Home >Economy & Finance >Demand theory by Papas

Demand theory by Papas

Date post:12-Aug-2015
Category:
View:104 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  1. 1. CHAPTER 4 DEMAND THEORY James L. Pappas Eugene F. Brigham Mark Hirschey KELOMPOK 3 Ance Selfi A (126.142.0.1681) Haridah (126.142.0.1685) Lulu Il Maknuun (126.142.0.1691) Angga Dutahatmaja (126.142.0.1697)
  2. 2. PERMINTAAN Permintaan memiliki peranan yang penting untuk membuat keputusan produksi perusahaan dan mempengaruhi jumlah tenaga kerja. Contohnya, jika permintaan relative stabil maka kegiatan produksi akan terus berjalan, namun jika permintaan naik turun maka proses produksi harus bersifat fleksibel.
  3. 3. PERMINTAAN PASAR Permintaan pasar merupakan sekumpulan permintaan dari beberapa konsumen atau individu
  4. 4. Permintaan ditentukan oleh dua faktor Nilai yang berhubungan dengan barang atau jasa Kemampuan untuk memperoleh barang dan jasa
  5. 5. Permintaan individu memiliki dua model basis Teori perilaku konsumen yang berkaitan dengan permintaan tersebut Karakteristik dari permintaan terhadap suatu produk
  6. 6. FUNGSI PERMINTAAN Q = a1P + a2Y + a3Pop + a4C + a5A Dimana : Q = Fungsi linier dari harga rata-rata dari mobil P = Rata-rata penghasilan sekali pakai per-kapita Y = Populasi Pop = Indeks dari ketersediaan kredit, C; dan biaya iklan A = Istilah a1,a2,a5 disebut parameter dari fungsi permintaan
  7. 7. Q = -3,000P + 1,000Y + 0.05Pop + 1,500,000C + 0.05A Persamaan tersebut menyebutkan bahwa permintaan mobil sebanyak 3000 unit untuk setiap $1 terhadap kenaikan harga rata-rata yang dikenakan, meningkat 1000 untuk setiap kenaikan $1 pada pendapatan perkapita, meningkat 0.05 unit untuk setiap populasi , meningkat sebanyak 1.500.000 unit jika indeks ketersediaan kredit meningkat 1 unit dan meningkat 0,05 unit untuk setiap $1 yang digunakan untuk periklanan
  8. 8. Independent Variable (1) Estimated Value of the Independent variable for Coming Year (2) Parameter (3) Esimated Total demand (2) X (3) (4) Average price $9,000.00 3,000 27,000,000 Disposable income $17,000.00 1,000 17,000,000 Population $220,000,000.00 0.05 11,000,000 Index of credit terms $3.00 1,500,000 4,500,000 Advertising expenditurs $100,000,000.00 0.05 5,000,000 Total demand 64,500,000
  9. 9. Permintaan Individu Vs Permintaan Perusahaan Contoh, fungsi permintaan perusahaan akan termasuk harga kompetitor dan biaya iklan kompetitor. Permintaan untuk produk perusahaan akan berhubungan negatif dengan harga nya sendiri, namun berhubungan positif dengan harga yang dikenakan oleh perusahaan saingan
  10. 10. Kurva Permintaan Kurva permintaan adalah bagian dari fungsi permintaan yang mengekspresikan hubungan antara harga yang dibebankan untuk sebuah produk dan kuantitas yang diminta
  11. 11. Contohnya : Q = -3,000 (P) + 1,000 (17,000) + 0.05 (220,000,000) + 1,500,000 (3) + 0.05 (100,000,000) = -3,000P + 17,000,000 + 11,000,000 + 4,500,000 + 5,000,000 = 37,500,000 3,000P
  12. 12. Hubungan Fungsi Permintaan dan Kurva Permintaan
  13. 13. Gambar 1 Kurva permintaan juga mengalami pergeseran. Jika D1 adalah kurva yang layak, maka 10,5 juta mobil bias dijual jika harga rata-rata adalah $9,000. Sementara hanya 7.5 juta mobil yang akan diminta jika harga rata- rata dinaikkan ke $10,000. Perubahaan ini didefinisikan sebagai pergeseran kurva. Pergeseran kurva permintaan bergeser dari satu kurva permintaan ke kurva permintaan lainya mengindikasikan perubahan dalam satu atau lebih variabel yang bukan termasuk harga dalam permintaan fungsi produknya. Contohnya bergesernya D1 ke D2 bisa disebabkan karena penurunan dalam penghasilan atau biaya iklan dengan termin kredit lebih terbatas atau dengan kombinasi perubahan lainnya.
  14. 14. Gambar 2
  15. 15. Kurva tersebut menjelaskan bahwa terjadi pergeseran kurva permintaan dari D1 ke D2 ke D3. Dengan harga rata-rata $9,000 per mobil, permintaan jatuh pada 10,5 juta ke 8 juta ke 6 juta. Alternatifnya, jika unit tetap pada jumlah konstan, maka unit dapat dijual secara berturut pada angka $9,833 sampai $8,333 saat kurva permintaan bergeser dari D1 ke D3
  16. 16. Hubungan Permintaan dan Keputusan Manajerial Sebuah perusahaan harus mempunyai informasi barang yang masuk akal tentang fungsi permintaan nya untuk membuat keputusan perencanaan jangka panjang efektif dan keputusan operasi jangka pendek.
  17. 17. Contohnya : Seseorang harus tahu pengaruh dari perubahan harga pada permintaan untuk menetapkan atau mengubah kebijakan harga. Sama halnya, seseorang harus tahu pengaruh dari termin kredit pada permintaan untuk menaksir keinginan dari program kredit baru
  18. 18. Persamaan untuk menghitung Elastisitas Dimana : Q = Kuantitas yang diminta X = Setiap variabel dalam fungsi permintaan = Jumlah perubahan dalam variabel
  19. 19. Poin Elastisitas dan Lengkung Elastisitas Poin elastisitas mengukur elastisitas pada titik tertentu. Sedangkan lengkung elastisitas merupakan rata-rata dari elastisitas lebih dari beberapa rentang fungsi
  20. 20. Fungsi dari titik elastisitas :
  21. 21. CONTOH SOAL SEBAGAI BERIKUT : Jika advertising dirubah dari $100 menjadi $50 :
  22. 22. Jika Advertising Dirubah Dari $50 Menjadi $100, Fungsi dari busur elastisitas :
  23. 23. Contoh soal jika diterapkan dengan tabel 1, yaitu :
  24. 24. Maka dapat disimpulkan bahwa poin elastisitas bersifat marginal sedangkan lengkung elastisitas merupakan konsep yang lebih baik dari poin elastisitas. Konsep elastisitas merupakan konsep yang umum digunakan. Melibatkan hanya satu perubahan variabel yang terkait dengan perubahan yang diberikan terhadap variabel lain
  25. 25. ELASTISITAS HARGA DARI PERMINTAAN Rumus untuk poin elastisitas, elastisitas harga dari permintaan adalah : Q P P Q selastisitaPoin p . ==
  26. 26. Dimana : Q/P = Turunan parsial dari fungsi permintaan sesuai dengan harga P dan Q = Harga dan kuantitas dari poin pada kurva permintaan
  27. 27. Jadi, Turunan parsial terhadap harga adalah :
  28. 28. Ini berarti bahwa dalam rata-rata, setiap 1 persen perubahan dalam harga mengarah ke 3.0 persen perubahan dalam kuantitas permintaan ketika harga diantara $9,000 dan $9,500. Jika menggunakan konsep lengkung elastisitas, maka didapat persamaanya adalah :
  29. 29. Elastis, Unitary, dan Permintaan Inelastis |p| > 1.0 = Elastis. Contoh: p= -3.2 dan |p|= 3.2 |p| = 1.0 = Unitary. Contoh :p= 1.0 dan |p|= 1.0 |p| < 1.0 = Inelastis. Contoh :p= -0.5 dan |p| = 0.5
  30. 30. THE LIMITING CASE Elastisitas harga berkisar dari 0 ke -, sehingga :
  31. 31. Completely Inelastic Demand Curve : p = 0 Gambar 3
  32. 32. Perfectly elastis demand curve : p = - Gambar 4
  33. 33. Berbagai Elastisitas Pada Titik-Titik yang Berbeda Pada Kurva Permintaan
  34. 34. HUBUNGAN ANTARA ELASTISITAS HARGA DAN RATA-RATA, MARGINAL DAN TOTAL REVENUE Gambar 6
  35. 35. Gambar 7
  36. 36. Price P Quantity Q Total Revenue TR = P.Q Marginal Revenue MR = TR Elasticity p 100 1 100 90 2 180 80 -6.33 80 3 240 60 -3.40 70 4 280 40 -2.14 60 5 300 20 -1.44 50 6 300 0 -1.00 40 7 280 -20 -0.69 30 8 240 -40 -0.47 20 9 180 -60 -0.29 10 10 100 -80 -0.16
  37. 37. Persamaan Q/P.dP/dQ pada persamaan di atas adalah timbal balik dari definisi untuk titik elastisitas pada harga (p = dQ/dP . P/Q), maka :
  38. 38. Determinan dari Elastisitas Harga Permintaan Industri a.Sejauh mana sebuah barang dianggap perlu b.Ketersediaan dari barang-barang pengganti yang memuaskan kebutuhan yang ada c. Proporsi dari penghasilan yang dihabiskan pada sebuah produk.
  39. 39. Permintaan Perusahaan. Apakah elastisitas harga dari kurva permintaan perusahaan individu sama dengan kurva permintaan masing-masing? Umumnya, jawaban adalah tidak. Dalam monopoli murni, kurva permintaan perusahaan adalah juga kurva permintaan industri, jadi jelas, elastisitas perusahaan di setiap output adalah sama seperti industri itu.
  40. 40. Kegunaan dari Elastisitas Harga Elastisitas harga sangat berguna untuk sejumlah tujuan. Contohnya, untuk memaksimalkan laba perusahaan tidak akan pernah memilih untuk menurunkan harganya dalam kisaran tidak elastis dari kurva permintaannya karena penurunan harga akan mengurangi pendapatan total dan pada waktu yang sama menaikkan biaya, karena output akan naik. Hasilnya akan jadi penurunan dalam laba.
  41. 41. Elastisitas Penghasilan dari Permintaan Penghasilan adalah penentu utama dari permintaan, seperti harga, biaya iklan, termin kredit, atau variabel lainnya dalam fungsi permintaan. Fungsi dari elastisitas penghasilan sebagai berikut : Q I I Q I . =
  42. 42. Untuk memeriksa elastisitas pendapatan pada rentang pendapatan dari satu titik, kita menggunakan hubungan elastitas lengkung
  43. 43. Cross-Price Elasticity of Demand Persamaan dari cross-price elasticity of demand
  44. 44. Elastisitas silang harga dengan mempertimbangkan mengikuti fungsi permintaan tidak ditentukan untuk produk Y Qy = f(Pw,Px,Py,Pz,I) Jika dimasukkan variabel, Qy = 5,000 0.3P + 0.2Px 0.5Py + 0.000001Pz + 0.0037I Turunan dari Qy menjadi,
  45. 45. Jadi, pw = (-0.3)(Pw/Qy) < 0. Maka, W dan Y adalah pelengkap px = (0.2)(Px/Qy) > 0. Maka, X dan Y adalah pengganti pz = (0.000001)(Pz/Qy) 0. Maka, Z dan Y adalah bebas
  46. 46. Peranan Waktu Pada Elastisitas Waktu adalah faktor penting dalam analisis permintaan.Salah satu sifat penting waktu dari permintaan berkaitan dengan kurangnya respon instan di lingkup pasar. Konsumen sering bereaksi lambat pada perubahan dalam harga dan kondisi-kondisi lain di lingkup pasar
  47. 47. Elastisitas Harga Untuk Permintaan Produk Fungsi permintaan beberapa barang mengandung salah satu variabel independen permintaan untuk produk kedua. Hubungan ini menunjukkan bahwa kuantitas barang yang dibeli berasal dari permintaan untuk barang lainnya

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended