Home >Documents >Edisi 21 September 2012 | Suluh Indonesia

Edisi 21 September 2012 | Suluh Indonesia

Date post:28-Mar-2016
Category:
View:236 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Unggul Hitung Cepat, Jokowi pimpin Jakarta
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 178 tahun VIJumat, 21 September 2012

    www.suluhindonesia.com

    JAKARTA - Calon Gubernur DKIJakarta Joko Widodo mengucapkan teri-ma kasih kepada seluruh warga Jakartayang telah berpartisipasi memberikan haksuara pada Pilkada DKI Jakarta putarankedua. Saya mengucapkan terima kasihyang sebesar-besarnya kepada seluruhwarga DKI Jakarta atas partisipasi dandukungannya, kata Joko Widodo didepan ratusan pendukungnya di kantorTim Kampanye pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Jalan Borobu-dur, Jakarta, kemarin.

    Pernyataannya tersebut disambut yel-yel para pendukungnya yang sebagianbesar mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak. Menurut dia, Pilkada DKI Jakartapuataran kedua yang diselenggarakan se-cara serentak di seluruh wilayah DKIJakarta pada Kamis, berjalan secara jujur,adil, aman, dan kondusif.

    Pada kesempatan tersebut, Jokowi jugamengucapkan terima kasih kepada PDIPerjuangan dan Partai Gerindra yang te-lah mendukungnya.

    Ia juga mengucapkan terima kasih ke-pada keluarga almarhum mantan Guber-nur DKI Jakarta Ali Sadikin yang telahmemberikan bantuan fasilitas.

    Jokowi juga mengucapkan terima kasihkepada komunitas masyarakat bergerak,media massa, serta elemen masyarakiatlainnya yang telah memberikandukungan. Semoga dukungan yang te-lah diberikan mendapat balasan setimpaldari Allah SWT, katanya. (son)

    Unggul Hitung Cepat

    Jokowi Pimpin JakartaJAKARTA - Hasil hitung

    cepat sementara (quick count)yang dilakukan sejumlah lem-baga survei menempatkanpasangan Joko Widodo-Basu-ki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) sebagai pemenangdalam putaran kedua PilgubDKI Jakarta, kemarin.

    Semua lembaga survei men-empatkan perolehan suarapasangan nomur urut 3 Jokowi-Ahok unggul atas rivalnyapasangan nomor urut 1 FauziBowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara). Selisih persentase ke-unggulan Jokowi-Ahok dariquick count sejumlah lembagasurvei, menunjukkan angka

    Suluh Indonesia/adeJOKOWI - Mantan Wapres Jusuf Kalla menyaksikan Joko Widodo atau Jokowi memangku dua orang cucunya Rasheed (kedua kiri)dan Maliq (kanan) di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta, kemarin. Jokowi-Ahok unggul sementara atas pasangan Foke-Nara.

    Tawuran di MakassarSeorang Mahasiswa Tewas

    MAKASSAR - Tawuran di Kampus Uni-versitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar,Sulsel menewaskan satu orang mahasiswa.

    Diketahui mahasiswa tersebut bernamaIbrahim angkatan 2008 FT Jurusan Elektro.Korban akhirnya menghembuskan nafas ter-akhir di RS Ibnu Sina akibat luka tusukanyang diduga berasal dari benda tajam keperutnya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun,tawuran dipicu persoalan sepele disebabkansalah satu mahasiswa yang saat ini diseli-diki polisi identitasnya melaporkan telah dite-gur lalu dipukuli seniornya mahasiswaJurusan Teknik Mesin karena mengunakanbaju PHD milik jurusan lain.

    Tidak terima diperlakukan kasar, hal itukemudian dilaporkan kepada kerabatnya diJurusan Teknik Sipil UMI tidak jauh dari Ju-

    rusan Teknik Mesin. Sontak hal itu memicuamarah dan mengumpulkan rekan-rekannyamenyerang jurusan teknik mesin.

    Tawuran sesama fakultas itu pun pecah,kaca jendela gedung dan puluhan batu me-layang ke udara satu sama lain sehinggaterlihat mirip perang, bahkan beberapa sen-jata tajam dan anak panah pun dikeluarkan.

    Korban pada saat itu ikut dalam pe-nyerangan karena soldaritas terkena tika-man pada bagian perutnya. melihat korbanterjatuh, rekan-rekannya pun langsungmelarikan korban ke RS Ibnu Sina beradadi depan kampus UMI Makassar.

    Mengetahui korban meninggal, rekan-re-kan korban kemudian melakukan seranganbalasan ke Jurusan Teknik Mesin. Namunmereka dihadang polisi yang datang tepatwaktu. (ant)

    Jokowi :Terima Kasih

    rata-rata antara 7 - 9 persen.Empat lembaga survei yang

    selama ini dikenal memiliki kred-ibilitas tinggi dalam melakukanquick count, menunjukkan ha-sil sama yang mendudukkankemenangan pasangan Jokowi-Ahok atas pasangan Foke-Nara. Keempat lembaga surveiini menempatkan Jokowi-Ahokmemimpin perolehan suarameskipun hasil angka persen-tase yang ditunjukkan sedikitberbeda antara hasil quickcount lembaga survei yangsatu dengan yang lainnya.

    Hitung cepat yang dilaku-kan LSI menunjukkan perole-han suara Jokowi-Ahok men-

    capai 53,80 persen, sedangkanFoke-Nara 46,20 persen.

    Hasil hitung cepat yang di-lakukan LSI menunjukkanpasangan Jokowi-Ahokmengantongi suara 53,68 per-sen mengungguli pasanganFoke-Nara yang mengantongisuara 46,32 persen.

    Hitung cepat yang dilaku-kan Saiful Mujani Research andConsulting (SMRC) menunjuk-kan pasangan Jokowi-Ahok52,63 persen, sedangkanpasangan Foke-Nara berada dibawahnya dengan perolehansuara 47,37 persen.

    Hitung cepat yang dilaku-kan Indo Barometer menunjuk-

    kan pasangan Jokowi-Ahokunggul dengan perolehansuara 54,11 persen, mengung-guli Foke-Nara denganperolehan suara 45,89 persen.

    Menanggapi kemenanganrivalnya tersebut, Fauzi Bowomenyatakan ucapan selamat.Memang selalu ada yangmenang ada yang kalah, kitaucapkan selamat kepadapasangan nomor tiga. Mari kitamenjunjung tinggi prosesdemokrasi, kata Foke dalamketerangan persnya di MarkasPemenangan Foke-Nara.

    Meski kalah, Foke mengajakmassa pendukungnya danwarga Jakarta untuk tetap men-

    jaga ketertiban sampaimenunggu hasil penghitunganresmi secara manual oleh KPUDKI Jakarta. Karena sesung-guhnya, kata Foke, keme-nangan pasangan nomor uruttiga adalah kemenangan war-ga Jakarta. Semua warga DKIharus menghormati kemenan-gan Jokowi itu sebagai sebuahhasil demokrasi yang harus di-junjung tinggi.

    Ia juga mengapreasiasi sua-sana kondusif penyelengga-raan Pilgub DKI Jakarta yangberlangsung aman, tertib dandamai. Kemenangan iniadalah milik warga Jakarta, bu-kan pihak lain, katanya. (har)

    Insinyur Joko Widodo, atauyang lebih populer dengannama Jokowi, hingga akhirPilkada putaran ke-dua yangdilaksanakan pada 20 Septem-ber 2012, Jokowi dan pasanga-nnya Basuki T Purnama, atauyang lebih dikenal denganAhok.

    Jokowi lahir dari keluargamiskin penjual kayu yang ting-gal di daerah bantaran kali

    yang kumuh di Surakarta. Iamerupakan anak pertama dariempat bersaudara dari NotoMihardjo dan Sujiatmi.

    Semasa kecil ia bersekolahdi SD 111 Tirtoyoso Solo, danmelanjutkan ke SMP N 1 di kotayang sama. Selepas SMP,Jokowi bersekolah di SMA 6Solo. Setelah lulus SMA,Jokowi hijrah ke Yogyakartauntuk meneruskan pendidikan-

    nya ke jenjang sarjana di UGMjurusan Teknologi Kayu untukmewujudkan cita-citanya men-jadi tukang kayu.

    Semasa kulahnya di Jogja,Jokowi bertemu dengan Iriana,yang akhirya menjadi istrinyapada 24 Desember 1986, danmereka dikaruniai tiga anakGibran Rakabuming (25), Ka-hiyang Ayu (21), Kaesang Pan-garep (17).

    Setelah selesai kuliah,Jokowi bekerja di sebuahBUMN di Aceh selama 1,5tahun, dan akhirnya ia memu-tuskan untuk kembali ke Solomerintis bisnis mebel dengan

    modal minus.Awalnya Jokowi mengerja-

    kan set mebel kamar tidur yanghanya dijualnya di Solo, namunsetelah tiga tahun ia akhirnyamampu menjualnya hingga keluar negeri.

    Awal Nama JokowiKetika masih aktif menanga-

    ni bisnis mebel dan punyapembeli asal Prancis, Mircl Ro-maknan yang mengakubingung, karena ia selalu ber-temu dengan pengusaha-pen-gusaha Indonesia dengannama Joko di Jepara, Semarangdan Surabaya.

    Untuk membedakan denganJoko-Joko lainnya, Mircl kemu-dian memanggilnya dengannama Jokowi, dan sejak saatitulah nama Jokowi tetap dipa-kainya sampai saat ia menca-lonkan diri menjadi walikotaSolo.

    Awalnya Jokowi yang padasaat itu menjabat sebagai ketuaAsosiasi Industri Mebel Indo-nesia (Asmindo) tidak inginterjun ke dunia politik, namunberkat dorongan teman-teman-nya akhirnya Jokowi terjun kedunia politik, dan kinimemimpin Ibukota, DKI Jakar-ta. (ant)

    Profil :Jokowi, Dari Solo Menuju Ibukota

    SIAPA kira seorang pengusaha mebel asal Solo,Jawa Tengah dapat melangkahkan kakinya untuk

    menjadi seorang gubernur Ibukota Indonesia,Jakarta.

  • 2Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012K ta

    Timur tersebut melanjutkansekolah menengah atas danperguruan tinggi di Jakartadengan memilih FakultasTeknologi Mineral jurusanTeknik Geologi UniversitasTrisakti.

    Setelah menamatkan pen-didikannya dan mendapat ge-lar Sarjana Teknik Geologi (in-siyur geologi) pada tahun 1989,Basuki pulang kampung danmenetap di Belitung sertamendirikan perusahaan CVPanda yang bergerak dibidangkontraktor pertambangan PTTimah. Tidak lama kemudian,Ahok memutuskan kuliah S2dan mengambil bidang mana-jemen keuangan di Sekolah

    Ahok

    Dari Belitung Timur Menuju DKI 2

    DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)akan menyidang sebanyak delapan perkara pada akhirbulan ini. Ketua DKPP Jimly Assiddiqie di Jakarta, ke-marin mengatakan, setelah tiga bulan dibentuk DKPP,ada 32 perkara yang masuk. Namun yang memenuhisyarat untuk disidangkan hanya delapan. Delapanperkara yang akan disidang adalah KPU Depok, KPUTalaud, KPU Lampung Barat, KPU Banggai, KPU Batu,KPU Pati, KPU Cimahi, dan KPU Sulawesi Tenggara.Kasus yang disidangkan itu, lanjut Jimly, menyangkutpelanggaran kode etik baik yang dilakukan oleh KPUdan Bawaslu. Namun apapun hasil keputusan DKPPtidak berpengaruh terhadap tahapan dan hasil pilkada.Menurut Jimly terdapat tiga jenis sanksi yang diberi-kan, pertama yakni peringatan untuk pelanggaran yangtidak terlalu berat, diberhentikan sementara untuk pel-anggaran yang berat, dan terakhir sanksi pemecatanjika pelanggaran yang dilakukan sangat berat. (ant)

    NAAS dialami Sugianto (55), warga Bojong, SegaraJaya, Bekasi yang tewas setelah ditabrak truk trailersaat mengendari sepeda motor di Jl Cakung Cilincing(Cacing), Cilincing, Jakut, kemarin. Saat itu, Sugiantoberboncengan dengan anak serta seorang cucunya.Be

Embed Size (px)
Recommended