CH 2

Date post:31-Oct-2014
Category:
View:46 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS
Transcript:

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Pengertian Pemasaran Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perusahaan yang timbul akibat semakin tingginya tingkat persaingan antar suatu produk atau jasa. Pemasaran berfungsi sebagai pembeda yang dapat menggambarkan perbedaan karakteristik satu produk dengan produk lainnya, atau karakteristik satu jasa dengan jasa lainnya. Untuk memperoleh gambaran lebih jelas, di bawah ini akan dikemukakan beberapa definisi pemasaran. Definisi pemasaran menurut Asosiasi Pemasaran Amerika yang dikutip Kotler & Keller (2009:45) : Pemasaran adalah salah satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya. Definisi tersebut diperkuat oleh pernyataan Kotler & Keller (2009:45) yang mendefinisikan manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga, dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan dan menkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul. Sedangkan menurut William J. Schultz yang dikutip oleh Buchari Alma (2007:130) mengemukakan bahwa marketing atau distribusi adalah usaha/kegiatan yang menyalurkan barang dan

jasa dari produsen ke konsumen. 2.1.2 Bauran Pemasaran Jasa Untuk memenangkan persaingan, setiap perusahaan harus berusaha memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih baik, yaitu dengan menggunakan suatu strategi pemasaran yang merupakan gambaran mengenai apa yang harus dilakukan oleh perusahaan di suatu pasar. Letak keberhasilan usaha pemasaran suatu perusahaan tergantung pada kemampuan perusahaan tersebut dalam menentukan suatu konsep dari strategi pemasaran yang tepat dan benar, dimana strategi pemasaran tersebut merupakan suatu bentuk rencana yang terarah di bidang pemasaran untuk memperoleh hasil yang optimal. Berikut beberapa definisi bauran pemasaran jasa menurut beberapa ahli pemasaran : Tabel 2.1 Konsep Bauran Pemasaran jasaNo 1 Nam Kotler dan Amstong (2008:62) Menurut Kotler (2009:63) Definisi Marketing mix atau bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran baik itu produk, harga, promosi, distribusi yang dipadukan untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran Marketing mix dapat diartikan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus dalam mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran.

2

Konsep Bauran Pemasaran jasa (lanjutan Tabel 2.1)

No 3

Nama ahli Buchari Alma (2007:130)

Definisi Marketing mix merupakan strategi mencampur kegiatankegiatan marketing, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan hasil yang paling memuaskan. Bauran pemasaran adalah elemen-elemen organisasi organisasi perusahaan perusahaan dalam yang dapat dikontrol oleh melakukan komunikasi dengan

4

Zeithaml Bitner Ratih

dan dalam

Hurriyati(2008:4 8) Sumber : Berbagai Sumber

konsumen dan akan dipakai untuk memuaskan konsumen)

Menurut Kotler dan Keller (2009:63), marketing mix is the set of marketing tools the firm use to pursue its marketing objectives. (Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran), sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (2008:62), Marketing mix atau bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran taktis produk, harga, promosi, distribusi yang dipadukan untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran. Seperangkat alat pemasaran tersebut dikenal dengan istilah 4P, yaitu product (produk), price (harga), place (tempat atau saluran distribusi), dan promotion (promosi), sedangkan dalam pemasaran jasa, Zeithaml dan Bitner (dalam Ratih Hurriyati, 2008: 48) mengemukakan untuk pemasaran jasa perlu bauran pemasaran yang diperluas dengan penambahan unsur bauran pemasaran, yaitu people (orang), physical evidence (fasilitas fisik), dan process (proses), sehingga menjadi tujuh

unsur (7P), sehingga dimensi-dimensi bauran pemasaran untuk jasa yaitu: Product, price, place, promotion, people, physical evidence, and process. 1. Produk Produk (Product), adalah mengelola unsur produk termasuk perencanaan dan pengembangan produk atau jasa yang tepat bagi produk atau jasa yang tepat untuk dipasarkan dengan mengubah produk atau jasa yang ada dengan menambah dan mengambil tindakan yang lain yang mempengaruhi bermacam-macam produk atau jasa. 2. Harga Harga (Price), adalah suatu sistem manajemen perusahaan yang akan menentukan harga dasar yang tepat bagi produk atau jasa dan harus menentukan strategi yang menyangkut potongan harga, pembayaran ongkos angkut dan berbagai variabel yang bersangkutan.3. Distribusi (Place)

Yakni memilih dan mengelola saluran perdagangan yang dipakai untuk menyalurkan produk atau jasa dan juga untuk melayani pasar sasaran, serta mengembangkan sistem distribusi untuk pengiriman dan peniagaan produk secara fisik.4. Promosi (Promotion)

Yakni suatu unsur yang digunakan untuk memberitahukan dan membujuk pasar tentang produk atau jasa yang baru pada perusahaan melalui iklan, penjualan pribadi, promosi, penjualan maupun publikasi.

5. Sarana Fisik (Physical Evidence)

Sarana fisik merupakan hal yang nyata turut mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk jasa yang ditawarkan. Unsur yang termasuk dalam sarana fisik antara lain lingkungan/bangunan fisik, peralatan, perlengkapan, logo, warna dan barang-barang lainnya.6. Orang (People)

Orang adalah semua pelaku yang memainkan peranan dalam penyajian jasa sehingga dapat mempengaruhi persepsi pembeli. Elemen dari orang adalah pegawai perusahaan, konsumen, dan konsumen lain. Semua sikap dan tindakan karyawan, cara berpakaian karyawan dan penampilan karyawan mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan penyampaian jasa.7.

Proses (Process)

Proses adalah semua prosedur aktual, mekanisme dan aliran aktivitas yang digunakan untuk menyampaikan jasa. Elemen proses ini mempunyai arti suatu untuk menyampaikan jasa. Proses dalam jasa merupakan faktor utama dalam bauran pemasaran jasa seperti pelanggan jasa akan sering merasakan sistem penyerahan jasa sebagai bagian dari jasa itu sendiri. 2.1.2 Promosi Fungsi promosi dalam bauran pemasaran adalah untuk mencapai berbagai tujuan komunikasi dengan setiap konsumen. Promosi juga berperan untuk menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan dengan pasar yang dituju melalui penyampaian informasi mendidik, membujuk, atau mengingatkan konsumen akan manfaat suatu

organisasi atau suatu produk. Tanggung jawab pemasaran yang penting adalah merencanakan dan mengkoordinasikan strategi promosi terpadu dan memilih strategi untuk komponen-komponen promosi. Berikut merupakan beberapa definisi promosi yang diungkapkan oleh beberapa ahli: Tabel 2.2 Beberapa Definisi Promosi No Sumber Kotler dan 1 Keller (2009:510) Definisi Komunikasi pemasaran (promosi) sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan konsumen langsung atau tidak langsung tentang produk dan merek yang mereka jual. Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran yang merupakan aktivitas pemasaran yang berusaha Buchari Alma 2 (2007:79) menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan/atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Griffin dan 3 Ebert (2006:352) Promotion is any technique designed to sell a product (Promosi merupakan teknik apapun yang dirancang untuk menjual suatu produk)

Beberapa Definisi Promosi (lanjutan Tabel 2.2)

Sumber No 4

: Berbagai sumber Sumber Ali Hasan (2008:367) Definisi Promosi merupakan proses mengkomunikasikan variabel bauran pemasaran (marketing mix) yang sangat penting untuk dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk

2.1.3 Bauran Promosi Bauran promosi merupakan alat komunikasi yang terdiri dari kombinasi alat-alat promosi yang digunakan oleh produsen. Para ahli relatif berbeda pendapat mengenai komposisi dari alat-alat promosi, namun pada umumnya para ahli sepakat bahwa alat promosi yang satu dengan alat promosi yang lainnya memiliki hubungan yang erat, sehingga diantaranya tidak dapat terpisahkan, karena bersifat saling mendukung dan melengkapi. Promosi itu dilakukan untuk mengarahkan seseorang agar dapat mengenal produk atau jasa, tertarik, memahami, dan kemudian memiliki kesan yang baik terhadap perusahaan. Kesan tersebut pada akhirnya akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian. Menurut Kotler dan Keller (2009:512), bauran komunikasi pemasaran (promosi) terdiri atas delapan cara komunikasi utama diantaranya yaitu :1. Advertising (Periklanan), yaitu semua bentuk presentasi dan promosi non-

personal yang memerlukan biaya tentang gagasan, barang atau jasa oleh sponsor yang jelas.

2. Sales Promotion (Promosi Penjualan), yaitu insentif-insentif jangka pendek

untuk mendorong pembelian atau penjualan suatu produk atau jasa.3. Event and Experiences, yaitu aktivitas yang disponsori perusahaan dan program

yang dirancang untuk menciptakan merek khusus atau sehari-hari.4. Public Relations and Publicity, yaitu membangun hubungan baik dengan

berbagai publik perusahaan dengan sejumlah cara supaya memperoleh publisitas yang menguntungkan, membangun citra perusahaan yang bagus, dan menangani atau meluruskan rumor, cerita, serta event yang tidak menguntungkan.5. Direct Marketing (Penjualan Langsung), yaitu hubungan-hubungan langsung

dengan masing-masing pelanggan yang dibidik secara seksama dengan tujuan baik untuk memperoleh tanggapan segera maupun untuk membina hubungan dengan pelanggan yang langgeng (penggunaan telepon, surat, fax, e-mail, internet, dan perangkat-peran

Popular Tags:

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended