Home >Documents >BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

Date post:15-Feb-2018
Category:
View:230 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/23/2019 BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

    1/22

    Mineral adalah bahan anorganik yang terbentuk secara alamiah, memiliki komposisi kimia

    yang tetap dan struktur Kristal beraturan. Di alam ini terdapat lebih dari 2000 jenis mineral yang

    telah diketahui. Tetapi, hanya beberapa mineral saja yang dijumpai sebagai mineral pembentuk

    batuan. Mineral-mineral tersebut dapat diidentifikasi berdasarkan sifat fisisnya secara khusus,

    antara lain

    1. Kilap

    Kilap sering juga disebut kilapan merupakan kenampakan suatu mineral yang ditunjukan

    dari pantulan cahaya yang dikenakan padanya. Kilap secara garis besar biasanya dibagi menjadi

    2 jenis

    a. Kilap !ogam "metallic luster# bila mineral tersebut memiliki kilap seperti logam.

    b.

    Kilap $on-!ogam "non-metallic luster#, dibagi atas Kilap intan "adamantin luster# % cemerlang seperti intan.

    Kilap kaca "&itreous luster# % contohnya kuarsa dan kalsit.

    Kliat sutera "silky luster# % umumnya terdapat pada mineral yang memiliki serat,

    seperti asbes dan gips.

    Kilap damar'resin "resinous luster# % kilap seperti getah damar'resin, misalnya

    mineral sphalerit

    Kilap mutiara "pearly luster# % kilap seperti lemak atau sabun, misalnya

    serpentin, opal dan nepelin.

    Kilap tanah, kilap seperti tanah lempung, misal kaolin, bau(it, dan limonit.

    2. Warna

    )arna mineral merupakan kenampakan langsung yang dapat dilihat, akan tetapi tidak

    dapat diandalkan dalam identifikasi mineral karena suatu mineral dapat memiliki lebih dari satu

    *arna.

    3. Kekerasan

    Kekerasan merupakan ketahanan mineral terhadap suatu goresan. Kekerasan nisbi suatu

    mineral dapat ditetapkan dengan membandingkan suatu mineral dengan dengan mineral tertentu.

    +kala kekerasan yang biasa digunakan ialah skala mohs yang dibuat oleh riedrich Mohs dari

    erman atau yang lebih dikenal dengan skala mohs.

  • 7/23/2019 BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

    2/22

    4. Cerat

    erat merupakan *arna mineral dalam bentuk hancuran "serbuk#. /al ini dapat diperoleh

    apabila mineral digoreskan pada bagian yang kasar suatu keping porselen atau dapat dilakukan

    dengan membubuk mineral kemudian dilihat *arna bubuk tersebut. erat dapat berupa *arnaasli mineral, dapat pula berbeda.

    5. Belahan

    elahan merupakan kecenderungan mineral tertentu untuk membelah diri pada satu atau

    lebih pada arah tertentu. elahan merupakan salah satu sifat fisik mineral yang disebabkan oleh

    tekanan dari luar atau pemukulan dengan palu. 1ang dimaksud belah adalah bila mineral kita

    pukul tidak akan hancur, tetapi terbelah melalui bidang belahan yang licin. +ehingga dapatdigunakan juga istilah ada bidang belah atau tanpa bidang belah. Macam-macam belahan yang

    perlu kita ketahui yaitu

    a. elahan +empurna " erfect #

    1aitu apabila mineral mudah terbelah melalui arah belahannya yang merupakan bidang

    yang rata dan sukar pecah selain melalui bidang belahannya.

    b. elahan aik " 3ood #

    1aitu apabila mineral mudah terbelah melalui bidang belahannya yang rata, tetapi dapat

    juga terbelah tidak melalui bidang belahannya .

    c. elahan elas " Distinct #

    1aitu apabila bidang belahan mineral dapat terlihat jelas, tetapi mineral tersebut sukar

    membelah melalui bidang belahannya dan tidak rata.

    d. elahan Tidak elas " 4ndistinct #

    1aitu apabila arah belahan mineral masih terlihat, tetapi kemungkinan untuk membentuk

    belahan dan pecahan sama besar.

    e. elahan Tidak sempurna " 4mperfect #

    1aitu apabila mineral sudah tidak terlihat arah belahannya, dan mineral akan pecah

    dengan permukaan yang tidak rata.

    6. Pecahan

  • 7/23/2019 BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

    3/22

    ila dalam belahan mineral akan pecah dalam arah yang teratur, sedangkan pada pecahan

    mineral akan pecah secara tidak teratur. erbedaannya bidang belah pada belah akan nampak

    memantulkan sinar seperti pada cermin datar, sedangkan pada pecahan akan memantulkan sinar

    ke segala arah dengan tidak teratur. eberapa jenis pecahan mineral adalah sebagai berikut

    Concoidal bila memperlihatkan gelombang yang melengkung, seperti pada pecahan

    botol.

    Fibrous bila menunjukkan gejala pecahan seperti serat, contohnya asbes.

    Even bila pecahan tersebut menunjukkan bidang pecahan yang halus, contohnya mineral

    lempung.

    Uneven bila pecahan tersebut menunjukkan bidang pecahan yang kasar, contohnya

    mineral magnetit atau mineral besi.

    Hackly bila pecahan tersebut menunjukkan bidang pecahan yang kasar tidak teratur dan

    runcing, contohnya mineral perak atau emas

    7. Bentuk (For!

    Mineral ada yang memiliki bentuk struktur kristal, ada pula yang tidak memiliki bentuk atau

    struktur kristal. Mineral yang memiliki bentuk Kristal disebut mineral kristalin, sedangkan yang

    tidak memiliki bentuk kristal disebut amorf. " penunutun praktikum geologi dasar, 2056 #.

    3eologi merupakan bagian dari ilmu geologi yang mempelajari tentang bentuk "arsitektur#

    batuan sebagai hasil dari proses deformasi. roses deformasi adalah perubahan bentuk dan

    ukuran pada batuan akibat dari gaya yang terjadi dalam bumi. Didalam pengertian umum,

    3eologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bentuk batuan sebagai bagian dari kerak

    bumi serta menjelaskan proses terbentuknya.

    eberapa ahli menganggap bah*a geologi lebih ditekankan pada studi mengenai struktur

    geologi misalnya perlipatan, rekahan, sesar dan sebagainya. atuan merupakan agregasi

    "kumpulan# dari beberapa macam mineral ataupun mineral sejenisnya. 7ndesit sering juga

    disebut batu candi tersusun atas mineral-mineral plagioklas, piroksin, hornblende dan sedikit

    kuarsa. +edangkan marmer termaksud batuan metamorf oleh mineral kalsit yang mengalami

    perubahan "7sikin, +ukendar. 589:#.Kekerasan suatu benda diukur berdasarkan skala tertentu. +aat ini, skala yang paling umum

    digunakan ialah +kala Kekerasan Mohs "Mohs /ardness +cale#. rinsip dasarnya ialah dengan

    menggoreskan benda yang akan diukur kekerasannya dengan benda lain yang lebih keras. +kala

  • 7/23/2019 BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

    4/22

    pengukurannya mulai dari 5 hingga 50 dengan intan sebagai benda terkeras dan talk sebagai

    yang terlunak. "adgley, .. 58;8#.Tekstur batuan mempunyai arti penting dalam mengedintifikasi mineral karena

    mencerminkan proses yang telah dialamin batuan tersebut terutama proses transportasi dan

    pengendapannya, tekstur juga dapat digunakan untuk menginterpetasi lingkungan pengendapan

    batuan. "Doddy, 58:9#.

    Mineral dapat kita jumpai dimana-mana disekitar kita, dapat ber*ujud sebagai batuan,

    tanah, atau pasir yang diendapkan pada dasar sungai. eberapa daripada mineral tersebut dapat

    mempunyai nilai ekonomis karena didapatkan dalam jumlah yang besar, sehingga

    memungkinkan untuk ditambang seperti emas dan perak. Mineral, kecuali beberapa jenis,

    memiliki sifat, bentuk tertentu dalam keadaan padatnya, sebagai per*ujudan dari susunan yang

    teratur didalamnya.7pabila kondisinya memungkinkan, mereka akan dibatasi oleh bidang-bidang rata, dan

    diasumsikan sebagai bentuk-bentuk yang teratur yang dikenal sebagai

  • 7/23/2019 BBK-Batuan Dan Mineral (Materi)

    5/22

    ada praktikum kali ini kami akan membahas mengenai identifikasi mineral. Dengan tujuan

    untuk mengidentifikasi suatu mineral, untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis-jenis

    mineral.

    4dentifikasi mineral merupakan suatu kegiatan membuat deskripsi suatu mineral tertentu.

    Mengidentifikasi mineral dapat dilakukan dengan memperhatikan sejumlah sifat kimia dan sifat

    fisisnya. >ntuk menentukan beberapa sifat unik mineral diperlukan alat-alat khusus dengan

    teknik-teknik tertentu. 7kan tetapi kebanyakan mineral penyusun batuan dapat dibedakan satu

    sama lain hanya dengan pengamatan sederhana terhadap sifat-sifat fisiknya. +ifat-sifat fisik yang

    biasanya diperhatikan adalah kilap, *arna, kekerasan, tenacity, cerat, belahan, pecahan, bentuk,

    berat jenis, sifat dalam, kemagnetan, kelistrikan, daya lebur, dan derajat transparan. +etelah

    identifikasi dilakukan, maka kita dapat dengan jelas memberi nama mineral tersebut.

    Mineral adalah bahan anorganik yang terbentuk secara alamiah, memiliki komposisi kimia

    yang tetap dan struktur Kristal beraturan. >mumnya mineral berasal dari magma yaitu batuan

    cair diba*ah permukaan bumi. Ketika magma mendingin, kristal mineral terbentuk bagaimana

    dan dimana magma mendingin menentukan ukuran dari kristal mineral. Kristal juga dapat

    terberntuk dari senya*a terlarut dalam cairan, seperti air. ila cairan menguap atau perubahan ke

    gas, akan meninggalkan mineral seperti kristal. 3aram karang atau garam batu merupakan

    bentuk dengan cara penguapan.

    >mumnya mineral berasal dari magma yaitu batuan cair diba*ah permukaan bumi. Ketika

    magma mendingin, kristal mineral terbentuk bagaimana dan dimana magma mendingin

    menentukan ukuran dari kristal mineral. Kristal juga dapat terberntuk dari senya*a terlarut

    dalam cairan, seperti air. ila cairan menguap atau perubahan ke gas, akan meninggalkan

    mineral seperti kristal. 3aram karang atau garam batu merupakan bentuk dengan cara

    penguapan.

    Dan pada praktikum ini, yang kami amati adalah nama mineral, dan sifat fisis yang yang

    kami identifikasi pada praktikum ini adalah bentuk, *arna, kekerasan, tenacity, belahan,

    pecahan, cerat, dan kilap.

    ada pengamatan pertama, kami melakukan identifikasi pada mineral dengan nomor urut

    peraga 5 dengan sif

Embed Size (px)
Recommended