Home >Documents >Edisi 21 September 2015 | Suluh Indonesia

Edisi 21 September 2015 | Suluh Indonesia

Date post:23-Jul-2016
Category:
View:258 times
Download:16 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Ganjar Sarankan Gaji Presiden-Dewan dipotong
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 171 tahun IXSenin, 21 September 2015

    www.suluhindonesia.com

    Suluh Indonesia/antWADUK KERING - Warga menjemur tembakau di Waduk Sumber Kemuning, Tamanan, Bondowoso, kemarin. Waduk Sumber Kemuning selamamusim penghujan bisa mengairi lahan pertanian seluas 55 hektar di daerah tersebut, namun dimusim kemarau dimanfaatkan sejumlah petani untukmenjemur daun tembakau.

    PASURUAN - Kepala Pusdik BrimobWatukosek, Jatim Kombes Pol. RestuMulya Budyanto meninggal, kemarin se-kitar pukul 10.00 WIB setelah motor trailyang dikendarainya terjun ke jurangsedalam 20 meter. Informasi yang sayaterima, beliau jatuh ke jurang sedalam20 meter saat sedang trail di Watukosek,ujar Kombes Pol Rikwanto.

    Sementara itu, Kapolres PasuruanAKBP Sulistijono mengatakan jika Ko-mbes Pol Restu Mulya Budyanto dike-nal supel di kalangan sesama kepolisian.Almarhum memang dikenal sebagaiseseorang yang supel dan mudah ber-gaul, terutama di kalangan kepolisian,katanya.

    Ia menuturkan, korban memang me-miliki hobi naik motor trail, dan sering ber-

    Pamen Tewas Masuk Jurangsama-sama polisi lainnya untuk menyalur-kan hobinya tersebut. Tapi pada saat ke-jadian, korban ingin melihat latihansiswanya yang ada di dalam lingkunganPusdik, tuturnya.

    Ia mengaku, terakhir kali bertemu den-gan korban pada saat ulang tahun Brimobdi Pusdik Brimob, Watu Kosek, Pasuru-an. Terakhir kali bertemu pada saat ul-ang tahun Brimob itu, tetapi kami jugakerap kali berhubungan lewat saluran tele-pon untuk memecahkan masalah yangada, ucapnya.

    Disinggung terkait dengan penangan-an peristiwa ini (kecelakaan), dirinya men-gaku akan melakukan koordinasi denganPolda Jatim. Untuk peristiwa seperti ini,kami mengakui belum pernah terjadi danbaru terjadi kali ini, katanya. (ant)

    SEMARANG - GubernurJateng Ganjar Pranowo me-nyarankan agar gaji PresidenRepublik Indonesia dan ka-langan anggota DPR dikuran-gi beberapa persen sebagaisalah satu upaya mengatasikrisis ekonomi akibat terusmelemahnya nilai tukar rupi-ah. Saya usul agar gaji pres-iden dan DPR dikurangi, bu-kan justru minta naik padakondisi perekonomian seper-ti saat ini, katanya diSemarang, kemarin.

    Ganjar mengaku tidak set-uju dengan adanya usulankenaikan gaji Presiden dananggota DPR RI yang diutar-akan sejumlah kalangan kare-na menilai hal tersebut tidaktepat serta kurang bijaksana.

    Menurut Ganjar, para ang-gota DPR RI seharusnya malujika dalam kondisi krisisekonomi justru mendapatkankenaikan gaji beserta tunjan-gan-tunjangan yang lain. Ka-lau saya malulah, masakbicara soal pendapatan indi-vidual di tengah kondisiekonomi seperti sekarang,ujar politikus PDIP itu.

    Ganjar berpendapat bahwakenaikan gaji Presiden dan

    mite I DPD Fachrul Razi dalam dis-kusi di Jakarta, kemarin.

    Dia menilai fokus kebijakan pe-merintah saat ini lebih mengarahpada peningkatan daya saing indus-tri, padahal itu kurang tepat karenaakar permasalahan ekonomi saat inijustru terletak pada rendahnya dayabeli masyarakat. Akibatnya, damp-ak positif dari paket kebijakanekonomi Presiden Joko Widodokurang dirasakan langsung olehmasayrakat.

    Direktur Lembaga PenyelidikanEkonomi dan Masyarakat Universi-tas Indonesia (LPEM UI) Teguh

    Dartanto menyarankan pemerintahperlu mendorong daya belimasyarakat dengan menurunkanharga BBM sebagai upaya stimu-lus untuk mendongkrak daya belimasyarakat.

    Dia menilai paket kebijakanekonomi saat ini sifatnya hanyamenata iklim bisnis di dalam negeri.Sehingga dampak konkritnya kemasyarakat masih membutuhkanwaktu beberapa bulan ke depan.Begitu juga dengan deregulasi 134peraturan yang dampaknya dirasa-kan jangka panjang dan leih bersi-fat makro. Kalau mau cepat mem-

    JAKARTA - Paket kebijakanekonomi yang baru saja dikeluar-kan pemerintah dinilai belum tepatsasaran terutama bagi masyarakatmiskin. Pemerintah diminta perlumengambil kebijakan yang lebihbersifat sektoral yang dampaknyabisa dirasakan langsung masyara-kat seperti kebijakan penurunanharga bahan bakar minyak (BBM).Pemerintah tidak memiliki strategiyang bisa lahirkan kebijakan yangbisa jadi solusi. Itu tidak menyen-tuh, tidak connect antara kebijakanpemerintah dan yang terjadi dimasyarakat, kata Wakil Ketua Ko-

    Paket September Belum Tepat Sasaran

    RUU KUHAP

    Seharusnya Perkuat Fungsi KejaksaanJAKARTA - Kejaksaan

    mempunyai peranan yangamat penting dalam rangkapenegakan hukum (law en-forcement). Peranan yang be-gitu penting mengarahkanjaksa selaku penuntut umumdibebankan tanggung jawabsebagai pengendali perkaradari awal penyidikan sampaidengan tahapan eksekusi pu-tusan. Secara historis pandan-gan ini disebut dengan asasdominus litis.

    Kedepannya dengan ada-nya Rancangan KitabUndang-Undang Hukum Ac-ara Pidana (Rancangan KU-HAP), maka peran Kejaksaansebagai pengendali perkara diberbagai tahapan sistem per-

    adilan pidana,harus lebih di-optimalkan sebagai pengenda-li perkara,dalam rangka men-gurangi potensi penyidikanyang sewenang-wenang,pasalnya Kejaksaan dapatmelakukan check and balanc-es terhadap tindakan penyid-ik. Demikian hasil kesimpulan,dari diskusi dengan tajuk Pe-ran dan kewenangan Kejak-saan RI didalam rancanganKuhap kedepannya yang di-adakan koalisi masyarakat sipilyang tergabung didalamKomite Pembaharuan KUHAP,di Jakarta, kemarin.

    Jan S. Maringka mengata-kan, konsep diferensiasi fung-sional yang dianut dalam KU-HAP membatasi Kejaksaan

    Ganjar Sarankan

    Gaji Presiden-Dewan Dipotonganggota DPR RI itu bisa diusul-kan kembali jika kondisiperekonomian di Indonesiasudah membaik serta nilai tukarrupiah menguat. Nanti kalaukondisi ekonomi sudah mem-baik bisa diusulkan kembali,tidak harus sekarang, apalagiBapak Presiden sudah men-gambil sikap (atas usulankenaikan gaji), kata mantananggota DPR itu.

    Lebih baik, kata Ganjar, pe-merintah fokus pada upayamenstabilkan kondisi pereko-nomian dengan memberdaya-kan berbagai bentuk usahamikro kecil menengah(UMKM).

    Hanya PencitraanSementara itu, sejumlah

    Fraksi di DPR kini menyatakanmenolak kenaikan tunjangan,padahal usulan kenaikan tun-jangan tersebut sudah dibahasdan disetujui Menteri Keuan-gan, dan bulan di depan kenai-kan tunjangan tersebut mulaidapat diberlakukan.

    Direktur Central for BudgetAnalysisi (CBA) Uchok SkyKhadafi menilai penolakan ituhanya sebatas pencitraan, kare-na penolakannya dilakukan

    Suluh Indonesia/antSUNGAI LUKULO - Warga menambang pasir Sungai Lukulo yangdebit airnya menyusut akibat kemarau di Karangsambung, Kebumen,kemarin. Saat debit air Sungai Lukulo menyusut drastis pada musimkemarau, warga setempat memanfaatkan untuk menambang pasir, batu.

    Suluh Indonesia/antTANGKAP KEPITING ACEH - Nelayan mengangkat keramba alat tangkap tradisional kepiting di lahantambak kawasan pesisir, Banda Aceh, kemarin. Menangkap kepiting menggunakan alat tangkap tradision-al itu, merupakan mata pencaharian nelayan dengan penghasilan Rp40.000-Rp50.000 perhari.

    perbaiki daya beli masyarakat, sebe-narnya tinggal turunkan harga BBMsaja. BBM kan kalau mengacu hargainternasional sudah turun, jadi ka-lau pun turun tidak membahayakanAPBN. Tapi sampai sekarang belumturun, saran Teguh.

    Oleh karena itu, Teguh meyakiniPresiden Joko Widodo akan menge-luarkan paket kebijakan ekonomi lan-jutan. Apabila dikeluarkan, dia meng-ingatkan agar paket kebijakanekonomi Jilid II itu lebih sektoralyang bisa dirasakan langsungmasyarakat seperti penurunan hargaBBM. (har)

    untuk terlibat lebih lanjutdalam proses awal penganansuatu perkara atau penyidikanyang sekarang dipegang olehKepolisian. Padahal menurut-nya, keterlibatan Jaksa semen-

    jak awal proses penangananperkara sangatlah dibutuhkan,karena dalam ketentuan PBB,Jaksa bertanggungjawab dariawal penyidikan hinggaEksekusi. (wnd)

    setelah terjadi pembahasan danpersetujuan bersama antar frak-si. Kalau memang menolakbisa saja dikembalikan ke kasnegara, atau sejak awal usulan.Tapi saya yakin itu hanya un-tuk pencitraan saja, kataUchok Sky Khadafi.

    Uchok mengaku heran men-gapa penolakan dilakukan set-elah adanya protes masyarakatdan usulan tersebut sudah dis-epakati bahkan disetujui olehMenkeu. Oleh karena itu, ka-lau sekarang rebut-ribut, diamempertanyakannya. Nggakada gunanya, tegasnya.

    Sejak akhir pekan lalu,sejumlah fraksi sudah mulaimenyatakan penolakannya.Antara lain Sekretaris FraksiPDI Perjuangan BambangWuryanto yang menyatakanfraksinya menolak kenaikantunjangan anggota DPR.

    Sebelumnya, penolakan di-lakukan setelah ada instruksidari Ketua umum PDIP Mega-wati Soekarnoputri yang mem-berikan arahan kepada anggo-ta Fraksi PDIP DPR. KemudianSekrataris Fraksi Partai AmanatNasional (PAN) Teguh Juwar-no juga menyatakan penolakanserupa. (har/ant)

  • 2Suluh Indonesia, Senin 21 September 2015K ta

    Suluh Indonesia/antBERENANG DI KOLAM TAMAN - Sejumlah anak berenang di kolam taman di Jalan Teuku Umar,Menteng, Jakarta, kemarin. Kurangnya lahan bermain di Ibu Kota menyebabkan banyak anak-anak yangmenggunakan fasilitas ruang terbuka untuk bermain kendati tidak sesuai dengan peruntukannya.

    Korupsi Dana Koperasi

    Tiga Pengurus DitahanJAKARTA - Tiga orang

    pengurus koperasi harus mer-ingkuk di penjara, karena ter-bukti melakukan peyimpangandana bergulir usaha mikro kecil(UKM) yang disalurkan mela-lui Koperasi Jasa KeuanganPemberdayaan EkonomiMasyarakat Kelurahan (KJKPEMK) dan Koperasi Masya-rakat (Kopmas).

    Dari total alokasi anggarandana bergulir UKM yang disa-lurkan sebesar Rp 460,863 mil-

    Hari Perdamaian Dunia

    Digelar Saat Wisata Balai Kota

    Direktur The Wahid Insti-tute, Yenny Wahid yang hadirdalam acara mengatakan, pe-san damai ini harus terus dis-uarakan kepada masyarakatbaik di ibukota maupun na-sional dengan cara yang krea-tif. Musuh ut

Embed Size (px)
Recommended