnostik pada kanker tiroid?10.Apa pemeriksaan pemeriksaan penunjang pada kanker tiroid?11.Apa klasifikasi pada kanker tiroid?12.Bagaimana asuhan keperawatan dengan kanker tiroid?

    1.3

    Tujuan1. Tujuan Umum

    Mahasiswa mampu membuat dan mengaplikasikan proses pemberian

    asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker tiroid.

    2. Tujuan Khususa. Mengetahui definisi dari kanker tiroidb. Mengetahui anatomi dan fisiologi tiroidc. Mengetahui etiologi tentang kanker tiroid

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    3/38

    3

    d. Mengetahui manifestasi klinis dari kanker tiroide. Mengetahui klasifikasi dari kanker tiroidf. Mengetahui patofisiologi dari kanker tiroidg. Mengetahui woc dari kanker tiroidh. Mengetahui penatalaksanaan dari kanker tiroidi. Mengetahui pemeriksaan diagnostik pada kanker tiroid

    j. Mengetahui pemeriksaan penunjang pada kanker tiroidk. Mengetahui klasifikasi pada kanker tiroidl. Memahami asuhan keperawatan dengan kanker tiroid

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    4/38

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    5/38

    5

    dan cincin trakea superior. Diluar kapsul adalah jaringan ikat longgar yang

    dibentuk oleh lapisan viscera daripretracheal deep cervical fascia.

    Kelenjar tiroid terletak di leher, yaitu antara fasia koli media dan fasia

    prevertebralis. Di dalam ruang yang sama terdapat trakea, esofagus,

    pembuluh darah besar dan saraf. Kelenjar tiroid melekat pada trakea dan

    fascia pretrachealis, dan melingkari trakea dua pertiga bahkan sampai tiga

    perempat lingkaran. Kelenjar ini terdiri dari 2 lobus yaitu lobus dextra dan

    sinistra yang saling berhubungan oleh istmus. Masing-masing lobus tebalnya

    2 cm, panjangnya 4 cm dan lebarnya 2,5 cm. Struktur dari kelenjar tiroid

    terdiri dari banyak folikel-folikel tertutup (100-300 mikrometer) yang dibatasi

    sel epitel kuboid. Keempat kelenjar paratiroid umumnya terletak pada

    permukaan belakang kelenjar tiroid, tetapi letak dan jumlah kelenjar ini dapat

    bervariasi. Saraf vasomotor pada kelenjar tiroid sebagian besar tidak

    bermielin dan terdapat pada dinding arteri tiroid, sedangkan saraf simpatis

    berakhir pada lamina basal folikel yang merangsang langsung pada sel

    folikel. Arteri karotis komunis, vena jugularis interna dan nervus vagus

    terletak bersama dalam suatu sarung tertutup di laterodorsal tiroid. Nervus

    rekurens terletak di dorsal tiroid sebelum masuk laring. Nervus frenikus dan

    trunkus simpatikus tidak masuk ke dalam ruang antara fasia media dan

    prevertebralis.

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    6/38

    6

    Suplai darah kelenjar tiroid berasal dari sepasang arteri tiroid superior

    dan inferior. Arteri tiroid superior merupakan cabang pertama dari arteri

    karotid eksternal. Arteri tiroid superior menuju ke kelenjar dan terbagi

    menjadi cabang anterior dan posterior. Arteri tiroid inferior merupakan

    cabang terbesar dari thyrocervical trunk, berjalan superomedial dan posterior

    dari selubung karotid untuk mencapai aspek kelenjar tiroid. Pada sekitar 10%

    orang, ima thyroid artery berasal dari brachiocephalic trunk atau cabang

    aorta. Arteri kecil ini berjalan ke atas pada permukaan anterior trakea dan

    menuju ke isthmus kelenjar tiroid

    Tiga pasang vena biasanya mengalirkan vena dari pleksus tiroid pada

    permukaan anterior kelenjar tiroid dan trakea. Vena tiroid superior

    mengalirkan darah dari kutub superior kelenjar, vena tiroid tengah

    mengalirkan darah dari pertengahan lobus dan vena tiroid inferior

    mengalirkan darah dari kutub inferior dan atau isthmus. Vena tiroid superior

    dan tengah mengalirkan darah ke vena jugular internal dan vena tiroid inferior

    mengalirkan darah ke vena brachiocephalic (kebanyakan yang kiri).

    Pembuluh limfa kelenjar tiroid berhubungan dengan jaringan kapsular

    pembuluh limfa. Dari bagian superior lobus dan dan isthmus kelenjar,

    pembuluh limfa mengalir menuju superior deep cervical lymph nodes. Pada

    bagian inferior kelenjar tiroid, pembuluh limfa mengalir menuju inferior deep

    cervical lymph nodes. Beberapa pembuluh limfa mengalir menuju

    brachiocephalic nodes atau thoracic duct.

    Persarafan kelenjar tiroid berasal dari bagian superior, tengah, dan

    inferior dari ganglion simpatik servikal. Menuju ke kelenjar melewati cardiac

    serta pleksus periarterial superior dan inferior bersama-sama dengan arteritiroid. Serabut ini bersifat vasomotor sehingga dapat menyebabkan konstriksi

    pembuluh darah. Terdapat dua macam saraf yang mensarafi laring dengan

    pita suara (plica vocalis) yaitu nervus rekurens dan cabang dari nervus

    laringeus superior.

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    7/38

  • 7/30/2019 endokrin tiroid baru 2.docx

    8/38

    8

    terlihat adanya sel parafolikuler yang menghasilkan kalsitonin yang berfungsi

    untuk mengatur metabolisme kalsium, yaitu menurunkan kadar kalsium

    serum terhadap tulang.

    2.3 EtiologiEtiologi dari penyakit ini belum pasti, yang berperan khususnya untuk

    terjadi well differentiated (papiler dan folikuler) adalah radiasi dan goiter

    endemis, dan untuk jenis meduler adalah factor genetic. Belum diketahui

    suatu karsinoma yang berperan untuk kanker anaplastik dan meduler.

    Diperkirakan kanker jenis anaplastik berasal dari perubahan kanker tiroid

    berdiferensia baik (papiler dan folikuler), dengan kemungkinan jenis folikuler

    dua kali lebih besar.

    Sel folikel mengeluarkan cairan lekat yaitu koloida tiroid (materi

    proteinaseosa berwarna merah muda) mengandung yodium yang dinamakan

    hormon tiroxin (T4) dan triiodotironin (T3). T4 dan T3 meningkatkan

    kecepatan metabolisme basal tubuh (BMR) dengan mempercepat reaksi kimia

    tubuh, mengatur penggunaan oksidasi dan udara pernapasan. Sekresinya

    dipengaruhi hormon dari lobus anterior kelenjar hipofisis yaitu

    tirotropik/TSH. T3 disekresikan oleh kelenjar tiroid hanya 7 % sehingga

    jumlahnya di dalam darah jauh lebih sedikit dan lebih sebentar daripada T4

    namun T3 empat kali lebih kuat intensitas dan kecepatan kerjanya. T4 juga

    nantinya akan diubah menjadi T3 di dalam jaringan, diantaranya karena

    faktor stress, intake makanan dan minuman beryodium, suhu, dan kebutuhan

    oksigen. Bila kelenjar tiroid tidak aktif maka koloid dihasilkan banyak serta

    folikel

Embed Size (px)
Recommended