Home >Documents >Edisi 23 Agustus 2010 | Suluh Indonesia

Edisi 23 Agustus 2010 | Suluh Indonesia

Date post:12-Mar-2016
Category:
View:242 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : 345 WNI di Malaysia Terancam Hukuman Mati
Transcript:
  • No.160 tahun IVSenin, 23 Agustus 2010

    8 Halaman

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILAJl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    Pengemban Pengamal Pancasila www.suluhindonesia.comLayanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

    F r e e D a i l y N e w s p a p e r

    Capai 3.200 Poin Batu Bara Dipasok Dari Dalam

    SEBANYAK 95 persen dari totalkebutuhan batu bara untuk proyekpembangkit listrik 10.000megawatt diperoleh darikontraktor dalam negeri sehinggadipastikan pasokan listrik yangdihasilkan mega proyek ...hal. 3

    Kisaran LDR Bisa Berubah

    DEPUTI Gubernur Bank Indonesia(BI) Halim Alamsyah mengatakan,kisaran Loan to Deposit Ratio(LDR) yang akan diterbitkan banksentral bisa berubah sesuaisituasi yang ada. Bukan tidakmungkin, tapi tergantung ...hal. 1

    PENGAMAT pasar saham,Krisna Dwi Setiawanmemperkirakan, Indeks HargaSaham Gabungan (IHSG) BursaEfek Indonesia akan dapatmencapai angka 3.200 poinpada akhir tahu ...hal. 2

    Suluh Indonesia/antBUKA PUASA - Presiden yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi KetuaUmum Anas Urbaningrum (kiri) memberi salam kader partai saat buka puasa di Puri Cikeas Indah, Bogor, kemarin.

    BOGOR - Ketua DewanDirektur Sabang-Merauke Cir-cle (SMC) Syahganda Naing-golan berharap Presiden Susi-lo Bambang Yudhoyono segerabertemu dengan PM MalaysiaNajib Razak untuk menyelamat-kan 345 WNI yang kini teran-cam hukuman mati. Apalagisebagiannya merupakan Te-naga Kerja Indonesia yang ber-juang mencari penghidupan diMalaysia, sehingga kasus inimemerlukan perhatian maupunkeprihatinan yang besar dariPresiden SBY, katanya diJakarta, kemarin.

    Oleh karena itu, kata Syah-ganda, belum adanya sikaplangsung dari Presiden SBYatas persoalan yang amat meng-ganggu itu justru dirasakan

    CIKEAS - Ketua Dewan Pembina PartaiDemokrat Susilo Bambang Yudhoyono memin-ta semua kader Partai Demokrat untuk bersabardan tetap tenang meski sering menerima se-rangan atau kritikan dari pihak lain. Yudhoyonomengatakan hal itu ketika memberikan pengara-han dalam buka puasa bersama Partai Demokratdi Puri Cikeas Bogor, kemarin.

    Menurut Yudhoyono, banyak serangan poli-tis diarahkan kepada Partai Demokrat dan kepa-da dirinya selaku Presiden. Meski demikian, Yu-dhoyono mengimbau semua kader untuk ber-sabar dan tidak terbawa emosi. Kalau emosiketemu emosi hasilnya bentrok, katanya.

    Kader Partai Demokrat, katanya, harus tetapbertindak secara rasional, sehingga bisa men-cari solusi atas segala masalah yang dihadapibangsa. Para kader juga diharapkan meng-gunakan bahasa yang baik, terkontrol, dan ter-ukur, dalam menyikapi segala situasi.

    Menurut Yudhoyono, Partai Demokrat masih

    Meski Demokrat DiserangKader Harus Tetap Bersabar

    345 WNI di Malaysia

    Terancam Hukuman Mati

    Grasi Strategi Alihkan IsuJAKARTA - Obral diskon

    masa hukuman melalui remisidan grasi bagi koruptor dinilaihanya strategi pengalihan isuyang dilakukan pemerintah ter-hadap pembebasan Aulia Po-han yang bebas bersyarat se-telah mendapat remisi. Sayakhawatir pemberian grasi padaSyaukani ada motif tertentu jikadikaitkan dengan pemberianremisi pada orang terdekatistana. Jangan-jangan ini poli-tik atau strategi mengalihkanisu, kata peneliti ICW DonaldFariz di Jakarta, kemarin.

    Kecurigaan, Donald karenapemberian grasi terhadap Syau-

    kani dinilai telah menabrak ke-tentuan yang berlaku. Pasal-nya, Mensesneg Sudi Silalahimenyatakan Syaukani telahmengajukan dua kali grasi teta-pi selalu ditolak Presiden.Menurutnya, ketika Syaukanimengajukan pertama kali grasitahun 2008, ditolak. Aturan-nya baru bisa mengajukan sete-lah dua tahun kemudian, yaitutahun ini, tapi sekarang sudahdikabulkan dan berbarengandengan orang dekat istana itu,papar Donald yang merujukpembebasan Aulia Pohan.

    Oleh karena itu, ICW men-catat seharusnya Aulia Pohan

    belum waktunya mendapatkanhak itu karena harusnyamenunggu dulu grasi ketigayang diajukan Syaukani. Pem-berian ini mencurigakan danmenimbulkan kejanggalandalam prosesnya, ujarnya.

    Donald mengaku strategipengalihan isu pemerintahtersebut ternyata berhasil kare-na ternyata masyarakat lebihmerespons pemberian grasikepada Syaukani ketimbangpembebasan bersyarat AuliaPohan. Padahal pemberian inimencurigakan dan menimbul-kan kejanggalan dalam pro-sesnya, ujarnya. (har)

    Ulama Jangan SholatiJasad Koruptor

    aneh sekaligus mengundangpertanyaan serius dari pihakmana pun, termasuk ma-syarakat internasional.

    Indonesia akan dipandangnegara yang kurang peduli ter-hadap warganegaranya di luarnegeri, katanya. Secaradiplomatik pemerintah Indone-sia harus gigih memperjuang-kan pembelaan terhadap nasibwarganegaranya, lebih lagi me-nyangkut ratusan orang yangsedang terancam hukumanmati, ujar Syahganda.

    Ia menambahkan PresidenSBY harus berada di depandalam kasus tersebut, se-bagaimana sering ditunjukkanpara kepala negara lain dalammenghadapi kasus sejenis ter-kait warganegaranya. Bah-

    kan, untuk seorang wargane-gara saja banyak kepala nega-ra lain yang melakukan pembe-laan secara langsung serta se-lalu menyatakan sikapnya yangkeras, ujarnya.

    Dalam kaitan kasus ini, jikaSBY tidak menunjukkan peran-an yang serius ataupun lang-sung, pemerintahan SBY men-jadi kurang berharga di matarakyatnya karena tidak sang-gup membela warganegaranyasendiri. Sebaliknya, apabilaSBY tampil melakukan pembe-laan yang keras terhadap paraWNI itu, SBY akan dianggappemimpin yang memilikikewibawaan serta perhatianyang tinggi pada nasib WNI,khususnya yang berada di luarnegeri, katanya. (ant)

    JAKARTA - PBNU menegaskan tidak per-nah mengeluarkan fatwa mengenai laranganuntuk melakukan shalat jenazah bagi koruptoryang beragama Islam, karena hukum menyeleng-garakan shalat jenazah adalah fardu kifayah.

    Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj diJakarta, kemarin mengemukakan, yang difatwa-kan adalah bahwa para ulama atau kiai dianjur-kan untuk tidak ikut menshalatkan jenazah ko-ruptor sebagai sebuah sanksi sosial untuk tin-dak pidana korupsi.

    Said Aqil mengatakan, fatwa agar para ulamatidak menshalatkan jenazah koruptor itu ber-dasar pada hadits Nabi Muhammad SAW. Bah-wa suatu ketika Nabi memerintahkan agar parasahabat menshalatkan jenazah seorang sahabatyang meninggal dalam perang Khaibar, namunNabi tidak ikut menshalatkannya.

    Para sahabat kemudian bertanya mengapaNabi tidak ikut menshalatkan jenazah tersebut.Nabi bersabda, Sesungguhnya sahabatmu initelah melakukan korupsi di jalan Allah.

    Setelah sahabat memeriksa ternyata ditemu-kan sahabat yang meninggal itu telah mengam-bil dan menyembunyikan harta rampasan per-ang (ghanimah) senilai dua dirham sebelum har-ta-harta ghanimah itu dibagi. (ant)

    memiliki tugas berat, yaitu mendukung jalannyapemerintahan hingga 2014. Partai Demokratterus ikut menyukseskan apa yang ingin dica-pai sampai 2014, kata Yudhoyono.

    Secara khusus, seluruh kader Partai Demokratuntuk turut mendorong pertumbuhan ekonomidan demokratisasi sebagai fokus utama refor-masi jilid ke-2. Kemudian mereka juga dimintauntuk bekerja guna menyelamatkan sistem pe-merintahan presidensial, investasi, penggunaanAPBN dan APBD yang lebih baik, dan peme-rataan logistik nasional.

    Sementara Ketua Umum DPP Partai DemokratAnas Urbaningrum meminta kader Partai Demokratuntuk mengendalikan diri untuk tidak memberi-kan pernyataan yang sulit dipahami.. Kurangiyang tidak penting, termasuk menghindarkan diridari pernyataan-pernyataan yang kurang bisadipahami, kata Anas yang secera jelas menu-ding pernyataan kades Demokrat seputar per-panjangan masa jabatan presiden. (har)

    Hadapi MalaysiaRI Harus Sejuk

    MATARAM - Ketua Dewan Pembina DPP Partai GerindraPrabowo Subianto mengatakan pemerintah dan rakyat Indo-nesia harus sabar dan bersikap sejuk dalam menghadapi Ma-laysia atas insiden penangkapakan WNI. Kita harus selalubersikap sejuk menghadapi masalah itu, meskipun saya tahurakyat Indonesia hatinya panas karena merasa kehormatan-nya diinjak-injak, katanya di Mataram, kemarin.

    Prabowo yang juga Ketua Umum HKTI itu berada di Ma-taram, Nusa Tenggara Barat (NTB) guna melantik pengurusDewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan TaniIndonesia (HKTI) NTB periode 2010-2015.

    Menurut Prabowo, rakyat Indonesia tentu akan merasa ter-usik jika telah menunjukkan sikap sebagai tetangga yang baikdi dekat negara lain, namun diperlakukan tidak sesuai hara-pan. Hanya saja, kata Prabowo, rasa terusik itu tidak harusdibesar-besarkan karena Pemerintah Indonesia mampu menye-lesaikan permasalahan tersebut. Saya yakin pemerintah mam-pu menyelesaikan masalah tersebut dan semua komponenbangsa harus bahu-membahu membangun negara ini agar kuatdan disegani negara lain, ujarnya.

    Suatu negara, kata Prabowo, akan diremehkan jika negaraitu tidak memiliki kekuatan yang mampu bersaing di duniainternasional, baik kekuatan angkatan perang maupunekonomi. Ia pun meyakini sepenuhnya kalau di mata rakyatMalaysia pada umumnya, Indonesia merupakan negara teta-ngga yang serumpun dengan Malaysia, sehingga rakyat In-donesia pun patut menyikapinya secara positif. Sejuk-sejuksajalah cara kita berpikir, tak usah panas, ujarnya.

    Secara terpisah Guru besar FH UI Hikmahanto Juwanamenyatakan, Indonesia perlu membentuk panitia bersama de-ngan Malaysia untuk menentukan letak akurat koordinat pe-nangkapan kapal nelayan. Pemerintah tidak seharusnya puasdengan pengembalian tiga petugas itu, tegasnya. (ant)

  • 2Suluh Indonesia, Senin 23 Agustus 2010K taK ilas

    Gubernur Minta Warga

    Tingkatkan Kewaspadaan

    MALANG dialami Tri Putri Bintari (11) warga RT 008/03, Kelurahan Pulaukelapa, Kecamatan PulauseribuUtara, Kepulauan Seribu. Putri pasangan Sadeli (45)dan Fatimah (36) menderita luka cukup parah di bagiankepala dan lengan karena gigitan anjing herder di PulauRosa, salah satu pulau peristirahatan di Kab

Embed Size (px)
Recommended