Home >Documents >Edisi 21 September 2010 | Suluh Indonesia

Edisi 21 September 2010 | Suluh Indonesia

Date post:28-Mar-2016
Category:
View:256 times
Download:11 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Pemerintah Janji Tarik Aset Bank Century
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 175 tahun IVSelasa, 21 September 2010

    www.suluhindonesia.com

    Aksi Ambil Untung Langgar UU Anti Monopoli

    RENCANA konsolidasi layananFlexi dan Esia oleh PT Telkom danPT Bakrie Telecom, dikhawatirkanmelanggar UU Anti Monopoli,karena kedua operator telepontetap nirkabel (FWA) ituakan menguasai lebih dari ...hal. 3

    Stress Test IMF Tak Realistis

    BANK Indonesia menilai stresstest yang dilakukan IMF terhadapperbankan Indonesia tidakrealistis dengan kondisi ekonomiIndonesia ke depan. BIberanggapan skenario anjloknyaekonomi yang diusulkan ...hal. 1

    INDEKS Harga Saham Gabungan(IHSG) Bursa Efek Indonesia(BEI) pada awal pekan ini, Senin,ditutup melemah diiringi ambiluntung (profit taking). Beberapainvestor terlihat mencobamengambil untung ...hal. 2

    Suluh Indonesia/antRATAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkomunikasi melalui telepon seluler sementara WapresBoediono berjalan menuju tempat duduknya sebelum memimpin rapat kabinet terbatas bidang kesra.

    JAKARTA - Presiden Susi-lo Bambang Yudhoyono mene-kankan perlunya langkah-lang-kah terpadu untuk mengembali-kan aset Bank Century yangada di luar negeri dapat dijalan-kan. Untuk itu, upaya pengem-balian aset Bank Century yangdibawa pergi oleh mereka yangberperkara secara hukum haruslebih diintensifkan.

    Penegasan tersebut disam-paikan Kepala Negara dite-ngah kritik kalangan DPR ataskeseriusan pemerintah dalammenangani rekomendasi DPRatas kasus Bank Century.Harus diintensifkan upayapengembalian aset Bank Cen-tury yang dibawa pergi olehmereka yang berperkara hu-kum, tegas Presiden dalamketerangan persnya usai

    menggelar Ratas bidang kese-jahteraan rakyat di KantorPresiden, Jakarta, kemarin.

    Ke depan, Presiden menga-takan ada dua jalur yang dapatditempuh, yaitu pertamapengembalian aset dan keduamelihat perkembangan positifBank Mutiara yang sebelumn-ya bernama Bank Century. Un-tuk pengembalian aset yangmasih dikuasai oleh pihak-pi-hak yang terlibat, Presiden ber-harap pentingnya langkah ter-padu, terutama untuk aset Cen-tury yang berada di luar negeri.

    Dengan harapan paraleldengan pelaksanaan putusanpengadilan kepada yang din-yatakan bersalah. Dengandemikian, pada saatnya nantiaset-aset tersebut bisa ditarikkembali, Presiden berharap.

    MANADO - Mendagri Gamawan Fauzi men-gatakan biaya pemilu kepala daerah yang terla-lu mahal dapat menjadi penyebab seorang ke-pala daerah melakukan korupsi. Karena biayapilkada itu mahal sekali, bisa menghabiskan seki-an puluh miliar rupiah, katanya menjawab per-tanyaan tentang penyebab kepala daerah terli-bat kasus korupsi di Manado, kemarin .

    Mendagri pernah mencontohkan biaya yangdikeluarkan seorang calon kepala daerah untukpilkada mencapai puluhan hingga ratusan mi-liar rupiah. Sementara, gaji seorang kepala daer-ah, katanya, tidak cukup untuk membayar kese-luruhan biaya pilkada tersebut. Sehingga mun-cul pendapat salah satu pemicu kepala daerahmelakukan korupsi adalah untuk membayar bi-aya pilkada yang mahal.

    Selain biaya pilkada yang mahal, Gamawanmengatakan penyebab kepala daerah melaku-kan korupsi karena ada niat untuk memperkayadiri, bukan untuk mengabdi pada masyarakat.

    Kalau niatnya menjadi kepala daerah untukmengabdi, mudah-mudahan tidak ada yang ko-rupsi, ujar Gamawan.

    Ia mengatakan, penyebab lain sehingga ke-pala daerah tersangkut kasus korupsi adalahkarena ketidaktahuan atas aturan. Bisa karena(kepala daerah) keliru, seperti salah mengambilkeputusan sehingga masuk penjara, katanya.

    Untuk menghindari kepala daerah yang ma-suk penjara karena ketidaktahuan atas aturan,Mendagri mengatakan Kementerian DalamNegeri akan menyelenggarakan orientasi bagibupati/wali kota yang baru.

    Orientasi tersebut dilaksanakan selama tigaminggu dengan materi yang beragam. Ren-cananya, orientasi bagi bupati/wali kota terpi-lih periode 2010-2015 segera dilaksanakan.

    Sementara itu, menanggapi sejumlah kepaladaerah terpilih yang telah ditetapkan sebagaitersangka, Mendagri mengatakan kepala dae-rah yang bersangkutan akan tetap dilantik. (ant)

    Pilkada MahalDapat Sebabkan Korupsi

    Pemerintah Janji TarikAset Bank Century

    Koordinator Visi Indonesia2033 Andrinof A Chaniago me-ngataan, perlu segera komit-men politik pemerintah untukpemindahan ibukota sebelumhal ini hanya menjadi wacanadan wacana saja.

    Ia mengungkapkan, selamaini banyak rencana yangseringkali hanya menjadi waca-na karena tidak segera diek-sekusi. Hal ini justru menjadi-

    kan kontraproduktif kalau han-ya dikaji dan diperdebatkantanpa komitmen, perlu segera,misalnya tdak sampai setahunsudah ada keputusan politik,katanya.

    Ia menegaskan, Visi Indone-sia 2033 untuk memindahkanibukota bukan hanya masalahkemacetan di Jakarta. Selainitu kita menegaskan, Visi Indo-nesia 2033 tidak ingin memin-

    Berharap Komitmen Pemerintah Soal Ibukota

    dahkan ibukota di daerah de-kat-dekat Jakarta, karena itu

    Dalam kasus ini, sejumlahmantan pemilik Bank Centurytelah diseret ke meja hijau, diantaranya Robert Tantular,Rafat Ali Rizvi, dan Hesham AlWarraq. Namun hingga kini,dua nama terakhir belum bisadihadirkan jaksa di pengadilan.Pengadilan hanya menyidang-kan kedua pemilik saham Cen-tury itu secara in absentia.

    Sedangkan untuk aset-asetyang berada di Bank Mutiara,Presiden mengingatkan meskimengalami pertumbuhan baik,tetapi belum cukup bagi BankMutiara dalam waktu dekatuntuk tumbuh dengan pesat.Oleh karena itu, dua jalur ituakan ditempuh sekaligus. Kitaberharap Bank Mutiara terustumbuh dengan baik, kataPresdien. (har)

    Niat Studi BandingPerlu Dikaji Ulang

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengata-kan, DPR perlu melakukan evaluasi terkait studi banding yangdilakukan anggota DPR ke luar negeri untuk membahas se-buah rancangan undang-undang. Untuk studi banding, per-lu dikaji ulang karena banyaknya dana yang dihabiskan, kataPramono di Gedung DPR Jakarta, kemarin.

    Pramono menambahkan, salah satu penyebab perlunya dika-ji ulang karena satu kali studi banding, menghabiskan banyakdana, bahkan hingga sampai triliunan rupiah.

    Mantan Sekjen PDIP itu menambahkan, untuk membuat se-buah ruu, tidak perlu harus melakukan studi banding ke luarnegeri jika bahan-bahan yang diperlukan untuk menyusunsebuah ruu bisa didapatkan di dalam negeri. Tidak semuastudi banding memberikan manfaat, kata Pramono.

    Pramono menambahkan, adanya studi banding yang meng-habiskan dana yang sangat banyak sangat tidak masuk akalsama sekali dan itu merupakan bentuk pemborosan.

    Ia mencontohkan perlu tidaknya studi banding ke luar negeridalam membahas sebuah RUU. Misalnya, RUU Hortikultura,diperlukan studi banding ke luar negeri karena banyak negarayang telah memberlakukan undang-undang hortikultura, se-mentara di Indonesia belum ada.

    Bila melakukan studi banding dan telah menghabiskan uangnegara tapi tidak mampu mempertanggungjawabkan hasilnya,Pramono menilai, sangat wajar jika masyarakat marah. (son)

    Perampok DigulungTiga Orang Tewas

    JAKARTA - Polri sudah menetapkan 18 orang sebagai ter-sangka kasus perampokan di Bank CIMB Niaga Medan. Dari18 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus peram-pokan di CIMB Niaga Medan, tiga di antaranya tewas ditem-bak anggota karena melakukan perlawanan, kata Kadiv Hu-mas Polri, Irjen Pol. Iskandar Hasan di Jakarta, kemarin.

    Para tersangka ditangkap pada beberapa tempat terpisahdi daerah Belawan dan Tanjung Balai, Sumut, serta dua orangdi Lampung. Para tersangka terutama yang ditangkap di Lam-pung terkait dengan jual beli senjata dan keterlibatannya den-gan perampokan. Sementara itu, otak pelaku perampokan beri-nisial M, kata Iskandar.

    Kadiv Humas mengatakan barang bukti yang diamankandari para tersangka kasus perampokan ini di antaranya satupucuk senjata jenis AK 47, satu pucuk senjata FN, dan sete-ngah batang bahan peledak jenis TNT. Polri sejauh ini masihmelakukan penyidikan para tersangka terkait dengan kasusperampokan di CIMB Niaga, belum mengarah ke kasus lain-nya, kata Iskandar.

    Pelaku perampokan itu yang tertembak mati saat dilakukanpenangkapan oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88Antiteror Mabes Polri dan Polda Sumut. Selanjutnya, dia men-gatakan tiga jenazah pelaku perampokan itu dibawa ke RumahSakit Brimob Polda Sumut.

    Senjata IlegalIskandar mengatakan, senjata api milik para tersangka yang

    digunakan untuk kasus perampokan di Bank CIMB NiagaMedan diduga ilegal. Barang bukti berupa senpi yang di-gunakan oleh tersangka diduga ilegal yang berasal dari luarnegeri, bisa dari Filipina, Thailand dan Malaysia. Dua senpitersebut berasal dari dua tersangka yang ditangkap di Lam-pung, saat ini diamankan terkait dengan jual beli senpi yangdigunakan untuk perampok tersebut, katanya.

    Untuk diketahui, Agustus lalu terjadi perampokan BankCIMB Niaga di Jalan Aksara Medan, yang juga menewaskanBriptu Imanuel Simanjuntak anggota Brimob Polda Sumut.

    Selain itu, perampok sadis tersebut juga menembak duaanggota Satpam Bank CIMB Niaga, M. Fahmi (28) dan Much-diantoro (30) yang mengalami luka serius dan dirawat intensifdi RSU Permata Bunda dan RS Gleni Medan.

    Dalam aksinya, perampok yang menggunakan senpi ituberhasil membawa uang sekitar Rp 400 juta. (son)

    tidak mengatasi masalah, dankita bukanlah reaktif atas per-masalahan Jakarta, katanya.

    Ia mengatakan, pemindahanibukota harusnya berada diluar Jawa, seperti Kalimantan.Sebab menurut dia, ibukotayang baru nantinya merupakansebuah kota baru yang ber-kelas setara dengan kota-kotadunia. Ia mengatakan, denganmemindah ibukota ke luar Jawa,maka akan membuat pusat per-tumbuhan kota baru yang bisamenjadi daya tarik baru bagimasyarakat. Ini juga berfung-si untuk memeratakan pemban-

    gunan Indonesia, kat

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended