Home >Documents >Brosur TPT Dan Workshop-2015

Brosur TPT Dan Workshop-2015

Date post:22-Feb-2018
Category:
View:221 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    1/12

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    2/12

    Indonesia terkenal akan kekayaan sumberdaya alam, terutama sumberdaya mineral dan batubara

    mulai dari emas, timah, tembaga, nikel, bauksit, dan batubara. Berdasarkan data USGS pada tahun

    2013, cadangan emas Indonesia berkisar 2,3% dari cadangan emas dunia. Dengan cadangan

    sebesar itu, Indonesia menduduki peringkat ketujuh dunia, sedangkan produksinya sekitar 6,7% dari

    produksi emas dunia dan menduduki peringkat keenam dunia. Sementara itu, posisi cadangan timah

    Indonesia menduduki peringkat kelima dunia, yakni sebesar 8,1% dari cadangan timah dunia.

    Cadangan tembaga Indonesia sekitar 4,1% dari cadangan tembaga dunia, dan merupakan

    peringkat ketujuh dunia dengan peringkat produksi adalah 10,4% dari produksi dunia dan merupakan

    peringkat kedua. Begitu pula dengan potensi nikel. Cadangan nikel Indonesia mencapai sekitar 2,9%

    dari cadangan nikel dunia, dan merupakan peringkat kedelapan dunia, sedangkan produksinya 8,6%

    dan merupakan peringkat keempat dunia. Berdasarkan data BP Statistical Review of World Energy

    pada tahun 2014, cadangan batubara Indonesia berkisar 3,1% cadangan batubara dunia, dengan

    jumlah ekspor terbesar di dunia.

    Dalam kurun waktu 2011 sampai 2013, sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi salahsatu penyumbang utama penerimaan Negara setelah sektor pengolahan, perdagangan, dan sektor

    perantara keuangan. Hal ini menjadikan sektor pertambangan dan penggalian batubara merupakan

    salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketahanan ekonomi merupakan

    aspek utama dalam mewujudkan ketahanan nasional. Oleh karena itu, pemanfaatan komoditas

    mineral dan batubara Indonesia perlu ditingkatkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat

    Indonesia. Namun dalam faktanya masih terdapat perbedaan persepsi antar sektor dalam

    mengaplikasikan kebijakan pengelolaan minerba yang ada. Disamping itu pemahaman masyarakat

    terhadap penggunaan produk dalam negeri masih dinilai kurang.

    Untuk mencapai ketahanan nasional, harus dimulai dengan kedaulatan sumber daya a lam terutama

    sumber daya mineral dan batubara. Esensi terpenting dari kedaulatan sumber daya mineral dan

    batubara adalah penentuan arah kebijakan pembangunan oleh bangsa sendiri yang mampu

    memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Kemudian berlanjut ke tahap

    kemandirian, yaitu mampu mengelola dan mengolah sumberdaya alam sendiri. Kemandirian ini,

    selanjutnya akan menciptakan individu-individu yang kompeten, inovatif, dan kompetitif serta

    mampu bersaing dengan negara lain.

    Berdasarkan uraian diatas TPT XXIV PERHAPI dan Kongres IX kali ini mengambil tema Strategi

    Pengelolaan Mineral dan Batubara untuk Meningkatkan Ketahanan Nasional dengan harapan

    diperolehnya suatu strategi sedemikian rupa sehingga pengelolaan mineral dan batubara Indonesia

    benar-benar akan memberikan hal-hal yang dibutuhkan untuk mewujudkan ketahanan nasional.

    l at ar b el ak ang

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    3/12

    Tujuan Umum TPT XXIV dan Kongres IX PERHAPI 2015, adalah:

    Media/wahana untuk berbagi pengalaman lapangan.

    Memperkuat internal organisasi.

    Tempat melakukan 'exercise' kekuatan internal.

    Belajar mendapatkan manfaat dari pengalaman di tambang lain.

    Tujuan Khusus TPT XXIV dan Kongres IX PERHAPI 2015, adalah:

    Diperolehnya suatu strategi sedemikian rupa sehingga pengelolaan mineral dan batubara

    Indonesia benar-benar akan memberikan hal-hal yang dibutuhkan untuk mewujudkan ketahanan

    nasional

    TUJUAN

    peser t a

    TPT XXIV dan Kongres IX PERHAPI Tahun 2015 ini diharapkan dapat dihadiri oleh berbagai pihak yang

    terkait dengan kegiatan pertambangan dan pengolahan logam, mineral dan batubara, seperti:

    Direksi, manajemen & staf perusahaan pertambangan

    Apa rat pemerintah yang bertugas untuk melakukan pembinaan dan pengawasan, baikpemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota (Dinas Pertambangan

    maupun Bapedalda)

    Konsultan, peneliti dan akademisi

    Mahasiswa S1, S2 maupun S3

    Peserta dari institusi lain seperti dari Kementrian Keuangan, Kementrian Perindustrian dan

    LEMHANAS.

    Sub Tema :

    Eksplorasi Tambang Pengolahan Bahan Galian

    Geoteknik Tambang Metallurgi ProsesOperasi Tambang Ekonomi Mineral

    K3 dan Lingkungan Tambang Kebijakan Pertambangan

    Manajamen Tambang CSR

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    4/12

    Rangk aian acar a k egiat an

    RAKORDANAS 13.00 - 15.00 Ruang Nakula Lantai 2Hotel Bidakara J akarta

    FORUM KAPRODI 15.00 - 17.00 Ruang Nakula Lantai 2

    Hotel Bidakara J akarta

    Ice Breaker Welcome Dinner 18.00 - 21.00 Restoran Mawar Lantai 1

    Hotel Bidakara J akarta

    Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Donor Darah di Pongkor, Bogor, Jawa Barat

    Kegiatan Pengobatan, Penyuluhan, dan donor darah 09:15-15:00 Pongkor

    TEMU PROFESI TAHUNAN (TPT)XXIV PERHAPI 2015

    Pembicara Kunci dan Pembukaan 08.50 - 09.00

    Pleno dan Diskusi Interaktif 09.30 - 12.00 Hotel Bidakara J akarta

    Sesi Paralel (penyajian makalah terpilih) 14.00 - 17.00

    MINERS NIGHT (Makan malam dan hiburan) 19.00 - Selesai Auditorium Binakarna Lt.1

    Hotel Bidakara J akarta

    Auditorium Binakarna Lt.1

    TEMU PROFESI TAHUNAN (TPT)XXIV PERHAPI 2015

    Sesi Paralel (penyajian makalah terpilih) 08.30 - 12.30 Auditorium Binakarna Lt.1

    Hotel Bidakara J akarta

    Workshop

    Workshop Hukum Pertambangan 13.30 - 17.00 Ruang Nakula Lt. 2

    Workshop Perencanaan Tambang 13.30 - 17.00 Ruang Sadewa Lt. 2

    Open PIT to Underground Transition

    Workshop kode KCMI 13.30 - 17.00 Ruang Bisma Lt. 2

    Kupas Tuntas Aktualisasi kode KCMI 2011 Hotel Bidakara J akarta

    dalam estimasi, klasifikasi dan pelaporan

    Cadangan Batubara

    seLASA, 27 ok t ober 2015

    seni n, 26 ok t ober 2015

    mi ngg u , 25 ok t ob er 2015

    Sabt u , 24 ok t ob er 2015

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    5/12

    k ongr es ix per h api 2015

    r abu, 28 ok t ober 2015

    j ad w al k ongr es

    Apakah anda anggota PERHAPI Aktif? Anggota aktif adalah anggota yang telah melakukan kewajiban kepada perhimpunan Hanya anggota aktif yang mempunyai hak memilih dan dipilih Untuk mengetahui status keanggotaan anda silahkan segera hubungi sekretariat PERHAPI

    Waktu08.00 09.0009.00 10.30

    10.30 11.0011.00 12.00

    12.00 13.0013:00 14.30

    14.30 15.0015.00 16.0016.00 17.0017.00 17.15

    KegiatanRegistrasi Laporan Pertanggungjawaban BPP PERHAPI 2012-2015

    disampaikan oleh Kolegium PERHAPI Diskusi

    Rehat KopiPenetapan Bakal Calon Ketua Umum PERHAPI

    Penyampaian Visi dan Misi Bakal Ca lon Ketua Umum PERHAPIISHOMALanjutan Penyampa ian Visi dan Misi Bakal Ca lon Ketua UmumPERHAPIRehat KopiProses Pemilihan Ketua Umum PERHAPIPenetapan dan Silahturahmi oleh Ketua Umum TerpilihPenutupan

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    6/12

    pemi l ih an cal on ket ua umum

    Anggaran Dasar :

    Pasal 18

    PEMILIHAN KETUA UMUM

    1. Calon Ketua Umum Perhimpunan diusulkan o leh sekurang-kurangnya 20 peserta RapatAnggota Paripurna;

    2. Calon Ketua Umum Perhimpunan sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah peserta RapatAnggota Paripurna;

    3. Calon Ketua Umum Perhimpunan diberi kesempatan untuk menyampaikan strategi danprogram kerja berdasarkanvisi dan misi PERHAPI kepada peserta Rapat Anggota paripurna;

    4. Pemilihan Ketua Umum Perhimpunan dilakukan secara langsung dalam Rapat AnggotaParipurna setelah melalui pemungutan suara secara tertutup dengan dasar suara terbanyak.

    Anggaran Rumah Tangga

    Pasal 7PEMILIHAN KETUA UMUM

    1. Calon Ketua Umum dengan keanggotaan minimal 3 (tiga) tahun berturut-turut diusulkan olehsekurang-kurangnya 20 (dua puluh) orang Anggota Biasa.

    2. Calon-calon Ketua Umum yang diusulkan pada ayat (1) harus hadir da lam rapat paripurnaanggota.

    3. Pemilihan Ketua Umum dilakukan secara langsung dan dalam rapat paripurna anggota atasdasar suara terbanyak.

    Pasal 8KRITERIA KETUA UMUM

    Calon Ketua Umum yang tercantum dalam pasal (7) ayat (1) dan (2) Anggaran Rumah Tanggaini harus menjadi anggota biasa minimum keanggotaannya 3 (tiga) tahun berturut-turut.

    Demi kelancaran pelaksanaan Kongres agar berjalan lebih baik, maka Pengurus menetapkan:

    Batas waktu terakhir pendaftaran calon anggota baru dan registrasi anggota lama guna

    mendapatkan Hak Suara dalam Kongres, Selasa, 27 Oktober 2015, pukul 12.00 WIB

    Pendaftaran Calon Ketua Umum dibuka Senin, 26 Oktober 2015 dan ditutup Selasa, 27

    Oktober 2015, pukul 12.00 WIB.

    Sel asa, 27 Ok t ober 2015, pu k u l 12.00 WIB:

    1. Calon Ketua Umum dengan keanggotaan minimal 3 (tiga) tahunberturut-turut diusulkan oleh sekurang-kurangnya 20 (dua puluh)orang Anggota Biasa.

    2. Calon-calon Ketua Umum yang diusulkan harus hadir da lamrapat paripurna anggota.

    3. Calon Ketua Umum harus menjadi anggota biasa minimumkeanggotaannya 3 (tiga) tahun berturut-turut.

    Kriteria Calon Ketua Umum

    Siapa idy aa jn ng eakanm

    Period 8e 012015-2

    KetuaUm PIu AmPERH

  • 7/24/2019 Brosur TPT Dan Workshop-2015

    7/12

    Saya ingin menghadiri, mohon berikan informasi lebih lanjut :

    Nama :

    ...........................................................................................................................................................

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended