Home >Documents >Edisi 25 September 2014 | Suluh Indonesia

Edisi 25 September 2014 | Suluh Indonesia

Date post:04-Apr-2016
Category:
View:243 times
Download:10 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Terbukti Korupsi, Anas Divonis 8 Tahun
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 168 tahun VIIIKamis, 25 September 2014

    www.suluhindonesia.com

    JAKARTA - Majelis HakimPengadilan Tipikor Jakartayang diketuai Haswandi men-jatuhkan vonis 8 tahun penjaradenda Rp 300 juta subsider 3bulan kurungan terhadap man-tan Ketua Umum PartaiDemokrat Anas Urbaningrum.Selain hukuman penjara, man-tan anggota KPU Pusat terse-but juga diharuskan membayaruang pengganti senilai Rp 57,59miliar dan 5,261 juta dolarAS,sesuai uang korupsi yang

    Kapolsek Meninggal Saat Kawal DemoSUKABUMI - Kapolsek Jampang

    Tengah, AKP Dadang Surachman men-inggal dunia saat mengawal aksi unjukrasa ormas dan mahasiswa yang akanberunjuk rasa di Kantor Badan Pertana-han Nasional di Kota Sukabumi. Almar-hum meninggal saat dalam perjalanan dariJampang Tengah menuju Kota Sukabu-mi, diduga almarhum meninggal karenaserangan jantung. Padahal sebelum me-ninggal Dadang sempat memberikan ara-han kepada massa yang hendak berun-juk rasa agar aksinya berjalan dengandamai, kata salah seorang rekan almar-hum, AKP Suhardiman yang jugaanggota Polres Sukabumi, kemarin.

    Informasi yang dihimpun dari rekanalmarhum, perwira ini meninggal duniadi perjalanan saat mengawal aksi unjuk

    rasa ratusan orang yang berasal dariberbagai elemen dari Kecamatan JampangTengah, Kabupaten Sukabumi menujuKantor BPN Kabupaten Sukabumi.

    Jenazah almarhum pun langsung di-larikan ke rumah sakit dan dipulangkanke rumah duka di Perumahan Bumi BarosKencana, Kota Sukabumi untuk dise-mayamkan. Anggota polisi dari PolresSukabumi dan Polres Sukabumi Kotamelayat dan tidak menyangka perwira itumeninggal dunia padahal saat masuk kan-tor dan memberikan pengarahan almar-hum terlihat sehat.

    Di sisi lain, aksi unjuk rasa yang di-lakukan oleh gabungan massa baik dariormas, petani dan mahasiswa ini menun-tut pembaharuan agraria agar manfaatnyadirasakan oleh masyarakat. (ant)

    Terbukti Korupsi

    Anas Divonis 8 Tahun

    Siapkah AnasDigantung ?

    BUKAN Anas jika takpandai berkilah. Hal itu di-lakukan mantan KetuaUmum Partai Demokrattersebut, ketika ditagih jan-jinya untuk bersedia digan-tung di Monas jika terbuktimelakukan korupsi Rp 1dalam proyek Hambalang.

    Padahal dalam perkarakasus yang melilitnya terkaitproyek Hambalang, proyek-proyek lain, serta perkarakasus tindak pidana pen-cucian uang, pria asal Biltarini dinilai majelis hakim ter-bukti melakukan korupsikarena menerima uang se-nilai Rp 57,59 miliar dan5,261 juta dolar AS, dariuang korupsi yang diterimadari proyek-proyek yangdibiayai APBN, yang diker-jakan dirinya dan Nazarudinmelalui PT Anugerah yangkemudian berubah menjadiPT Permai Grup.

    Anas dengan nada datarmengatakan bahwa putusanhakim yang menilainya ter-bukti korupsi tidak terkaitdengan proyek Hambalang,padahal dalam pertimban-gan hukum yang dibacakanhakim anggota Sutio Juma-di, berdasarkan fakta hukumdi persidangan yang berasal

    dari keterangan saksi man-tan Kepala Divisi Konstruk-si 1 PT Adhi Karya TeukuBagus Mochamad Noordan Manajer Marketing PTAdhi Karya (pemenang le-lang konstruksi proyekHambalang), Anas terbuktimenerima uang senilai Rp2,01 miliar yang disebuthakim, digunakan sebagaipembiayaan Anas untukmaju dalam kontestasi pe-milihan Ketua umum PartaiDemokrat pada saat kon-gres Partai tersebut diBandung pada tahun 2010silam. Tadi malah diputu-sannya jelas tidak adakaitannya dengan Hambal-ang. Jadi justru putusan inipada bagian itu mengkon-firmasi memberikan legiti-masi yuridis bahwa memangtidak ada kaitan perkarasaya ini dengan Hambal-ang, ucap Anas usai per-sidangan PengadilanTipikor Jakarta, kemarin.

    Perihal adanya peneri-maan uang yang didapat-kan dari PT Adhi Karya,mantan Ketua Umum PBHMI tersebut, justru me-nilai hal itu harus diperiksaulang kebenaran alat buktiada. (wnd)

    diterima dari proyek-proyekyang dibiayai APBN, yang dik-erjakan melalui PT.Anugerahyang kemudian berubah men-jadi Permai Grup.

    Jika tidak bisa membayaruang pengganti tersebut dalamwaktu 1 bulan sesudah putu-san perkara berkekuatan hu-kum tetap (inkracht), maka har-ta bendanya akan disita olehjaksa penuntut umum dan dile-lang untuk ganti uang peng-ganti, dan dalam hal terdakwa

    tidak punya uang cukup makadiganti dengan pidana penjaraselama 2 tahun penjara.

    Meskipun menyatakanAnas bersalah dan menjatuh-kan hukuman pidana dan uangpengganti, namun dalam pu-tusan yang diwarnai perbe-daan pendapat (dissentingopinion) oleh hakim anggotaSlamet Subagyo dan Joko Sub-agyo, majelis hakim menggu-gurkan tuntutan jaksa yangmenginginkan agar Anas

    Terkait RUU PilkadaSemua Fraksi Diminta Legowo

    JAKARTA - Ketua PanjaRUU Pilkada Abdul HakamNaja mengharapkan semua frak-si legowo dalam menerimahasil putusan RUU Pilkada.Diharapkan celah sudah ter-tutup dan masing-masingharus legowo dalam meneri-ma putusan, katanya di Jakar-ta, kemarin.

    Menurutnya fraksi dari par-tai yang setuju pemilihan dilak-sanakan secara langsung mau-pun pilkada oleh DPRD harusmenerima putusan karena se-mua ikut andil dalam pembua-tan draf panja. Semua fraksisecara bersama-sama menyu-sun draf panja. Seandainyananti diputuskan pilkada se-cara langsung maka pihak yangberseberangan yakni yangsetuju pilkada oleh DRPD harus

    ikut menyempurnakanUndang-undang itu dan begi-tu juga sebaliknya tambahWakil Ketua Komisi II DPR itu.

    Hingga siang tadi tidak adaperubahan dukungan terhadappemilihan secara tak langsung.Lima fraksi mendukung pemili-han dilakukan DPRD dan em-pat sisanya meninginkan pemi-lihan langsung.

    Ia mengatakan sebelumRUU Pilkada diputuskan padaKamis (25/9), pihaknya akanberupaya mengerucutkan opsiyang belum disepakati. Opsitersebut di antaranya pemili-han langsung dan tidak lang-sung, pemilihan secara paketdimana kepala daerah dipilihsekaligus dengan wakilnya.Tidak paket adalah kepaladaerah dipilih tanpa wakil. Opsi

    Suluh Indonesia/antPOLUSI ASAP RIAU - Sejumlah anak mengenakan masker saat asap kebakaran lahan dan hutan menyelimuti udara, di Pekanbaru, kemarin. Selama dua pekan terakhirkebakaran lahan dan hutan terus terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan mengganggu kesehatan warga.

    Sinabung MeletusJAKARTA - Gunung

    Sinabung di KabupatenKaro, Sumut yang sudahberulangkali menunjukkanaktivitas vulkaniknya, ke-marin sekitar pukul 13.43WIB kembali meletus.

    Kepala Pusat Data Infor-masi dan Humas BNPBSutopo Purwo Nugroho diJakarta, kemarin mengata-kan berdasarkan keteran-gan PVMBG Badan Geolo-gi melaporkan bahwa letu-san disertai dengan awanpanas berguguran sejauh 2kilometer dari puncak men-garah ke tenggara. Lamaerupsi 907 detik. Secara vi-sual tidak terlihat karena ter-tutup oleh awan, katanya.

    Sutopo mengatakan daripukul 06.00 - 12.00 WIB ter-jadi 44 kali gempa frekuensi

    rendah, 11 kali gempa hybrid,tremor menerus dan 32 kaligempa guguran.

    Dia menambahkan saatini status masih Siaga (levelIII), akktivitas kegempaanterus tinggi, pembentukandan guguran kubah lavamasih berpotensi tinggi.Erupsi yang baru saja ter-jadi tidak menambah jumlahpengungsi, katanya.

    Dia menyebutkan saat inimasih terdata 4.729 jiwa(1.440 kepala keluarga) pen-gungsi tersebar di 17 titikpenampungan. Hingga kinisebanyak 17.506 jiwa (5.020KK) dari 21 desa telah dipu-langkan ke rumah masing-masing, sedangkan pen-gungsi yang tinggal di hu-nian sementara sebanyak6.179 jiwa (2.053 KK). (ant)

    diberikan hukuman penggantiberupa larangan untuk dipilihdalam jabatan publik.

    Dalam pertimbanganya, ma-jelis hakim meyakini Anas ter-bukti melakukan korupsi den-gan menerima sejumlah uanggratifikasi senilai Rp.57,59 mil-iar dan 5,261 juta dolar AS,yangberasal dari fee-fee proyek-proyek Hambalang, sertaproyek-proyek lain yang dibi-ayai dari dana APBN,semenjakmenjabat menjadi anggota

    selanjutnya ialah tentang poli-tik dinasti, lanjutnya.

    Ia mengatakan jika opsitersebut dapat dikerucutkanterlebih dahulu maka dalampengambilan keputusan saatsidang paripurna akan lebihbaik, lebih cepat dan lebihefisien. Hakekatnya dalammemutuskan DPR meng-gunakan azas musyawarahmufakat, tetapi jika tidak adakesepakatan antarfraksi mau-pun pemerintah, maka jalan ter-akhir adalah dengan voting-suara terbanyak. Dan diharap-kan dapat mewakili semuaaspirasi yang ada, katanya.

    Untuk diketahui, RUU Pilka-da akan ditentukan dua kekua-tan politik di parlemen antaraPDIP dan koalisinya denganKoalisi Merah Putih. (har)

    Suluh Indonesia/antRUU PILKADA - Mendagri Gamawan Fauzi (kanan) berbincang ter-kait dengan UU Pilkada dengan Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar(tengah) disaksikan Ketua Bawaslu Muhammad (kiri) di Jakarta.

    Suluh Indonesia/adeVONIS ANAS - Selain vonis delapan tahun penjara, Anas Urbaningrumdi denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan oleh Majelis HakimPengadilan Khusus Tipikor di Jakarta, kemarin.

    DPR, dan Ketua Fraksi Par-tai Demokrat.

    Dari dana-dana yangdiperolehnya, suami At-tiyah Laela tersebut kemu-dian menggunakan uangtersebut sebagai pembi-ayaan dirinya saat majumencalonkan diri menjadiKetu Umum PartaiDemokrat, dalam KongresPartai Demokrat di Ban-dung Tahun 2010 silam.(wnd)

  • 2Suluh Indonesia, Kamis 25 September 2014K ta

    Suluh Indonesia/antTOLAK AHOK - Sejumlah ormas yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) dan Forum Betawi Bersatu(FBB) melakukan aksi di depan kantor DPRD DKI Jakarta, kemarin. Mereka menolak Basuki Tjahaja Purnamaatau Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo.

    Suluh Indonesia/antKEBAKARAN CIPINANG - Pekerja bangunan berlari di samping mobil yang terbakar di area pembangunan Apartemen Bassura City di kawasanCipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jaktim, kemarin. Kebakaran yang diduga berasal dari bangunan sementara (bedeng) proyek pembangunanapartemen tersebut menyambar dan membakar sejumlah rumah

Embed Size (px)
Recommended