Home >Documents >Edisi 13 September 2012 | Suluh Indonesia

Edisi 13 September 2012 | Suluh Indonesia

Date post:22-Mar-2016
Category:
View:232 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Suap Bupati Buol, Hartati Murdaya Ditahan
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 172 tahun VIKamis, 12 September 2012

    www.suluhindonesia.com

    Suap Bupati Buol

    Hartati Murdaya Ditahan

    MATARAM - Seorang perwira pemegang kas (Pekas) Ko-rem 162/Wira Bhakti Mataram, Mayor Marpaung, menembakkepalanya sendiri hingga tewas berlumuran darah di ruangkerjanya, Selasa (11/9) sekitar pukul 21.15 WITA. Kejadian-nya tadi malam pukul 21.15 WITA, ia masuk ruang kerjanyadan mengunci pintu kemudian mematikan lampu lalu menem-bak kepalanya sendiri, kata Danrem 162/Wira Bhakti KolonelInf Zulfardi Junin ketika dikonfirmasi di Mataram, kemarin.

    Ia mengatakan, insiden bunuh diri menggunakan pistol ituterjadi ketika yang bersangkutan sedang lembur. Staf Pekaslainnya juga sedang lembur saat terdengar bunyi letusan sen-jata, katanya.

    Dari kondisi luka tembak di kepala, diduga kuat perwira Pe-kas itu menembak kepalanya sendiri di bagian kiri, karena yangbersangkutan kidal.

    Senjata api jenis pistol FN yang dipergunakan merupakansenjata yang dipegangannya sendiri. Sejumlah pejabat di Ko-rem 162/Wira Bhakti dibolehkan memegang senjata, termasukperwira Pekas itu.

    Zulfardi memastikan, Marpaung tidak memiliki masalah lain,kecuali keluhan penyakit yang dideritanya. Keluhan itu sudahcukup lama, dan pimpinan telah mengizinkan untuk berobat keberbagai tempat seperti Bali atau daerah lainnya yang dike-hendaki.

    Keluhan sakit di bagian perutnya itu juga diketahui aparatKorem Wira Bhakti lainnya, dan dibenarkan sanak keluargan-ya. Bahkan, beberapa kali menangis saat didera rasa sakit.Diduga kuat yang bersangkutan stress karena belakanganini sering mengeluhkan rasa sakitnya di bagian perut yang takkunjung sembuh. Sorenya masih olahraga dan tidak menun-jukkan tanda-tanda keanehan, ujarnya.

    Menurut Danrem, setelah diidentifikasi oleh polisi militer,jenazah Marpaung dibawa ke rumah sakit untuk visum, kemu-dian dibawa ke Bali menggunakan ambulans. Sempat dise-mayamkan di RSU NTB untuk dikremasi. Selanjutnya, jenazahitu diberangkatkan ke kampung halamannya di Medan. (ant)

    JAKARTA - Setelah sebe-lumnya mangkir dari pemerik-saaan perdananya dengan be-rasalan sakit kejang-kejang,Hartati Murdaya, pengusahanasional yang dijadikan ter-sangka oleh KPK terkait kasusdugaan suap senilai Rp 3 mil-yar terhadap Bupati Buol Am-ran Batalipu atas penerbitanHak Guna Usaha (HGU) perke-bunan di Buol, Sulteng, akhir-nya ditahan oleh penyidikKPK. Hartati ditahan usai men-jalani pemeriksaan oleh timpeny-idik KPK selama kuranglebih delapan jam lamanya.

    Menanggapi perihal penah-anya, Hartati yang keluar de-

    Suluh Indonesia/antCENTURY - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggalkan Kompleks Parlemen usai memberikan keterangan dalam rapatTimwas Century di Jakarta, kemarin. Antasari menegaskan, rapat di Istana Negara tidak membahas kasus Bank Century.

    Perwira KoremTembak Kepala Sendiri

    Terbukti MenyuapMiranda Dituntut 4 Tahun

    JAKARTA - Terdakwa kasus suap cek pel-awat pemilihan Deputi Senior Gubernur BankIndonesia (DGS BI) Miranda Swaray Goel-tom dituntut pidana empat tahun penjara.Mantan DGS BI ini didakwa melakukanpenyuapan terhadap mantan anggota KomisiIX DPR periode 1999-2004 untuk memenang-kan dirinya terpilih sebagai DGS BI.

    Tuntutan dibacakan tim jaksa penuntutumum KPK yang dipimpin Jaksa Supardi diPengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Se-lain pidana penjara, jaksa juga menuntutMiranda denda sebesar Rp 150 juta subsi-der empat bulan kurungan. Menuntut agarmajelis hakim memutuskan menyatakan ter-dakwa terbukti secara sah dan menyakin-kan bersama-sama menyuap pegawai negeriatau penyelenggara negara sesuai pasal 5ayat 1 huruf b Undang-Undang Pemberan-tasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55ayat ayat 1, kata Jaksa.

    Jaksa KPK menilai, terdakwa Miranda ter-bukti bersama-sama Nunun Nurbaetimenyuap puluhan anggota Komisi IX DPRperiode 1999-2004 sebesar Rp 20,85 miliarterkait pemilihan DGS BI tahun 2004 yangmemenangkan dirinya.

    Perbuatan Miranda telah merusak sendi-sendi pemerintahan dalam hal ini DPR. Danterdakwa Miranda tidak berterus terang ter-kait perkara yang melilitnya. Sedangkanhal-hal yang meringankan, terdakwa belumpernah dihukum, kooperatif dan berlakusopan di persidangan, ujarnya.

    Usai mendengar dakwaan, Miranda Goel-tom mengatakan akan mengajukan pembe-laan atas tuntutan atau pledoi. Saya men-dengar apa yang disampaikan meski banyakyang tidak mengerti dan tidak benar, kat-anya.

    Lebih jauh, dia mengatakan alasan-ala-san yang dipakai Jaksa untuk menuntutkhilaf atau bohong. Banyak yang tidak be-nar. Memang saya datang ke rumah Nunun,dua kali. Dua kali sering nggak? Bu Nununcuma sekali ke kantor saya, sering nggak?Jaksa mengatakan sering, padahal satukali, ujarnya.

    Dia juga menolak pernyataan terdakwalain dalam kasus ini, Nunun Nurbaeti yangmenyatakan ini bukan proyek thank youdalam pertemuan dia dengan Komisi IX DPR,dijadikan pertimbangan tuntutan. Karenayang bicara itu hanya Nunun sendiri. (son)

    Teroris DepokMeninggal

    ngan menggunakan kursi rodasekitar pukul 18.30 WIB sete-lah menjalani pemeriksaan se-jak pukul 10.00 WIB menyata-kan, dirinya tidak bersalah.

    Mantan Anggota DewanPembina Partai Demokrat terse-but mengatakan bahwa dirinyatidak pernah memerintahkanuntuk memberi uang kepadapara pejabat daerah sepertiAmran Batalipu. Ia merasadikhianati oleh anak buahnya.Saya tidak bersalah, difitnah,saya terima (penahan-red).Saya tidak sedih untukmemikirkan diri saya, tapi sayabegitu sedih memikirkan begi-tu banyak orang yang hidupn-

    Rapat di IstanaTak Bahas Century

    ya bergantung pada saya,bagaimana kelanjutannya,kata Hartati usai pemeriksaandi KPK Jakarta, kemarin.

    Terkait kasus yang membel-itnya, istri Murdaya Poo inimengharapkan agar permasala-han yang dideritanya cepatberakhir. Saya mengharapkansemua permasalahan ini cepatberakhir, dan saya merasa sayatidak pernah memerintahkanuntuk memberi uang pada pe-jabat, saya dikhianati olehdirektur yang saya percayai,dia menggunakan nama sayaseakan-akan semua adalah per-intah saya, imbuhnya.

    Dalam kesempatan terpisah,

    salah satu kuasa hukum Har-tati, Patra M. Zen mengatakan,klienya tak layak ditahan sebabalasan subyektif yang menurutpenyidik adanya kekhawatiranmelarikan diri dan menghilang-kan barang bukti tidak ada.KPK hanya menjalankan tra-disi, dia (Hartati) sebenaranyatidak layak ditahan karena se-bagai korban (pemerasan).Oleh karena itu, Ibu Hartati me-nolak menandatangani beritaacara penahanan, ungkapnya.

    Sementara itu terkait pena-han Hartati selama 20 hari kede-pan, juru bicara KPK JohanBudi SP menyatakan, ditahan-nya pengusaha nasional terse-

    but lantaran penyidik meyaki-ni bahwa Hartati diduga kuatmelakukan tindak pidanapenyuapan senilai Rp 3 milyarterhadap Bupati Buol AmranBatalipu yang bertujuan untukmemuluskan Hak Guna Usaha(HGU) perkebunan kelapasawit PT Hardaya Inti Planta-tion (PT HIP), dan PT CiptaCakra Murdaya (PT CCM).

    Johan menegaskan, dalamhasil pemeriksaan yang dilaku-kan dokter internal KPK, Har-tati dinyatakan sehat sehing-ga layak untuk dilakukan pena-hanan. Kita tidak menerimadiagnosa dari dokter priba-dinya, kata Johan. (wnd)

    JAKARTA - Terduga teroris Depok yangbelum diketahui identitasnya meninggal duniapada Rabu setelah menjalani perawatan di Ru-mah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta.Iya benar meninggal jam 15.35 WIB, karenatrauma inhalasi dan fungsi ginjal, kata KaroPenmas Humas Mabes Polri Brigjen Pol BoyRafli Amar di Jakarta, kemarin.

    Sementara itu tim dokter Polri terus melaku-kan pemeriksaan sampel DNA sebagai pem-banding yang diduga keluarga terduga terorisyang belum diketahui identitasnya tersebut.Dengan hasil DNA terhadap yang kami dugakeluarga dari Mr X dan keluarganya sudah di-ambil DNA hasilnya negatif, dengam asumsibahwa Mr X itu orang yang beinisial YR, de-ngan demikian kemarin langsung memaksimal-kan olah tempat kejadian perkara dan menemu-kan identitas atau KTP dan dokumen lainnya diBeji, kata Boy.

    Dari olah TKP ditemukan KTP dengan inisialW dengan alamat di Jawa Tengah, dan tim dariMabes Polri langsung berangkat guna melaku-kan pengecekan. Dan tim sudah mendapatkandata pembanding DNA yang akan diperiksa hariini, kata Boy.

    Ledakan bom terjadi di Yayasan Yatim PiatuPondok Bidara Jalan Nusantara Raya Nomor 2RT O4 RW 13, Beji, Depok, Sabtu (8/9) malam,sekitar jam 21.20 WIB. (har)

    Data laporan adanya tran-saksi keuangan mencurigakanrata-rata perbulanya, daritahun ke tahun mengalami pen-ingkatan yang cukup signifi-kan. Berdasarkan data statistikdari PPATK, LTKM yang dida-patkan PPATK dari berbagai

    macam perusahaan jasa keuan-gan (PJM) dan PJM Bank cen-derung mengalami peningka-tan pada tahun 2010, 2011, ser-ta 2012.

    Pada tahun 2010 LTKM rata-rata yang diterima PPATK per-bulanya sebanyak 1.445,7,

    tahun 2011 sebanyak 1.685,2,sedangkan tahun 2012 seban-yak 2.054,7 LTKM.

    Menanggapi adanya pen-ingkatan LTKM tersebut, Ket-ua PPATK Muhammad Yusufmenuturkan ada tiga ko-mponen yang membuat naikn-ya LTKM. Yang pertama menu-rutnya naiknya LTKM tersebutkarena adanya tingkat kepatu-han pelapor yang cukup tinggiterhadap laporan transaksikeuangan mencurigakan, yangkedua menurutnya tingginyaLTKM dipengaruhi karenaadanya transaksi yang aneh-aneh atau tidak sesuai dengan

    profilnya seperti 1000 LTKMmilik anggota Badan AnggaranDPR RI yang pernah dianalisisPPATK, kemudian yang ketigamenurutnya tingginya LTKMberarti berbanding lurus den-gan kesuksesan sosialisasiyang dilakukan PPATK untukmencegah adanya tindakan pi-dana pencucian uang. Kedepan untuk meminimalisirjumlah LTKM kami memintaMenteri Keuangan dan pihakSekretriat Negara menyetujuiusulan PPATK yang meng-inginkan adanya pembatasantransaksi keuangan tunai sebe-sar Rp.100 j