cireng lucu

Date post:18-Oct-2015
Category:
View:326 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Description:
proposal tentang kewirausahaan.
Transcript:
  • 1

    A. Judul Program

    Cireng Lucu

    B. Latar Belakang

    Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman, maka berkembang

    juga kebutuhan manusia baik itu transfortasi, media, sandang pangan,dan

    papan. Kebutuhan yang paling mengalami perubahan atau perkembangan

    ialah pada bidang sandang dan pangan. Kemajuan zaman memaksa manusia

    harus mengikuti perkembangan agar tidak tertinggal baik dalam persaingan

    kerja, kehidupan sosial, bahkan hubungan keseharian atau biasa disebut

    dengan pergaulan. Perkembangan ini lah yang membuat perusahan asing

    semakin menancapkan kukunya di negaranegara Asia termasuk Indonesia.

    Memang perkembangan ini membawa dampak positif bagi negara kita dalam

    bidang pengakuan kermajuan ekonomi sampai perkembangan teknologi yang

    semakin canggih, akan tetapi disetiap hal positif pasti akan terdapat dampak

    negatif, hal ini terjadi pada perkembangan negara kita dalam sektor pangan,

    terutama makanan tradisional.

    Makanan tradisional, sebut saja jajanan pasar yang dulu menjadi

    primadona, sekarang kian sulit ditemukan karena banyaknya makanan cepat

    saji. Padahal menurut Abrham Linkoln yang pernah menjadi pemimpin negara

    adikuasa mengatakan Negara yang maju adalah negara yang menghargai

    sejarah dan budayanya. Penghargaan akan nilai budaya ini juga termasuk

    dalam menjaga kelestarian makanan tradisional negara kita yang jumlahnya

    beraneka ragam.

    Akan tetapi mental anak muda Indonesia yang merasa lebih gaul jika

    memakan makanan cepat saji atau minder dan takut dibilang cupu jika terlihat

    temantemannya, menjadi faktor utama menghilangnya makanan tradisional

    itu. Karena seperti kita ketahui bersama menurut hukum ekonomi, produksi

    akan sejalan dengan permintaan pasar. Jika permintaan semakin banyak, maka

    produksi pun akan diperbesar. Dan sebaliknya, jika permintaan pasar sedikit

    dan cenderung menurun, maka produksi pun akan dikurangi bahkan

    dihentikan. Bergerak dari kejadian itu lah penulis berpikir dan mencoba

    berkreasi mengembangkan makanan tradisional baik dari segi rasa maupun

    tampilan menjadi moderm tetapi tidak meninggalkan kesan tradisional dan

    cita rasa aslinya.

    Cireng (aci digoreng) merupakan salah satu makanan khas dari

    Bandung yang terbuat dari tepung tapioka dan terigu yang pada awalnya

  • 2

    hanya diisi oncom. Di sisini penulis menyusun rencana penbuatan wirausaha

    penjualan cireng dengan bentuk unik dan rasa/isinya beragam yang dinamakan

    Cireng Lucu. Dengan hadirnya cireng lucu tersebut penulis berfikir

    bahwasannya ragam makanan di Kota Padang ini akan semakin bertambah,

    karena sampai saat ini belum ditemukan makanan seperti ini di sini. Perasaan

    optimis pun muncul ketika penulis beserta teman-teman memcoba

    membuatnya dan hasilnya memuaskan ditambah dengan rasanya yang enak

    dan harganya yang cukup ekonomois/terjangkau bagi semua kalangan. Dan

    mengingat komentar-komentar positif dari orang lain yang telah mencoba

    makanan ini menambah rasa teguh penulis untuk mengembangkan ide ini dan

    memasukannya pada judul proposal Program Kreativitas Mahasiswa

    Kewirausahaan (PKM-K) yang akan penulis buat.

    C. Perumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas maka

    penulis dapat merumuskan permasalahan yaitu:

    a. Bagaimana pengolahan tepung tapioka menjadi cireng dengan aneka rasa

    yang berbeda dan khas?

    b. Bagaimana strategi pemasaran yang harus diterapkan pada usaha cireng ini

    supaya menarik perhatian para konsumen dengan multivarian?

    c. Bagaimana strategi pemasaran yang harus diterapkan pada usaha cireng

    dengan isi yang berbeda-beda?

    d. Bagaimana mengembangan cireng di Sumatera Barat khususnya di kota

    Padang yang merupakan pertama ada?

    D. Tujuan Program

    Tujuan program ini dilaksanakan adalah:

    a. Pengembangan makanan tradisional yang berasal dari Jawa Barat

    khususnya Bandung supaya dapat menjadi makanan yang modern yang

    mencakup semua kelompok masyarakat.

    b. Mempertahankan makanan tradisional dari kemajuan zaman yang sudah

    mulai terlupakan.

    c. Menciptakan peluang usaha bagi mahasiswa.

    d. Media untuk menyalurkan bakat dan minat kewirausahaan bagi

    mahasiswa.

    e. Dapat memproduksi makanan dari tepung tapioka yang disukai oleh semua

    orang dengan rasa yang khas.

  • 3

    E. Luaran Yang Diharapkan

    Luaran yang diharapkan dari pelaksanaan program ini adalah berupa

    produk cireng (aci digoreng). Mahasiswa sebagai pelakasana dapat

    menyalurkan semangat berwirausaha dengan mengolah dan memasarkan

    cireng (aci digoreng), sehingga mampu membuka peluang usaha. Selain itu,

    diharapkan kepada masyarakat Indonesia jangan sampai menyukai produk

    luar tetapi produk sendiri terlupakan yang rasa dan penampilannya tidak

    kalah menarik.

    F. Kegunaan Program

    a. Dapat menambah penghasilan mahasiswa sehingga membantu beban

    orangtua dalam biaya perkuliahan.

    b. Menjaga kebudayaan warisan nenek moyang dalam bidang makanan

    supaya tidak punah dimakan zaman.

    c. Melatih keterampilan mahasiswa dalam berwirausaha.

    d. Menambah jajanan pasar yang harganya terjangkau tetapi rasanya enak.

    G. Gambaran Umum Rencana Usaha

    Ketersediaan bahan yang mudah untuk didapat dan proses

    pembuatannya yang tidak memakan waktu lama, cocok sekali dengan

    kehidupan mahasiswa yang notabennya memiliki mobilitas yang tinggi. Hal

    ini menjadikan peluang usaha cireng ini sangat besar untuk meningkatkan

    pengalaman kerja lapangan yang dapat menambah kemampuan

    bermasyarakat terutamannya ialah menambah kesejahteraan ekonomi bagi

    mahasiswa itu sendiri.

    Dari segi persaingan, penulis memiliki keunggulan pasar karena

    belum adaanya usaha yang sejenis di Sumatera Barat, terutama di Kota

    Padang, sehingga menjadikan penulis sebagai produsen utama atau pionir

    dalam bidang usaha ini memiliki kesempatan yang sangat terbuka lebar untuk

    pengembangan usaha kedepannya.

    Dari segi harga, komposisi dari cireng yang penulis produksi ini

    terdiri dari bahan-bahan yang mudah didapat dan harga yang sangat

    terjangkau. Hal ini menberikan peluang untuk menekan harga produksi

    serendah mungkin, dan menawarkan harga jual yang sangat menggiurkan dan

    tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, sehingga menjadikan produk ini

    dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, baik dari kalangan PNS,

  • 4

    pekerja kantoran, eksekutif muda, mahasiswa, pelajar, bahkan pengangguran

    pun dapat menikmati produk ini.

    Dari segi rasa, produk yang kami produksi selain memiliki rasa yang

    sangat beraneka ragam dan sangat cocok dengan selera anak muda zaman

    sekarang, produk kami juga memiliki rasa original yang sangat cocok dengan

    lidah orang timur atau untuk para orang tua yang ingin kembali mengenang

    masakan dengan cita rasa yang sama ketika kecil. Sehingga memberi pilihan

    yang sangat banyak bagi konsumen untuk dapat memilih rasa yang

    diinginkan.

    Adapun media promosi yang kami jalankan ialah dengan membagikan

    sampel gratis kepada calon konsumen agar dapat menikmati makanan ringan

    tradisoanal dengan cita rasa modern. Selain melakukan promosi dengan

    menyebar brosur, dan menjalin kerjasama dengan koperasi dan kafe di

    seluruh kampus yang ada di Kota Padang serta membuka gerai di beberapa

    tempat stategis serta mengikuti bazaar makanan, kami juga melakukan

    promosi dengan media yang sedang digemari saat ini, yakni dengan

    memposting di jejaring sosial, seperti twitter dan facebook. Sehingga

    menjadikan produk ini dengan cepat diketahui oleh seluruh calon konsumen.

    Imbasnya produk ini akan cepat dikenal dan produksi pun akan semakin besar

    seiring dengan permintaan yang semakin meningkat.

    H. Metode Pelaksanaan

    1. Perencanaan Program

    a. Menyewa/mengontrak tempat untuk proses produksi dan pemasaran

    produk (di pinggir jalan).

    b. Mempromosikan produk ke masyarakat dan mahasiswa dengan

    membagi-bagikannya secara gratis.

    c. Mensosialisasikan program kepada masyarakat dan mahasiswa yang

    ada di sekitar Universitas Negeri Padang.

    d. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk proses produksi.

    2. Pelaksanaan Program

    a. Pembuatan Cireng Lucu (aci digoreng)

    Adapun langkah-langkah pembuatan cireng lucu (aci digoreng)

    dengan aneka bentuk dan isi ialah sebagai berikut:

    1) Peralatan yang diperlukan diantaranya: kompor minyak tanah,

    wajan, panci, baskom, tampah, pisau dapur, talenan, cetakan,

    piring, mangkuk, sendok, spatula, dan saringan.

  • 5

    2) Bahan-bahan yang digunakan ialah: tepung tapioka, tepung kanji,

    garam, daun bawang, bawang putih, bawang bombai, gula pasir,

    cabai merah, penyedap rasa, santan kental, minyak goreng, oncom,

    sosis, abon, cornet, keju, bakso, ati sapi, daging ayam, telur, dan

    air.

    3) Cara membuat cireng

    a) Sediakan bahan-bahan yang diperlukan;

    No Nama Bahan Komposisi Satuan

    1 Tepung tapioka 200 gr

    2 Tepung kanji 50 gr

    3 Daun bawang 1 btg

    4 Garam 1 sdt

    5 Bawang putih 2 siung

    6 Santan kental 50 ml

    7 Air putih 75 ml

    8 Minyak goreng 0,5 liter

    Tabel 1. Bahan-bahan untuk membuat cireng lucu

    No Nama Bahan Komposisi Satuan

    1 Sosis 2 btg

    2 Bawang bombai

Embed Size (px)
Recommended