Home >Documents >BN I - Indonesia Stock Exchange ... BNI sudah memiliki anak perusahaan yaitu BNI Life, BNI...

BN I - Indonesia Stock Exchange ... BNI sudah memiliki anak perusahaan yaitu BNI Life, BNI...

Date post:28-Oct-2020
Category:
View:4 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • :Sank Negara Indonesia (Persero) Tbk kte Secretary,

    Meiliana Corporate Secretary

    BN I Jakarta, 2 9 AUG 2019

    Nomor : KMP/7/ 3%58 Perihal : Penyampaian Laporan Hasil Public Expose 2019

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Lamp. : 1 (satu) set

    Kepada Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia Gedung BEI Lantai 4, Tower I JI. Jenderal Sudirman Kay. 52-53 Jakarta 12190

    Up. Divisi Penilaian Perusahaan 3

    Surat kami Nomor: KMP/7/3653 tanqqal 19 Aqustus 2019

    Dengan hormat,

    Menunjuk surat kami tersebut di atas, dengan ini kami sampaikan laporan hasil pelaksanaan acara Public Expose 2019 dan press conference untuk Kinerja Keuangan posisi 30 Juni 2019 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek pada hari Selasa tanggal 27 Agustus 2019 di Ruang Auditorium PT Bursa Efek Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 1.

    Peserta yang hadir dalam acara Public Expose 2019 (tidak termasuk manajemen dan karyawan BNI) sebanyak 69 orang dan yang hadir dalam acara Press Conference sebanyak 52 orang.

    Informasi lain: 1. Penyampaian materi dilakukan oleh Direktur Tresuri & Internasional dan didampingi oleh

    VP Investor Relations, GM Divisi BUMN & Institusi Pemerintah serta VP Divisi Risiko Kredit Korporasi BNI dengan agenda sebagai berikut: a. Ekonomi Makro & Sektor Perbankan b. Ikhtisar Kinerja Semester 1 — 2019 c. Perkembangan BNI d. Kinerja Keuangan Semester 1 — 2019 e. Business Banking & Consumer Banking

    2. Terlampir kami sampaikan pula daftar tanya jawab dan daftar hadir peserta acara Public Expose 2019 BNI tersebut.

    Demikianlah, kami sampaikan. Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Pusat JI. Jenderal Sudirman Kay.1 Jakarta 10220, Indonesia www.bni.co.id

  • BNI RINGKASAN TANYA JAWAB

    PUBLIC EXPOSE TAHUNAN TAHUN 2018 PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK.

    GEDUNG BURSA EFEK INDONESIA, 27 AGUSTUS 2019

    1. Pertanyaan: Pieter — BBK Capital

    1) NIM BNI mengalami penurunan. Antisipasi-antisipasi apa yang akan dilakukan ke depan, Bagaimana dengan upaya menjaring dana murah masyarakat?

    2) Provisioning di second half sebagai antisipasi terkait dengan permasalahan Duniatex maupun Krakatau Steel?

    Jawaban:

    Rico Budidarmo — Direktur Tresuri & Internasional

    1) Terkait dengan Net Interest Margin (NIM) yang dulu ada pada angka 5,3 dan sekarang 4,9, komposisi antara dana murah dan dana mahal berusaha dijaga di atas 60%. Namun problemnya special rate BNI dari waktu ke waktu semakin naik. Jika dibandingkan dengan peers, tabungan BNI memang sedikit lebih mahal, kurang lebih di 10 basis poin. Ini yang menjadi 'PR' dari BNI di sektor tabungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program digitalisasi untuk mendorong tabungan.

    Strategi BNI untuk meningkatkan tabungan ada 5 sebagai berikut :

    Pertama, keahlian BNI di korporasi komersial dan hubungan dengan lembaga akan digunakan untuk mendorong tabungan yang berasal dari payroll.

    Kedua, mengejar bisnis merchant, menambah EDC dan efektivitas outlet BNI untuk menambah tabungan.

    Ketiga, mengoptimalkan nasabah emerald untuk meningkatkan fee based dan tabungan BNI. BNI juga mengutilisasi branchless banking dalam 3 tahun terakhir sehingga mencapai jumlah 124 ribu Agen46.

    Selanjutnya, yang sedikit unik dibandingkan dengan bank lain, yaitu tabungan dari global consumer, atau PMI (Pekerja Migran Indonesia), yang setiap tahunnya dapat mencapai 100 triliun lebih.

    Bila tabungan masih menjadi PR bagi BNI, maka untuk giro BNI dirasa masih comparable dengan bank lain. Kemudian selebihnya adalah upaya untuk mendorong deposito ritel.

    av

  • BNI Selain itu, untuk menurunkan cost dalam setahun ini BNI fokus pada non conventional funding yang costnya lebih murah dibandingkan menerbitkan obligasi.

    2) Terkait dengan Duniatex, BNI memiliki eksposure Rp 459 miliar dalam bentuk sindikasi dan bilateral dengan collateral coverage 210%. Saat ini BNI sedang proses persiapan restrukturisas dan negosiasi dengan stand by investor untuk pembelian aset Duniatex di BNI.

    Terkait Krakatau steel, skema restrukturisasi sudah disetujui oleh semua kreditur yaitu trance a (terkait perbaikan cashflow perusahaan), trance b (divestasi anak perusahaan), dan trance c (melalui working capital). Hingga akhir tahun pencadangan yang dilakukan untuk KRAS mencapai 30%.

    2. Pertanyaan: Roy — Surabaya (Webinar)

    Beban bunga naik cukup signifikan dibanding pendapatan bunga pada semester 1 ini

    Jawaban:

    Rico Budidarmo — Direktur Tresuri & Internasional

    Beban bunga BNI naik 26%. Selama 1 tahun ini BNI banyak melakukan ekpansi ke BUMN, antara lain Bulog dan Semen. BNI jugs melakukan ekspansi pada kredit valas, sehingga komposisi kredit valas BNI naik menjadi 17%. Secara umum BNI harus mengantisipasi di semester 2 kemungkinan adanya relaksasi dari otoritas terkait suku bunga. Jika dilihat dari angka-angka negosiasi depostito harian, menunjukan pada ongkosnya terdapat penurunan. Diharapkan beban bunga pada 4 bulan mendatang akan berkurang dibanding periode sebelumnya, khususnya triwulan ke-2 dan ke-3 tahun 2019.

    3. Pertanyaan: Penanya Webinar

    Apa rencana dan strategi perseroan untuk mengembangkan anak perusahaan?

    Jawaban:

    Rico Budidarmo — Direktur Tresuri & Internasional

    BNI sudah memiliki anak perusahaan yaitu BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Multifinance, BNI Syariah dan BNI Asset Management. Kontribusi anak perusahaan sampai Juni 2019 sebesar-

  • BNI 11%. Fokus BNI adalah mengembangkan anak perusahaaan yang dapat bersinergi dan mendatangkan efisiensi serta meluaskan bisnis yang berbasis dan ditopang teknologi.

    4. Pertanyaan: Penanya Webinar

    Terkait Isu resesi global, bagaimana dampaknya terhadap perseroan dan strategi yang diambil perseroan untuk menghadapi resesi tersebut?

    Jawaban:

    Rico Budidarmo — Direktur Tresuri & Internasional

    Pada situasi resesi global, terdapat 2 (dua) concern yaitu masalah likuiditas, dan kesulitan debitur yang akan berdampak pada kualitas aset.

    Untuk concern likuiditas, LDR harus tetap dijaga sedemikian rupa untuk mengantisipasi kondisi likuiditas yang dihadapi BNI. Selain itu, untuk likuiditas valas, BNI tidak memiliki masalah karena KCLN dapat menopang mencari dana murah dan sustain.

    Untuk concern global resesi yg berkaitan dengan kualitas aset, Indonesia masih banyak tergantung majority ekspornya dengan 1) coal mining, dan 2) dengan CPO. Sejak 2016 keterlibatan BNI banyak di CPO karena masing banyak tanahnya dan asetnya, dan makin kesini CPO didominasi dengan nama besar sehingga punya kapabilitas dan human resources yang bagus.

    Untuk jangka waktu pendek dan menengah, BNI telah melakukan simulasi, sejak 2016 BNI hanya melakukan ekspansi pada pengusaha CPO yang masuk kedalam top 10 top 20. Untuk debitur yang tidak begitu didukung dengan nama besar (korporasi menengah), yang apabila terjadi penurunan harga, maka akan kesulitan sebab tidak memiliki sumber cash flow lain, maka mitigasinya untuk debitur seperti ini BNI sudah siap untuk mencarikan investor untuk mengakuisisi aset bermasalah.

  • C he

    ck ed

    - In

    T im

    e

    ,—.. .—. ,—, N.-4 en •d• .--.

    14 :2

    1 c..-1 --—, N ,—. N

    —4 N N '—— c'

    -- N —. N

    _ 14 :2

    1

    14 :2

    2 N CI

    r..1 C

    -

    N N -

    or 8

    E U c? =c1

    §, .le U 2 cn o

    n:s •-: g

    :€1

    E c.,0 Ii

    .i al 1 o..

    @,) .=

    -0 • .-: 8 ...

    Tie

    g ca. COI . a yo

    su a.

    zi so

    kh [email protected]

    sa m

    ue l.c

    o. id

    yu li

    an a

    sa vi

    tr [email protected]

    ya ho

    o. co

    m

    -

    m is

    hl u h

    ah m

    ad @

    gm ai

    l.c om

    ke m

    al da

    vi [email protected]

    gm ai

    l. c om

    E

    ai L-

    6 to. 'LI @) co c = oi) 1 .7.2 CA

    a) ad ity

    a. pu

    tr [email protected]

    cg s-

    ci m

    b. co

    m

    [gu na

    w an

    . ju liu

    si va

    [email protected] gm

    ai l.c

    om

    ya sm

    in @

    ni k k

    oi nd

    on es

    ia .c

    om

    4

    re ni

    si sw

    an ti

    O [email protected]

    gm ai

    l.c om

    E o ().

    a

    d -o c9 I... E

    .c1= '3

    E o c.) ed )(7 ' I

    o =

    A @) = ] .2

    -o."$

    E 8 ...; 4.1

    : =

    -1:2

    1 0 = cc;

    . '''' CU .

    E 0 C. .

    g pp @) N ,- '1' V oh c CZ 1 C..

    *;A ran gg

    in ov

    ia nr

    @ gm

    ai l. c

    om

    al fa

    nt ir

    ta @

    gm ai

    l.c om

    '7, C R ,-. .... P

    T K

    re sn

    a S

    ek ur

    it as

    P T

    P ra

    ta m

    a C

    ap it

    al

    A ss

    et s

    M an

    n em

    en t

    P T

    P an

    ca G

    lo ba

    l S

    ek ur

    it as

    P T

    S am

    ue l S

    ek ur

    it as

    In

    do n e

    si a

    L ai

    nn ya

    L ai

    nn ya

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended