Home >Documents >Edisi 21 Juni 2010 | Suluh Indonesia

Edisi 21 Juni 2010 | Suluh Indonesia

Date post:03-Mar-2016
Category:
View:257 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Ditahan Imbang Italia Kritis
Transcript:
  • No. 116 tahun IVSenin, 21 Juni 2010

    8 Halaman

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILAJl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    Pengemban Pengamal Pancasila www.suluhindonesia.comLayanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

    F r e e D a i l y N e w s p a p e r

    Segera Tindak Lanjuti SenoroPenerimaan Cukai Naik

    ANGGOTA Komisi VII DPR MRomahurmuziy meminta BadanPelaksana Hulu Minyak dan GasBumi segera menindaklanjutikeputusan alokasi gas Senoroyang sudah dikeluarkan MenteriEnergi dan Sumber ...hal. 2

    Tarik Gula Rafinasi Dari Pasar

    PEMERINTAH meminta semuaanggota Asosiasi Gula RafinasiIndonesia (AGRI) segera menarikgula rafinasi dari saranapenjualanyang menyalurkangula rafinasi untuk keperluankonsumsi melalui ...hal. 3

    REALISASI penerimaan cukaihingga 31 Mei 2010 mencapai Rp26,36 triliun atau 46,01 persendari target dalam APBN 2010.Data Modul Pelaporan OnlineDirektorat Jenderal Bea dan Cukaimenyebutkan, APBN ...hal. 1

    Suluh Indonesia/apSELEBRASI - Pemain Selandia Baru Shane Smeltz melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawangItalia yang dijaga Federico Marchetti pada Piala Dunia Grup F di Stadion Mbombela, Nelspruit, kemarin.

    NELSPRUIT - Italia meng-akhiri babak pertama melawanSelandia Baru dengan skor 1-1.Penalti Vincenzo Iaquinta yangmenjadi penyelamat Gli Azzur-ri pada laga kedua penyisihanGrup F Piala Dunia 2010 di Sta-dion Mbombela, Nelspruit, Af-sel, kemarin.

    Sebelumnya, Selandia Barumembuat kejutan dengan men-jebol gawang Italia pada menitkeenam. Striker Shane Smeltzmemanfaatkan kesalahan FabioCannavaro, ketika berusahamenghalau bola umpan ten-dangan bebas. Dia mencocorbola liar di mulut gawang, se-belum kiper Federico Marchet-ti bereaksi.

    Italia, yang pada laga per-dana penyisihan grup hanyabermain imbang 1-1 lawan Par-aguay, bermain lebih agresifsejak wasit membunyikan pe-luit kick-off. Akan tetapi, Selan-dia Baru yang justru lebih dulumencuri gol, ketika pertandin-gan baru berlangsung enammenit.

    Pelanggaran Gianluca Zam-brotta kepada Rory Fallon disektor kanan pertahanan men-jadi awal petaka Gli Azzurri.Dari sinilah Selandia Barumelakukan sebuah set pieceyang berujung gol. Smeltz,yang melakukan aksi comingfrom behind, luput dari per-hatian barisan pertahanan Ita-

    PDIP Tolak KoalisiJAKARTA - Ketua Dewan

    Pimpinan Pusat PartaiDemokrasi Indonesia Perjua-ngan, Andreas Pareira menya-takan pihaknya menolak tegassuatu kesepakatan koalisi jikahanya berdasarkan kepentin-gan para elit demi jatah kursi.Apalagi jika koalisi itu han-ya untuk menyelamatkan seg-elintir elite dari jeratan Hu-kum, katanya di Jakarta, ke-marin merespons wacanabakal berkoalisinya PDIP den-gan Partai Demokrat padaPemilu Presiden 2014.

    Ketua DPP PDIP BidangPertahanan Keamanan itujuga menolak suatu kerja samapolitik dengan partai yangplatform-nya berseberangan

    dengan PDIP. Jadi, kalaukoalisi, ya, harus berdasarkankesamaan platform politik,kata Andreas H. Pareira.

    Ia kemudian menyinggungKongres Ke-3 PDI Perjuan-gan yang sudah menetapkanplatform politik partainyasebagai kekuatan di luarkekuasaan pemerintahan(partai oposisi).

    Andreas Pareira yangmantan anggota Komisi IDPR RI (2004-2009) ini mene-gaskan, tidak mungkin berko-alisi dengan Partai Demokratkarena jelas-jelas mereka itupartai pemerintah. Jadi, un-tuk lima tahun ke depan, per-an oposisi ini yang akan di-mainkan oleh PDI Perjuan-

    lia, sehingga dia berhasil me-manfaatkan bola liar di mulutgawang, yang sempat menyen-tuh kaki Fabio Cannavaro.Smeltz dengan mudah menco-cor bola, sebelum penjagagawang Federico Marchettibereaksi.

    Gol cepat ini membuat parapemain Italia tersentak. Seran-gan pun dilancarkan dengangencar, untuk mengejar defisitsatu gol tadi. Pada menit ke-16,Gli Azzurri memiliki sebuah pe-luang melalui Giorgio Chiellini.Di babak kedua, permainantidak jauh berubah. Justru pa-sukan Marcelo Lippi terus ter-ancam. Kedua tim akhirnyaberbagi angka 1-1. (ant/son)

    Ditahan Imbang

    Italia Kritis

    gan, kata doktor politik danhubungan internasional ini.

    Andreas Pareira juga ber-pendapat menjadi partai opo-sisi (di luar kekuasaan) yangkonstruktif akan jauh lebihbermanfaat bagi pertumbuhandemokrasi yang sehat dinegeri ini ketimbang pura-puramembangun koalisi, padahalsubstansinya konspirasi yangmembohongi rakyat.

    Apalagi, menurut dia, jikakoalisi itu hanya untuk mere-but kekuasaan demi meraupkekayaan negara. Yang be-gini ini konspirasi namanya,bukan koalisi partai politik se-bagaimana di negara-negarademokrasi, kata Andreas Pa-reira lagi. (ant)

    SURABAYA - Pengamat politik SurabayaProfesor Kacung Marijan menilai tingginya an-gka golput (golongan putih atau tidak memilih)pilkada di sejumlah daerah akhir-akhir ini menun-jukkan rakyat mulai apatis. Apatisme rakyatterhadap pilkada itu menunjukkan apatismerakyat terhadap parpol dan pemerintah karenaparpol yang mengawal proses pilkada dan pe-merintahan baru adalah hasil pilkada, katanyadi Surabaya, kemarin.

    Guru Besar Ilmu Politik Unair Surabaya itumengemukakan hal itu terkait peningkatan ang-ka golput dalam sejumlah pilkada dengan kisa-ran 28 hingga 40 persen, bahkan ada yang lebihdari itu dan angka golput pun mampu me-menangkan pilkada.

    Menurut Kacung, apatisme terhadap pilka-da, parpol, dan pemerintah itu merupakan tam-paran serius kepada parpol dan pemerintah un-tuk menunjukkan keseriusan dalam memperjua-

    ngkan nasib masyarakat. Apatisme rakyatmembuktikan pandangan masyarakat bahwaparpol dan pemerintah tidak serius dalam memi-hak kepada rakyat sehingga kepercayaan rakyatkepada parpol dan pemerintahan itu ditunjuk-kan dengan peningkatan golput, kata alumnusAustralian National University (ANU) itu.

    Dosen Pascasarjana Unair Surabaya itu me-nyatakan solusi untuk meningkatkan keper-cayaan rakyat hanya satu, yakni parpol dan pe-merintah harus lebih serius memikirkan nasibrakyat sehingga rakyat akan merasa bahwa me-milih dalam pilkada itu ada manfaatnya terkaitperubahan nasib mereka. Kalau parpol masihsuka berkelahi atau pemerintah masih suka meng-obral janji dalam kampanye pilkada, maka angkagolput akan semakin meningkat. Pilkada jangandijadikan obral janji tentang pendidikan ataukesehatan gratis, tapi realisasinya sulit dan ni-hil, katanya. (ant)

    JAKARTA - SekretarisJenderal Partai Keadilan Se-jahtera Anis Matta menyata-kan dukungannya terhadapwacana pemberian hak pilihkepada TNI pada Pemilu 2014.Secara pribadi, saya men-dukung , katanyausai penu-tupan Munas II PKS di Jakar-ta, kemarin.

    Menurut dia, jika padaPemilu 2014 mendatang adawacana untuk memberikanhak pilih kepada TNI , makahal itu tidak menjadi masalah,karena sistem politik di Indo-nesia saat ini sudah kokoh.

    Dalam proses penghapu-san dwifungsi TNI, kata dia,TNI didorong menjadi profe-sional dengan melakukan re-formasi di internal lembagaTNI. Dwi fungsi adalah TNIsebagai kekuatan pertahanandan keamanan serta sebagaikekuatan sosial politik seh-ingga bisa dipilih untuk dudukdi DPR dan MPR. HasilnyaTNI saat ini sudah lebih baik,misalnya TNI saat ini sudahtidak berbisnis lagi, kataWakil Ketua DPR ini.

    Menurut dia, kalau Pres-iden Susilo Bambang Yud-hoyono mewacanakan TNIbisa memiliki hak pilih padaPemilu asalkan diamanahkandalam undang-undang, makasudah tidak masalah dansudah waktunya untuk dip-ikirkan kembali.

    Jika TNI diberikan hak pil-

    ih, kata Anis , maka tidak per-lu dikhawatirkan seperti dimasa orde baru, karena TNIsaat ini setelah melakukan re-formasi birokrasi sudah sep-erti pegawai negeri sipil.

    Persoalannya hanyamemberikan hak suara di biliksuara, katanya.

    Jika TNI diberikan haksuara pada Pemilu 2014, AnisMatta juga tidak khawatirsuara pemilih dari TNI akanmasuk ke partai tertentu.

    Kami tidak khawatir padasuara dari TNI, karena bany-ak juga keluarga TNI yangmemilih PKS, kata Anis.

    Sebelumnya, PresidenSusilo Bambang Yudhoyonomengatakan, suatu saat TNIharus diberikan haknya untukmemberikan hak suara padaPemilu jika sudah tidak adahambatan yang mengganggukekompakan, jiwa korsa (saturasa), dan sebagainya.

    Bisa tidaknya anggota TNImenggunakan hak pilihnyadalam Pemilu maupun Pilkada,kata Presiden, ditentukan olehundang-undang yang dibahasoleh pemerintah bersamaDPR. Sekarang yang menen-tukan adalah undang-undang,apakah pada 2014 nanti TNIsudah bisa bisa menggunakanhak pilihnya, kata Presiden.

    Presiden menyadari adanyakekhawatiran di masa lalu bilaTNI memiliki dan meng-gunakan hak pilihnya. (har)

    PKS Dorong TNIGunakan Hak Pilih

    JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputridinilai bertindak tidak etis karena mengomentari urusan inter-nal Partai Demokrat khususnya terkait masuknya anggotaKomisi Pemilihan Umum Andi Nurpati sebagai pengurus par-tai itu. Hingga saat ini, keluarga besar PD tidak pernah men-gomentari urusan internal rumah tangga partai lain, kataKetua Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan PimpinanPusat Jaringan Nusantara (JN), organisasi pemuda penduku-ng Susilo Bambang Yudhoyono Kevin Elfriantodi Jakarta,kemarin.

    Bahkan, lanjut Kevin, ketika Pramono Anung, tokoh alter-natif yang disegani kaum muda dari berbagai kelompok, dis-ingkirkan dari lingkaran elit PDIP, maka pihaknya juga mena-han diri untuk tidak berkomentar.

    Sebelumnya, Megawati mempertanyakan penempatan AndiNurpati dalam jajaran kepengurusan PD, padahal yang ber-sangkutan masih aktif di KPU. Dalam undang-undang sudahjelas, KPU harus netral bukan hanya lembaganya tapi jugaanggotanya. Ini harus dipertanyakan kalau masuk partai. Yangbersangkutan harus keluar dari KPU, ujar Mega.

    Namun Andi Nurpati sendiri telah mengatakan bahwa di-rinya akan segera mengundurkan diri dari KPU setelah resmimenerima surat pengangkatannya sebagai anggota DPP Par-tai Demokrat.

    Lebih lanjut Kevin menyatakan, bergabungnya Andi Nur-pati dengan PD harus dihormati sebagai hak politik wa

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended