Home >Documents >Consumer Behaviour

Consumer Behaviour

Date post:05-Dec-2015
Category:
View:14 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Description:
Kajian Konsep Mengenai Perilaku Konsumen
Transcript:

15

MANAJEMEN PEMASARAN

PAPERPERILAKU KONSUMEN (Consumer Behaviour)

Dosen :H. Chalil, S.E.,M.Sc.,D.BA.

Oleh:Kelompol 3JANI MOCHTAR SIGAR - C20215016TENI TRISNAWATY - C20215023GUSSTIAWAN RAIMANU - C20215014FARUQ LAMUSA - C20215009

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMENPROGRAM PASCASARJANAUNIVERSITAS TADULAKO

2015

DAFTAR ISI

Halaman JudulDaftar Isi iBAB I PENDAHULUAN1. Latar Belakang12. Rumusan Masalah23. Tujuan Penulisan24. Manfaat Penulisan2BAB II Metode Penulisan1. Jenis dan Sumber Data32. Analisis Data3BAB III PEMBAHASAN1. Pengertian Perilaku Konsumen42. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen73. Tahapan dalam Proses Pengambilan Keputusan 104. Pendekatan Dalam Meneliti Perilaku Konsumen13BAB IV PENUTUP1. Kesimpulan14DAFTAR PUSTAKAPERILAKU KONSUMEN (Consumer Behaviour)Jani Mochtar Sigar, Teni Trisnawaty, Gusstiawan Raimanu, Faruq LamusaMahasiswa Program Studi Magister Manajemen Program Pascasarjana Universitas Tadulako Palu

BAB IPENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan sasaran. Namun, mengenal pelanggan tidaklah mudah. Para pelanggan mungkin saja menyatakan kebutuhan dan keinginan mereka sedemikian rupa, tetapi bertindak sebaliknya. Mereka mungkin tidak memahami motivasi mereka yang lebih dalam. Mereka mungkin bereaksi terhadap pengaruh-pengaruh yang mengubah pikiran mereka pada menit-menit terakhir.Meskipun demikian, para pemasar harus mempelajari keinginan, persepsi, preferensi dan perilaku berbelanja serta perilaku pembelian pelanggan sasaran mereka. Studi-studi seperti ini akan memberikan petunjuk dalam mengembangkan produk-produk baru, karakteristik atau ciri-ciri produk, saluran distribusi, pesan dan unsur-unsur bauran pemasaran lainnya. Hal ini menjadi penting karena pemasaran merupakan ujung tombak perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya (Stanton) seperti bertahan hidup, memperoleh keuntungan, dan berkembang. Tujuan tersebut akan dapat dicapai manakala perusahaan mampu menciptakan, mengantarkan serta mengkomunikasikan nilai melalui suatu produk sehingga dapat meraih, mempertahankan pelangan. Bidang pemasaran merupakan bidang pengambilan keputusan yang sulit bagi perusahaan. Karena masalah pemasaran tidaklah memperlihatkan ciri-ciri kuantitatif murni dari masalah-maslah produksi, akuntansi atau keuangan.Berbagai variabel psikologis konsumen memainkan peranan penting dan besar dalam perencanaan pemasaran serta membentuk dan berinteraksi dalam fungsi bisnisnya. Pemahaman tentang bagaimana konsumen menanggapi tawaran perusahaan, memilih serta memutuskan produk yang akan dibeli adalah merupakan kunci sukses dalam pencapaian tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, dimulai dengan memahami konsumen secara menyeluruh, mulai dari memahami kebutuhan dan keinginan yang menjadi motivasi yang akan mendorong kebutuhan dengan diekspresikan dalam perilaku pembelian dan konsumsi suatu produk.

2. Rumusan Masalah2.1 Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen?2.2 Faktor-faktor apa yang mempengaruhi perilaku konsumen?2.3 Bagaiama tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen?2.4 Bagaiamana meneliti perilaku konsumen?

3. Tujuan Penulisan3.1 Untuk memahami konsep dan pengertian perilaku konsumen.3.2 Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen.3.3 Untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen.3.4 Untuk mengetahui cara meneliti perilaku konsumen.

4. Manfaat Penulisan4.1 Memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dan pengertian perilaku konsumen dalam kaitannya dengan manajemen pemasaran.

BAB IIMETODE PENULISAN1. Jenis dan Sumber DataJenis dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan tersier. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka mengeneai teori-teori yang berkaitan dengan tema penulisan. Data terseier diperoleh dari studi kajian jurnal nasional terpublikasi yang berkaitan dengan tema penulisan.2. Analisis DataData yang diperoleh dari hasil studi pustaka mengenai teori-teori yang berkaitan dengan tema dan kutipan dari berbagai dokumen yang dianalisis sejak penyusunan awal makalah hingga selesai. Setelah data terkumpul dilakukan suatu proses pemilihan, pemusatan, serta penyederhanaan data kasar untuk dibuat sebuah kesimpulan berdasarkan tema yang diberikan. Dengan proses tersebut diharapkan akan menghasilkan suatu outline makalah akhir yang terstruktur, sistematis dan dapat memenuhi tujuan penulisan.

BAB IIIPEMBAHASAN1. Pengertian Perilaku KonsumenPerilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Schiffman, Kanuk (2004, p. 8) menjelaskan bahwa perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan konsumen dalam pencarian akan pembelian, penggunaan, pengevaluasian, dan penggantian produk dan jasa yang diharapkan dapat memuaskan kebutuhan konsumen.Perilaku Konsumen juga dapat merupakan suatu tindakan yang tunjukkan oleh konsumen dalam hal mencari, menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap akan memuaskan kebutuhan mereka. Dalam arti lain perilaku ditunjukkan, yakni bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya yang terbatas seperti uang, waktu, tenaga untuk mendapatkan/ menukarkan dengan barang atau jasa yang diinginkannya. Analisis tentang berbagai faktor yang berdampak pada perilaku konsumen menjadi dasar dalam pengembangan strategi pemasaran. Untuk itu pemasar wajib memahami konsumen, seperti apa yang dibutuhkan, apa seleranya, dan bagaimana konsumen mengambil keputusanA. Pengertian Perilaku Konsumen menurut beberapa Ahli :1) Kotler (2007) menjelaskan bahwa, perilaku konsumen merupakan studi tentang cara individu, kelompok, dan organisasi menyeleksi, membeli, menggunakan, dan memposisikan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.2) Menurut Mowen (2002) bahwa, perilaku konsumen (consumer behaviour) didefinisikan sebagai studi tentang unit pembelian (buying units) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi dan pembuangan barang, jasa, pengalaman serta ide-ide.3) Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005).Dari definisi tersebut terdapat tiga ide penting perilaku konsumen, yaitu :a) Perilaku konsumen bersifat dinamis. Itu berarti bahwa perilaku seorang konsumen, grup konsumen, ataupun masyarakat luas selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu.b) Perilaku konsumen melibatkan interaksi antara afeksi (perasaan) dan kognisi (pemikiran), perilaku dan kejadian di sekitar.c) Perilaku konsumen melibatkan pertukaran, karena itu peran pemasaran adalah untuk menciptakan pertukaran dengan konsumen melalui formulasi dan penerapan strategi pemasaran.4) Solomon (2003) menyatakan bahwa, consumer behavior is the process involved when individuals or groups selest, purchase, use, adn dispose of goods, services, ideas, or experiences to satisfy their needs and desires. Yang dapat diartikan bahwa perilaku konsumen merupakan suatu proses yang melibatkan seseorang ataupun suatu kelompok untuk memilih, membeli, menggunakan dan memanfaatkan barang-barang, pelayanan, ide, ataupun pengalan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan.Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).B. Tipe Tipe Perilaku PembelianMenurut Wilkie (1990), tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang dijelaskan sebagai berikut :a. Budget Allocation (Pengalokasian budget)Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang dan apakah perlu melakukan pinjaman untuk melakukan pembelian.b. Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak)Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen, berkenaan dengan tiap kategori produk atau jasa itu sendiri.c. Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk)Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut. Misalnya, apakah lokasi bakery menjadi salah satu faktor yang menentukan konsumen dalam melakukan proses pembelian.d. Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya)Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.Menurut Assael dalam Simamora (2003) menjelaskan bahwa ada 4 (empat) tipe perilaku pembelian konsumen berdasarkan pada tingkat keterlibatan pembeli dan perbedaan diantara merek sebagai berikut:

a. Complex Buying Behavior (Perilaku Membeli yang rumit). Perilaku membeli yang rumit akan menimbulkan keterlibatan yang tinggi dalam pembelian dan menyadari adanya perbedaan yang jelas diantara merek-merek ya

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended