Home >Documents >Edisi 29 Oktober 2014 | Suluh Indonesia

Edisi 29 Oktober 2014 | Suluh Indonesia

Date post:06-Apr-2016
Category:
View:242 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Rapat DPR Panas, Paripurna Ricuh
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 192 tahun VIIIRabu, 29 Oktober 2014

    www.suluhindonesia.com

    MANTAN DirjenPenyelenggaraan Haji

    dan Umroh Kementeri-an Agama Anggito

    Abimanyu, menyebut jika ada penyimpangan

    terkait kuota haji, makahal itu merupakan

    permainan yang dilaku-kan oleh oknum, bukan

    kebijakan dari pihakKementerian Agama.

    JAKARTA - Pelawak Kabul Basukiatau yang biasa dikenal sebagai Tessyditangkap bersama dua temannya kare-na kedapatan mengonsumsi sabu di se-buah rumah di Bekasi.

    Kepala Bagian Penerangan UmumDivisi Humas Polri Kombes Pol AgusRianto mengatakan, Tessy ditangkap dikediaman rekannya pada 23 Oktober2014 lalu sekira pukul 22.00 WIB. Saatditangkap, Tessy kedapatan tengah me-ngonsumsi narkoba jenis sabu. Dia di-tangkap di Bekasi di rumah temannyaoleh Direktorat Narkoba (Bareskrim)Polri, kata Agus di Jakarta, kemarin.

    Dari tangan pelawak yang tergabungdi Srimulat itu, petugas mengamankansejumlah barang bukti, antara lain sabuseberat 1,6 gram, alat pengisap sabu

    Pelawak Tessy Ditangkap

    Hal itu dikemukakan Anggi-to usai menjalani pemeriksaansebagai saksi untuk tersangkaSuryadharma Ali dalam kasusdugaan korupsi penyelengga-raan ibadah haji tahun 2012-2013 di Kementerian Agama.Kalau kebijakannya (kebijakankuota haji) itu ada dua, yaituadalah untuk lansia dan nomorurut berikutnya. kalau adapraktik-praktk individual itu se-mata2-semata praktek adalahkegiatan yang dilakukan olehseorang individu,bukan meru-pakan kebijakan, kata Anggitodi Jakarta, kemarin.

    Namun, kendati menyebutpermain oknum, ia mengakutidak mengetahui siapa oknumyang mempermainkan kuotahaji.Demikian juga ketika di-

    Penyimpangan Kuota Haji

    Anggito Sebut Mainan Individu

    (bong), ponsel, dan buku tabungan.Saat ini, Tessy masih menjalani pera-

    watan di RS Polri, Kramatjati, Jaktim.Tessy dirawat setelah sebelumnya me-nenggak cairan pembersih lantai di rumah-nya di kawasan Halim, Jaktim. Sampaisekarang masih dirawat di RS Polri kare-na kemarin minum cairan pembersih lan-tai hingga akhirnya muntah, kata Agus.

    Agus mengaku belum mengetahui apamaksud dan tujuan pelawak yang kerapmenggunakan cincin akik itu melakukanaksi nekat tersebut. Ia mengatakan, aksiitu dilakukan Tessy saat petugas hendakmenggelandangnya ke Kantor DirektoratIV Narkotika Bareskrim Polri.

    Tessy merupakan tersangka tindakpidana narkoba yang kesekian kalinya darikalangan artis. (kmb)

    JAKARTA - Ketua FraksiPPP versi Ketua umumRomahurmudziy (Romi), Has-rul Azwar membanting mejan-ya di ruang rapat paripurnaDPR. Pemicunya adalah keti-ka Wakil Ketua DPR AgusHermanto selaku pimpinan ra-pat menutup jalannya rapatdengan keputusan mengakuistruktur kepengurusan FraksiPPP baru yang diketuaiEpyardi Asda dari kubu Ketuaumum Suryadharma Ali.

    Ricuhnya rapat paripurnaDPR dengan agenda peneta-pan nama-nama Fraksi diKomisi dan Alat KelengkapanDewan itu, diawali dengandibacakannya surat masukyang menegaskan susunanFraksi PPP yang baru darikubu Suryadharma Ali yangmasuk dalam barisan Koalisi

    Rapat DPR Panas

    Paripurna RicuhMerah Putih, sebagai paket alatkelengkapan dewan. PPP kubuSuryadharma Ali melakukanperombakan atas struktur sus-unan fraksi mereka di DPR den-gan Ketua DPP PPP EpyardiAsda ditunjuk menjabat se-bagai ketua fraksi yang baru.

    Namun, sejumlah anggotaF-PPP kubu Romi memprotes.Kedua kubu pun saling men-gajukan interupsi beradu argu-mentasi. Akhirnya, Wakil ketuaDPR Fahri Hamzah me-nyudahinya dengan menyata-kan bahwa pimpinan DPR han-ya mengakui struktur kepengu-rusan Fraksi PPP atas namatandatangan Ketua umumSDA. Surat yang ada di SetjenDPR untuk PPP hanya yangditandatangi SDA yang adacuma 1 surat, kami hanya mem-bacakan surat yang ada. Bukan

    KPK Diminta

    Umumkan Menteri BermasalahJAKARTA - Politisi

    Golkar Hajriyanto Thoharimengatakan, KPK dipersi-lakan oleh undang-undanguntuk melakukan segalasesuatu dalam rangkamenyukseskan pemberan-tasan korupsi termasukmengumumkan nama men-teri bermasalah. Kami per-cayakan kepada KPK yangdiberikan kewenanganundang-undang untukmelakukan segala sesuatudalam rangka menyukses-

    tanya sejauh mana perananmantan Menteri AgamaSuryadharma Ali terkait kasusyang melilitnya. kalau ditanyapak SDA di tahun 2012(keterlibatan kasus haji), sayatidak bisa menjawab, ucapnya.

    Perihal pemeriksaanya kaliini,Anggito mengaku ditanyatiga hal yang menjadi salah satudasar sangkaan terhadapSuryadharma. Hari ini saya di-mintai keterangan lanjutan danmaterinya masih sama seputarpengisian kuota kemudianpengadaan barang dan jasa,dan satu lagi adalah rekrutmenpetugas, jelasnya.

    Selain itu,pria kelahiran

    berpolitik. Saya membacakanTatib dan UU MD3. Kalau adaperubahan silakan diajukan,saya usulkan ditunda sampaibesok pagi untuk PPP, tegasFahri.

    DPR berpendapat bahwaketua umum PPP yang sahadalah Suryadharma Ali. Sebab,muktamar PPP baru akan dige-lar pada 30 Oktober nanti.

    Saat perdebatan masih ber-langsung, tiba-tiba Wakil Ket-ua DPR Agus Hermanto men-gumumkan bahwa pimpinanDPR mengesahkan susunananggota komisi yang diajukankubu Suryadarma Ali. PDIPada yang mengajukan nama-nama untuk alat kelengkapandewan, tanya Agus. Karenatak direspon, Agus menyata-kan Nggak ada. Nasdem,Hanura, PKB? tanya dia lagi.

    Nggak ada, sidang di tutup,tok tok tok, kata Agus sam-bil mengetuk palu menutuprapat dan menyatakan men-skors rapat hingga waktuyang tidak ditentukan.

    Tidak terima dengan kepu-tusan tersebut, Hasrul Azwarmarah dan mendorong mejadi barisan depan hingga ter-guling. Brakkkk, suara mejayang terguling mengundangperhatian peserta rapat danwartawan yang berdiri di atasbalkon.

    Dua meja yang ditempatiHasrul dan Romi terbalik,juga meja disebelahnyayang ditempati pimpinanFraksi Partai Hanura. Semuaisi di atas meja hancurberantakan, di antaranyagelas, air mineral danmicrophone. (har)

    Bogor, 51 tahun yang silamtersebut, juga mengaku dimin-ta untuk mengklarifikasi doku-men yang disodorkan oleh pe-nyidik. Namun karena dirinyatidak mengetahui dokumenyang disodorkan, maka ia tidakbisa mengklarifikasinya. Sayahanya membaca dokumen,yang memang perlu diklarifika-si lebih lanjut tapi saya tidakbisa mengklarifikasi karena sayabukan penjabat yg melaksana-kan pada waktu itu, imbuhnya.

    Anggito mengaku tak me-ngerti ketika ditanyakan soalpengadaan barang dan jasalantaran saat itu menjabatsebagai dirjen. (wnd)

    kan pemberantasan korupsi,termasuk mau mengumumkan(nama menteri bermasalah), sertamenang-kap, kata Hajriyanto diJakarta, kemarin.

    Mantan pimpinan MPR itumengatakan dengan kewenan-gan KPK yang dijamin undang-undang, lembaga antirasuah itudapat melakukan hal-hal yangdipandang merupakan tugaspencegahan dan pemberan-tasan korupsi. Jadi semua halyang akan dilakukan KPK itubiar dipikirkan KPK saja. KPK

    kan sudah menjadi ikon pence-gahan dan pemberantasan tin-dak pidana korupsi, ujar dia.

    Sebelumnya, Presiden JokoWidodo meminta bantuan KPKdalam mengecek rekam jejakkandidat calon menterinya. KPKmenandai sejumlah nama ment-eri yang dianggap berpotensimemiliki masalah hukum den-gan warna kuning dan merah,lalu menyerahkan kembali daftarnamanya ke Jokowi.

    Jokowi sempat menggantisejumlah nama kandidat menteri

    yang ditandai oleh KPK. Danakhirnya mengumumkannama-nama menteri yangsudah final di Istana Negara.

    Kini, pascapengumumannama-nama menteri dilaku-kan, Ketua KPK AbrahamSamad mengaku siap mem-buka nama-nama kandidatmenteri yang sebelumnyaditandai merah tersebut.Belum diketahui apakah ja-jaran menteri Jokowi saat iniada yang sebelumnya ditan-dai KPK atau tidak. (ant)

    Kasus E-KTP Disidik

    KPK Geledah Tiga LokasiJAKARTA - KPK terus me-

    nelisik dugaan korupsi pe-ngadaan paket penerapan kar-tu tanda penduduk berbasisnomor induk kependudukanelektronik (e-KTP) di Ke-mendagri, tahun anggaran2011-2013 atas nama tersang-ka Sugiharto. Untuk mencarialat bukti tambahan dalamrangka melengkapi berkaspenyidikan perkara kasuskorupsi tersebut, KPKmenggeledah tiga tempat didua tempat terpisah. Terkait

    dengan penyidikan kasusdugaan korupsi pengadaan E-KTP dengan tersangka S, KPKmelakukan penggeledahan ditiga lokasi hari ini.Dua rumahdi kota wisata Cibubur miliksaksi, dan satu rumah miliksaksi di Citayam Bogor, katajuru bicara KPK Johan Budi SPdi Jakarta, kemarin.

    Dari hasil penggeledahan,KPK berhasil menyita bebera-pa dokumen yang nantinyaakan dipergunakan dalamrangka membantu proses pe-

    nyidikan dan penuntutanperkara kasus tersebut saatkasusnya bergulir di peng-adilan. Ada dokumen yangdisita baik elektronik dan se-lain elektronik. Saya belumdapat informasi detil dokumenelektronik (yang disita),tukasnya.

    Untuk diketahui, dalam ka-sus e-KTP di Kemendagri ini,KPK telah menetapkan seor-ang pejabat di Kemendagriatas nama Sugiharto sebagaitersangka. (wnd)

    Suluh Indonesia/antPARIPURNA DPR RICUH - Anggota DPR memperhatikan kerusakan yang terjadi akibat protes anggota fraksi PPP DPR dengan mengguling-kan meja saat Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat paripurna dengan agenda penetapan nama-namaanggota fraksi pada alat kelengkapan dewan berlangsung ricuh terkait dualisme internal fraksi PPP DPR.

    Suluh Indonesia/antSIDAK KE BKPM - Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang pemohon saat melakukan inspeksimendadak ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal di Jalan Gatot Subroto, kemarin. Presiden JokoWidodo hanya ditemani asiten pribadi, satu ajudan dan sejumlah anggota Paspampres.

  • 2Suluh Indonesia, Rabu 29 Oktober 2014K ta

    Suluh Indonesia/antUSAHA BANK SAMPAH - Manager Public Relation dan CSR Pertamina Gas Bambang Budi Utomo (tengah)bersama peserta pelatihan pengolahan bank sampah dan kewirausah

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended