Home >Documents >Buletin Suluh Edisi 1

Buletin Suluh Edisi 1

Date post:06-Apr-2016
Category:
View:232 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • Humas STAIN Pontianak 2012

    1

    Buletin

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    2

    Buletin

    Hubungan masyarakat (humas) adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/organisasi. Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat mengerti dan menerima sebuah situasi.

    Terbitnya SULUH Buletin civitas Akademika STAIN Pontianak, menjadi media humas STAIN Pontianak. Secara internal sebagai wadah informasi STAIN Pontianak sehingga mampu mendinamisasi, motivator dan menciptakan iklim kampus yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman. Sedangkan secara eksternal menjadi komunikasi dari organisasi dalam membangun citra positif. Seorang praktisi humas diharapkan mampu untuk membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upaya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan publiknya.

    Dalam konteks ini, komunikasi melalui media sangatlah penting sebagai sarana dalam menjalin hubungan baik dengan pihak internal dan ekternal (stakeholders) dalam mengembangkan STAIN Pontianak. Maju mundurnya suatu pendidikan perguruan tinggi sangat bergantung pada bagaimana cara untuk membina hubungan yang baik dengan sesama rekan kerja dan pihak luar yang terkait dalam proses perkembangan STAIN Pontianak sehingga terciptalah citra yang baik dimata publik.

    Oleh karena itu dengan hadirnya SULUH diharapkan dapat memaksimalkan peran humas menuju alih status STAIN Pontianak menjadi IAIN Khatulistiwa dalam menjalankan fungsi-fungsinya dan memiliki tugas yang sangat besar dalam perkembangan dan mengkomunikasikan STAIN Pontianak kedepannya dengan baik, cepat dan tepat dalam memberikan informasi yang berguna. Penerbitan SULUH juga merupakan salah satu sarana yang tepat untuk memuat semua informasi yang menyangkut kegiatan civitas akademika STAIN Pontianak secara keseluruhan, selain itu SULUH dapat dikatakan sebagai salah satu sarana yang penting dalam kegiatan Humas STAIN Pontianak dalam rangka memelihara dan membina hubungan yang harmonis antara pimpinan dan pegawai, dan sebagai sarana promosi yang bersifat edukatif.

    Pontianak, Desember 2012

    Ketua Pengelola SuluhEka Hendry Ar., M.Si

    DARI REDAKSI

    Optimalkan Peran Humas Menuju Alih Status

    STAIN Pontianak menjadi IAIN Khatulistiwa

    SULUHBuletin Civitas Akademika STAIN Pontianak

    E d i s i 1 T a h u n 2 0 1 2

    PENANGGUNG JAWAB

    Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag

    PEMBINA

    Drs. H. Rustam A, M.Pd

    KETUA

    Eka Hendry Ar., M.Si

    SEKRETARIS

    Firdaus Putra, M.Pd

    REDAKSI

    Handes, M.I.Kom

    Suhardiman, M.S.I

    TIM KREATIF

    Setia Purwadi, S.E.I

    Fahmi Ichwan,S.Hut

    ALAMAT REDAKSI

    Kampus STAIN Pontianak Jalan Letjen Soeprapto No.19

    Telp./Fax: 0561-734170, Pontianak 78121

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    3

    Buletin

    DAFTAR ISI

    LAPORAN UTAMA: STAIN Pontianak Gelar Pertemuan Rektor/Ketua PTAIN Se Indonesia

    4

    Membaca Kitab Sepanjang Masa

    Alih Status STAINMenjadi IAIN

    8

    16

    Redaksi ...............................................................2

    Dialog Kebangsaan

    Bersama Zawawi Imran ................................6

    Lembaga Keuangan Syariah

    di Mata Non Muslim ......................................10

    Jurusan Syariah Adakan Workshop

    Kurikulum ..........................................................11

    Konsep dan Implementasi

    Pendidikan Karakter .....................................11

    Gallery Foto ......................................................12

    Penutupan KKL Kelas Kualifikasi

    di Kuala Dua .....................................................14

    Panitia dan Ketua STAIN

    Adakan Pertemuan Mendadak..................19

    Apa Tanggapan Stakeholders Tentang

    Alih Status dari STAIN Menjadi IAIN .........20

    Penyusunan Satuan Acara Perkuliahan

    (SAP) dan Sylabus Bagi Dosen STAIN

    Pontianak ..........................................................22

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    4

    Buletin

    LAPORAN UTAMA

    Gelar Pertemuan Rektor/Ketua PTAIN Se-Indonesia

    STAIN Pontianak

    Dalam rangka memajukan sebuah PTAI, maka peran pimpinan PTAI, Rektor ataupun ketua STAIN menjadi sangatlah penting. Sebagai leader

    yang berada di garda depan, para pimpinan PTAI seringkali menjadi sumber rujukan dalam setiap keputusannya. Untuk itu, pertemuan Rektor IAIN,

    UIN dan Ketua STAIN seluruh Indonesia untuk yang sekian kalinya diadakan, setelah sebelumnya diadakan di Riau Pekan Baru awal tahun 2012.

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    5

    Buletin

    LAPORAN UTAMA

    Ke t u a p a n i t i a d a r i per temuan in i , Dr . Z a e n u d d i n , M A , M A . , m e n g e m u k a k a n bahwa: Kegiatan ini tidak la in dimaksudkan untuk memberikan shock therapy akan tanggungjawab mereka dalam memajukan eksistensi PTAI dalam kostelasi dunia pendidikan, baik secara nasional maupun Internasional. Upaya ini dilakukan guna menemukan titik temu yang dalam hal ini apabila dikaitkan dengan kebijakan Dirjen Pendis yang mengajak seluruh civitas akademika, melalui lembaga pendidikan yang ada agar pada tahun 2013 ini, harus memulai untuk membuat reformasi radikal bahkan revolusi dalam penelusuran pemahaman dan

    praktek Islam, sehingga Islam dapat tampil seperti janjinya, memberi hasanah di dunia akhirat dan membangun khaira ummah. Dengan kata lain kita perlu dapat mewujudkan umat yang individunya kaya makmur serta taat beribadah.

    Secara umum kegiatan ini juga mengingatkan akan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dielaborasi sedemikian rupa sehingga berhasil membangun khaira ummah, yang berarti bukan hanya lepas dari krisis namun sanggup menjadi umat yang maju dan mempunyai sistem (sosial, ekonomi, pendidikan,

    hukum, dan lain-lain) yang m a m p u m e n j a d i c o n t o h dan panutan dunia. Untuk m e w u j u d k a n k e i n g i n a n -keinginan mulia tersebut, semua elemen umat ini harus duduk bersama merumuskan pikiran-pikiran cemerlang, dan pertemuan ini merupakan momentum strategis untuk melakukan kerja-kerja positif tersebut guna pengembangan syiar Islam dan institusi keagamaan Islam lainnya.

    Pertemuan para pim-pinan PTAI kali ini akan diadakan Pontianak, dimana STAIN Pontianak sebagai tuan rumah, ya i tu pada tanggal 13 s.d 16 Desember 2012, Dalam kegiatan ini akan diisikan beberapa kegiatan diskusi dengan menghadirkan pembicara dari Inpektorat Jenderal (Irjend) Kementerian Agama RI, untuk kemudian akan dibentuk komisi-komisi berkenaan dengan persoalan perkembangan PTAI dalam Sistem Pendidikan Nasional, serta format kelembagaan seperti Sekolah Tinggi yang pada aturannya sudah menghendaki perubahan secara radikal untuk menjadi IAIN.

    Dr. Zaenuddin, MA, MAKetua Panitia Pertemuan Rektor/

    Ketua PTAI se-Indonesia

    Kegiatan ini tidak lain dimaksudkan untuk memberikan shock therapy akan tanggungjawab mereka dalam memajukan eksistensi PTAI dalam kostelasi dunia pendidikan, baik secara nasional maupun Internasional. Upaya ini dilakukan guna menemukan titik temu yang dalam hal ini apabila dikaitkan dengan kebijakan Dirjen Pendis yang mengajak seluruh civitas akademika, melalui lembaga pendidikan yang ada agar pada tahun 2013 ini.

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    6

    Buletin

    Dialog Kebangsaan

    Dialog Kebangsaan Bersama Zawawi Imran

    Pada awal d ia log in i narasumber mebuka dengan sebuah puisi tentang Ibu yang merupakan pahlawan sejati bak bidadari yang berselendang. Dalam acara dialog tersebut juga ia mengemukakan bahwa setiap prestasi yang terukir merupakan prestasi dari anak seorang ibu.

    Setidaknya ada beberapa alasan kenapa kita harus mencintai bangsa dan tanah air Indonesia, diantaranya: Kita minum air Indonesia menjadi darah kita, Kita makan beras dan buah-buahan Indonesia menjadi daging kita, Kita menghirup udara Indonesia menjadi nafas kita, Kita bersujud di atas bumi Indonesia berarti bumi Indonesia menjadi sajadah kita, dan tiba saatnya kita mati, kita semua akan tidur dalam pelukan bumi Indonesia. Maka tidak ada alasan kita untuk tidak mencintai tanah air Indonesia, dengan demikian tantangan kedepan adalah menjadi manusia yg harus bertaqwa kepada Allah

    a d a l a h m e n y e l a m a t k a n bangsa Indonesia dengan akhlakul karimah. Karena tanpa akhlakul kar imah k i ta t idak akan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini. Dengan demikian setidaknya dibutuhkan sifat akhlakul karimah dan sifat kekhalifahan,

    SWT dan menjadi manusia kreatif yg kehadirannya di bumi Indonesia akan memberikan manfaat.

    Manusia masa depan menurut Zawawi Imran adalah manusia yang bertanggung jawab terhadap tanah air. Oleh karena itu sikap yang terbaik terhadap tanah air

  • Humas STAIN Pontianak 2012

    7

    Buletin

    Dialog Kebangsaan

    yakni dengan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan oleh negeri ini.

    Pada kesempatan terse but juga disebutkan bahwa kalau ada anak muda yang malas belajar di waktu mudanya, maka ditetapkan shalat jenazah untuk kematiannya. Ia juga mengharapkan bahwa jangan sampai anak STAIN yang tidak sempat membaca Quran. Sebab seorang tekhnolog terbaik tanah air sampai saat ini tetap konsisten dan gemar membaca quran yaitu Bj. Habibie.

    Dalam kesempatan dialog tersebut Zawawi Imran beberapakali melantunkan puisi dan juga berpantun, dimana diakhir dialog tersebut ditutup dengan pantun-pantun dan puisi yang menarik dan cukup memeriahkan suasana, diantaranya ia membuat puisi dengan jud