Cara Kerja

Date post:04-Aug-2015
Category:
View:39 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

BAB 3 CARA KERJA DAN HASIL PENGAMATAN

3.1 Cara Kerja a. Alat dan Bahan Alat 1. Botol Kecil 2. Preparat Jar 3. Object Glass 4. Cover glass 5. Pipet tetes 6. Silet 7. Tusuk gigi 8. Jarum 9. Mikroskop Bahan 1. Sel darah merah 2. Sperma manusia 3. Sperma sapi 4. Air kultur protozoa 5. Air kolam 6. Albumin 7. Haupt 8. Aquades 9. Entellan 10. Pewarna alami ,,, 11. Metil biru

12. Malahit green 13. Gimsa 14. Eosin 15. Alkohol 70% 16. Alkohol 96% 17. Xilol b. Cara Kerja Preparat Apusan Sel Darah Merah dan Putih 1. Bersih kan tangan dengan alkohol 70% oleh kapas 2. Ambil darah dengan mengunakan jarum3. Teteskan darah pada object glass 4. Semir darah sebaik mungkin hingga rata dan rapi, untuk sel darah merah

dengan cara lebih cepat agar semiran lebih tipis. Untuk sel darah putih dengan cara lambat agar semiran lebih tebal, lalu diamkan hingga mengering 5. Fiksasi darah menggunakan alkohol 96%, teteskan alkohol 96% ratakan keseluruh permukaan semiran darah mengginakan pipet secara perlahan tanpa menyentuh semiran darah, lalu diamkan hingga kering6. Warnai sel darah merah dengan menggunakan gimsa dan warnai sel darah

putih dengan malahit green, teteskan pewarna keatas semiran darah lalu ratakan seperti saat melakukan fiksasi dan keringkan7. Bilas object glass yang sudah diwarnai dengan aquades, peraparat jar berisi

aquades, celupkan object glass dan keringkan. 8. Amati preparat di mikroskop hingga mendapatkan hasil yang baik 9. Tandai bagaian spesimen yang baik, lalu dikerik10. Tutup bagian spesimen dengan cover glass dengan entelan satutetes dan 2

tetes xilol lalu tutup secara perlahan menggunakan tusuk gigi agar tidak terbentuk gelembung udara dan diamkan hingga mengering11. Bersihkan bagian-bagian object glass yang kotor dan beri nama.

Preparat Apusan Sperma Manusia dan Sperma Sapi

1. Ambil bahan spesimen yang sudah tersedia 2. Teteskan bahan spesimen pada object glass

3. Semir bahan spesimen sebaik mungkin hingga rata dan rapi, , lalu diamkan hingga mengering 4. Fiksasi bahan spesimen menggunakan alkohol 96%, teteskan alkohol 96% ratakan keseluruh permukaan semiran bahan spesimen menggunakan pipet secara perlahan tanpa menyentuh semiran spesimen, lalu diamkan hingga kering 5. Warnai spesimen dengan menggunakan eosin teteskan pewarna keatas semiran spesimen lalu ratakan seperti saat melakukan fiksasi dan keringkan6. Bilas object glass yang sudah diwarnai dengan aquades, peraparat jar berisi

aquades, celupkan object glass dan keringkan.

7. Amati preparat di mikroskop hingga mendapatkan hasil yang baik 8. Tandai bagaian spesimen yang baik, lalu dikerik

9. Tutup bagian spesimen dengan cover glass dengan entelan satutetes dan 2

tetes xilol lalu tutup secara perlahan menggunakan tusuk gigi agar tidak terbentuk gelembung udara dan diamkan hingga mengering10. Bersihkan bagian-bagian object glass yang kotor dan beri nama

Preparat Protozoa1. Teteskan albumin atau haupt pada object glas dan keringkan dengan tangan

hingga berdecit.2. Teteskan kultur protozoa atau air kolam pada object glass diamkan hingga

mengering 3. Fiksasi spesimen menggunakan alkohol 96%, teteskan alkohol 96% ratakan keseluruh permukaan semiran spesimen menggunakan pipet secara perlahan tanpa menyentuh semiran spesimen, lalu diamkan hingga kering4. Warnai spesimen dengan menggunakan metil biru teteskan pewarna keatas

semiran spesimen lalu ratakan seperti saat melakukan fiksasi dan keringkan5. Bilas object glass yang sudah diwarnai dengan aquades, peraparat jar berisi

aquades, celupkan object glass dan keringkan. 6. Amati preparat di mikroskop hingga mendapatkan hasil yang baik 7. Tandai bagian spesimen yang baik, lalu dikerik8. Tutup bagian spesimen dengan cover glass dengan entelan satutetes dan 2

tetes xilol lalu tutup secara perlahan menggunakan tusuk gigi agar tidak terbentuk gelembung udara dan diamkan hingga mengering9. Bersihkan bagian-bagian object glass yang kotor dan beri nama

Embed Size (px)
Recommended