Home >Documents >Edisi 01 September 2015 | Suluh Indonesia

Edisi 01 September 2015 | Suluh Indonesia

Date post:23-Jul-2016
Category:
View:225 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
Headline : Wapres Minta Polisi Pahami Penyebab Konflik
Transcript:
  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 157 tahun IXSelasa, 1 September 2015

    www.suluhindonesia.com

    JAKARTA - KPK telah merampung-kan berkas perkara penyidikan perkarakasus dugaan korupsi yang menjeratmantan Menteri ESDM Jero Wacik. Hariini saya menandatangani pelimpahanperkara saya ke pengadilan. jadi istilahhukumnya P21, sudah selesai. saya terusterang merasa lega dan bersyukur bah-wa perkara saya sudah sampai dilimpah-kan, kata Wacik di Gedung KPK Jakar-ta, kemarin.

    Dengan lengkapnya berkas tersebut,maka tak lama lagi, dirinya akan meng-hadapi persidangan atas dua kasusdugaan korupsi yang melilitnya.

    Kepada awak media, sebelum mening-galkan kantor lembaga anti rasuah terse-but, Wacik berharap agar proses per-sidanganya berjalan singkat. Selain itu,

    Jero Wacik Siap Diadili

    JAKARTA - KPK tak seganmenangkap tangan pasangancalon yang melakukan politikuang dalam penyelenggaraanPemilihan Kepala Daerah se-rentak 2015. KPK sekarangsiaga memantau penyelengga-raan Pilkada ini. Kami bersamaBawaslu dan KPU ingin men-ciptakan Pilkada serentak 2015sebagai Pilkada yang berinte-gritas, kata Wakil Ketua Ko-misi Pemberantasan KorupsiAdnan Pandu Praja, di GedungKPK Jakarta, kemarin.

    Untuk memuluskan Pilkada

    KPK Janji

    Tangkap Paslon Politik Uang

    JAKARTA - Wakil Pre-siden Jusuf Kalla dihadapanpara staf dan pimpinan ting-gi Polri meminta agar polisiuntuk memahami penyebabkonflik. Karena polisi bedadengan tentara, polisi itumelindungi masyarakat, me-layani tentu begini harusmemahaminya sehingga kitamemahami kenapa konflikitu terjadi, kata Wapresdalam arahannya KepadaPeserta Sespimti PolriTahun 2015 di Istana WakilPresiden Jakarta, kemarin.

    Indonesia, menurutWapres, masih lebih amanjika dibandingkan negaralain yang masih terjadi kon-

    Wapres Minta

    Polisi PahamiPenyebab Konflik

    flik seperti Filipina, Thailand,Myanmar hingga kawasan diTimur Tengah.

    Dalam berbagai kesempatanWapres mengatakan, kenapakonflik tidak selesai dan ber-kelanjutan.

    Secara umum Wapres me-ngatakan selama 70 tahun In-donesia merdeka, terjadi 15 kalikonflik besar yang menimbul-kan korban jiwa lebih dari 1.000orang.

    Mulai dari pemberontakanMadiun, RMS, DI/TII, Permes-ta, Poso, Aceh, Papua, Maluku,Timor Timur dan lainnya. Dari15 konflik itu 10 diantaranyakarena ketidakadilan.

    Pemberontakan Madiun itu

    Capim KPK Tersangka

    Presiden Tak Akan IntervensiJAKARTA - Sekretaris

    Kabinet (Seskab) PramonoAnung memastikan Pre-siden Joko Widodo (Jokowi)tidak akan melakukan inter-vensi dalam proses hukumyang dihadapi salah seor-ang calon pimpinan KPK.Presiden sepenuhnyamenyerahkan proses capimKPK bersangkutan kepadaaparat kepolisian. Kamitidak ingin intervensi dalamproses hukum kepada sia-papun, dan itu adalah ranah

    yang berintegritas itu, KPKmeminta peran aktif masyarakatuntuk melaporkan jika adapasangan calon (paslon) yangterbukti melakukan politikuang, terutama di masa kam-panye seperti saat ini. Kamiharap masyarakat melaporkan-nya secara akurat. Selain itu,kami juga buat vcd mengenaiapa yang kami bahas saat inidan dibagikan ke para pe-mangku kepentingan di daerahagar mengerti Pilkada yang ber-integritas, kata dia.

    Selama ini, dia mengakui

    KPK belum menangkap pasan-gan calon yang terbuktimelakukan politik uang. Mela-lui kesiapsiagaan ini pun ia ber-harap pasangan calon,partaipolitik, dan penyelenggarapemilu tak ada yang beranimain-main. Target akhirnya,kepala daerah yang terpilihnanti enggak ada yang ter-tangkap kami. Pilkada serentakpunya posisi strategis menen-tukan wajah daerah yang akandatang bisa maju atau tidak,bisa melawan korupsi atautidak. Pilkada adalah kunci-nya, ucapnya.

    Sementara itu, KomisionerBawaslu, Daniel Zuhron menu-turkan dengan adanya ProgramPilkada Berintegritas yangdiluncurkan KPK bersamaBawaslu dan KPU menegaskankalau semakin banyak pihakyang mengontrol keberlang-sungan Pilkada serentak ini.Pilkada tidak lepas dari kon-trol. Soal pemilunya iya, soaltindak pidana korupsinya jugaiya, kata Daniel.

    Data KPK menyebutkan ada61 kasus korupsi yang menje-rat kepala daerah, baik dit-ingkat provinsi atau kabupatenatau kota. Oleh sebab itu,masya-rakat harus memilih den-gan integritas agar terpilih jugaorang yang berintegritssebagai pemimpin.

    Peringatan ini dimaksudkanagar dalam perjalanan peme-rintahan nantinya tidak ter-ganggu akibat kepala daerahterpilih terjerat kasus pidanaatau kasus korupsi.

    Perhelatan Pilkada akandiselenggarakan secara seren-tak di 269 daerah, yakni sembi-lan pemilihan gubernur dan 260pemilihan bupati atau walikota. (ant)

    hukum, saya sampai hari initidak tahu (siapa yang jadi ter-sangka, red). Saya yakin Ba-pak Presiden dalam per-soalan-persoalan itu tidak in-gin ikut campur, karena ituurusan penegakan hokum,katanya di Jakarta, kemarin.

    Pramono mengajak publikmenunggu pengumumandari Bareskrim perihal namacapim yang telah ditetapkansebagai tersangka itu. Ren-cananya, hari ini PresidenJokowi dijadwalkan akan me-

    nerima pansel capim KPK yangdisebut-sebut akan menyerah-kan delapan nama yang dinya-takan lolos dalam seleksiPansel. Delapan nama tersebutdisaring dari 19 capim yangmengikuti seleksi wawancarabeberapa hari lalu. Mengenainama-nama tentunya akan di-buka secara resmi besok, danseperti komitmen kami beru-lang kali, pemerintah dalam halini Presiden dan juga jajaranmenteri sama sekali tidak inginmelakukan intervensi dan

    menunggu secara langsungsecara final mengenai nama-nama tersebut, tegasnya.

    Karena itu, kalau adayang berspekulasi sudahada nama-nama yang bere-dar, Seskab menegaskan be-lum ada. Nama yang resmi,menurut dia baru besok di-terima oleh Presiden Jokowi.Tetapi yang jelas, catatanrekam jejak capim KPK yangdiberikan oleh pansel KPKitu berasal dari berbagaisumber. (har)

    Suluh Indonesia/antBERTEMU KAPOLRI - MenkoMaritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) berjabat tangan denganKapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sebelum menggelar pertemuan di Jakarta, kemarin. Pertemuan itumembahas sejumlah isu sektor riil dan ekonomi di bawah kewenangan Menko Maritim.

    Suluh Indonesia/adePENGGENANGAN JATI GEDE - Sejumlah demonstran dari Serikat Front Perjuangan Rakyat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakartakemarin. Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah untuk menunda penggenangan waduk Jatigede hingga masyarakat yang terkenadampak dapatkan ganti rugi serta menolak pemindahan warga yang dilakukan secara paksa.

    disebabkan ideologi komunis,RMS masih bersifat separatis.Setelah itu Permesta DI/TII.Selebihnya ketidakadilan, kena-pa mereka kaya, kemajuan tidakbanyak dicapai.

    Sama dengan Aceh, Poso,Ambon ada ketidakadilan poli-tik, sosial, ekonomi, tambahWapres. Inilah tugas kita.Artinya apabila ingin menghin-dari konflik berarti menjagakeadilan bangsa ini, sehinggakita memahami kenapa konflikitu terjadi, ujar Wapres.

    Menurut Wapres banyakorang mengira konflik itu kare-na agama, namun sebenarnyabukan karena agama tapi lebihkepada ketidakadilan.

    Suluh Indonesia/antLENGKAP - Tersangka korupsi dan pemerasan di Kemenbudpar danKementerian ESDM Jero Wacik (tengah) menjawab pertanyaanwartawan seusai menjalani pemeriksaan di KPK Jakarta, kemarin.

    JAKARTA - Direktur Tin-dak Pidana Ekonomi danKhusus Bareskrim Polri BrigjenPol Victor E Simanjuntak batalmenyampaikan nama capimKPK yang disebut-sebut men-jadi tersangka oleh pihakBareskrim Polri. Jadi ini harusdiluruskan, mengumumkan ter-sangka itu tidak boleh. Itu me-langgar hukum. Jadi sampaikapanpun nggak akan pernahsaya umumkan nama tersang-ka, kata Victor di Mabes Polri,Jakarta, kemarin.

    Pasalnya menurutnya, ka-sus capim tersebut sangat sen-sitif. Padahal sebelumnya pi-haknya berjanji akan merilisnama capim tersangka padaSenin. Saya janji hari Seninsore saya rilis, kata Victor.

    Namun Kapolri Jenderal PolBadrodin Haiti kemudian mene-gur Kabareskrim Komjen PolBudi Waseso lantaran telahmengatakan ada capim KPK

    Capim KPK KorupsiNamanya Batal Dirilis

    yang ditetapkan sebagai ter-sangka kepada media massa.

    Menurut Kapolri, hasil re-kam jejak para capim termasuktemuan capim tersangka se-harusnya tidak menjadi kon-sumsi publik, melainkan han-ya untuk internal Pansel KPKsaja sebagai penilaian.

    Kabareskrim Komjen Pol.Budi Waseso mengatakan adasalah seorang capim KPKyang menjadi tersangka kare-na terlibat suatu kasus.

    Capim tersebut diketahuimerupakan salah seorang dari19 nama capim yang lolos sele-ksi capim KPK tahap tiga.

    Ke-19 nama Capim KPKyang lolos tahap ketiga terse-but, selanjutnya akan diserah-kan kepada Presiden JokoWidodo sebelum diserahkankepada DPR untuk menjalaniFit and Profer Test dan menen-tukan lima pimpinan KPKdefinitif. (ant)

    ia juga berharap agar dirinya dihukum rin-gan, pasalnya dirinya merasa selalukooperatif dalam menjalani proses hukumyang menjeratnya. Saya mohon saya ber-mohon kepada Tuhan mudah-mudahanproses saya cepat pengadilannya dandiberikan hukuman seringan-ringannya.Kemudian kepada saudara, teman-teman,keluarga, termasuk yang di Bali, mohondoa restunya kepada saya agar saya di-hukum seringan-ringannya, pintanya.

    Kendati mengaku akan kooperatif, na-mun ketika disinggung perihal dugaan pe-merasan yang disangkakan terhadapanyaJero enggan banyak berkomentar danmeminta awak media menunggu kebena-ran dirinya melakukan korupsi atau tidakdi meja hijau. Ya pokoknya tunggu sajadi pengadilan, cetusnya. (wnd)

    Seperti di Aceh, yang diang-gap daerah istimewa dan me-miliki kekayaan alam tapi tidakdiperhatikan. Begitu juga den-gan Poso karena tidak adakeadilan politik. Tapi kenapatimbul agama di belakang itu,karena apabila diikutkan aga-ma orang gampang terlibat danitu lama selesainya. Kenapakonflik yang tidak ikut agamaitu cepat selesai, k