Home >Documents >BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - 2...2 Honda Jazz adalah tipe mobil smart city car, dan...

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - 2...2 Honda Jazz adalah tipe mobil smart city car, dan...

Date post:08-Mar-2019
Category:
View:224 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dalam menjalankan aktivitas sehari hari, manusia tidak akan terlepas dari

kegiatan transportasi. Untuk itu dibutuhkan sarana transportasi yang memadai

agar aktivitas di luar rumah dapat berjalan dengan baik. Salah satu jenis alat

transportasi dalah mobil.

Selain sebagai alat transportasi mobil juga memberikan nilai tambah bagi

pemiliknya, sehingga konsumen harus pandai pandai memilih mobil mana yang

sesuai untuk dirinya. Ada beberapa pertimbangan awal yang mendasari konsumen

memilih produk mobil sebagai pemuas kebutuhan akan mobil:

1. Produk mobil yang diharapkan dapat memberikan kepuasan dalam hal

kualitas.

2. Harga mobil terjangkau oleh konsumen.

3. Biaya yang dikeluarkan sebanding dengan yang didapat konsumen.

4. Kepuasan setelah pasca pembelian oleh sebab itu perusahaan harus dapat

menghasilkan produk mobil yang sesuai denagn selera konsumen.

Adanya perusahaan yang sejenis menyebabkan konsumen mempunyai

banyak alternatif pilihan untuk membeli mobil. Salah satunya mobil merk Honda,

yang merupakan salah satu dari sejumlah mobil merk jepang yang terdiri dari tipe,

antara lain: Jazz, City, Civic, Accord, CRV, Odyssey, dan lain lain.

1

2

Honda Jazz adalah tipe mobil smart city car, dan selaku produsen di

bidang alat transportasi perlu memperhatikan faktor faktor apa saja yang

mempengaruhi konsumen dalam hal pembelian mobil. Hal ini penting karena

salah satu syarat agar usaha sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai

tujuan dengan memberikan kepuasaan, menciptakan dan mempertahankan

keinginan melului produk atau jasa yang dipasarkan dengan penyesuaian

konsumen dengan harga yang sesuai. Mengetahui berbagai faktor tersebut

pemasar Honda Jazz dapat tetap bertahan dalam kondisi persaingan yang ada.

Saat ini konsumen lebih selektif dan rasional dalam membeli mobil,

sehingga cenderung akan lebih memilih produk yang baik, terutama dalam hal

efisiensi bahan bakar dan juga didukung brand image yang kuat serta pelayanan

untuk kepuasan pelanggan. Keunggulan yang ditawarkan Honda Jazz dengan dua

variannya yakni i-DSI dan VTEC, adalah pada performa mesin yang stabil dengan

tenaga yang optimal namun irit konsumsi bahan bakar dan mampu menghasilkan

tenaga yang besar dengan citra yang lebih sporty dan tambahan aero kit dan alloy

wheel 15 inchi. Selain tampilan yang sporty, mesin Jazz VTEC lebih bertenaga

dan juga dilengkapi dengan teknologi terdepan untuk kenyamanan dan keamanan

berkendara. All New Honda Jazz telah dilengkapi dengan teknologi pengereman

ABS, EBD, dan BA, sabuk pengaman dengan 3 point ELR dan load limiter, serta

dual SRS Airbags. Sistem keyless entry, immobilizer Anti-Theft System serta

security alarm melengkapi perangkat keamanan pada All New Honda Jazz

(http://www.mobiljogja.com).

3

Data yang menunjukkan volume penjualan mobil merek Honda Jazz di

Indonesia. Honda Jazz menjadi produk PT Honda Prospect Motor (HPM) paling

laris sepanjang Januari 2009 dengan berhasil terjual 1.064 unit dan menjadikan

mobil ini di peringkat teratas di kelasnya dengan pangsa pasar. Memasuki bulan

pertama di tahun 2009, Honda tetap membuktikan diri sebagai produsen mobil

yang tetap mendapat tempat di tengah masyarakat Indonesia dengan angka

penjualan mobil sebanyak 2.039 unit pada bulan pertama 2009.

Januari 2009 sendiri Honda Jazz berhasil terjual sebanyak 1.064 unit

angka tersebut menjadikannya sebagai market leader di kelas hatchback dengan

perolehan pangsa pasar sebesar 38%. Penjualan tertinggi mobil Honda masih

disandang Honda Jazz yang hingga kini telah mencapai 16.097 unit. ''Ini

memperkuat dirinya sebagai salah satu mobil yang paling diminati masyarakat,

sekaligus membuktikan bahwa Honda Jazz masih memiliki daya tarik tersendiri di

kelas lima pintu kendaraan hatchback (http://WWW.INILAH.COM/data

penjualan).

Perilaku konsumen sangat menentukan dalam proses pengambilan

keputusan pembelian, oleh sebab itu perusahaan harus mengetahui perilaku

konsumen dalam melakukan keputusan pembelian mobil. Memahami perilaku

konsumen dan mengenal pelanggan bukan masalah yang sederhana, manfaat dari

mempelajari perilaku konsumen bagi perusahaan untuk kepentingan penyusunan

strategi maupun bauran pemasaran dan memungkinkan perusahaan memahami

dengan tepat kebutuhan dan keinginan pelanggannya sehingga dapat

membantunya untuk memuaskan pelanggan.

http://www.inilah.com/data

4

Menurut Lamb, Hair dan Daniel (2001) mengemukakan bahwa faktor

faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah:

1. Pengaruh Budaya, mencakup sub budaya, budaya, kelas sosial.

2. Pengaruh Sosial, mencakup kelompok acuan, pemimpin opini.

3. Pengaruh Indiviu, mencakup jenis kelamin, kepribadian, konsep diri, dan

gaya hidup.

4. Pengaruh Psikologis, mencakup persepsi, motivasi, pembelajaran,

keyakinan, dan sikap.

Menurut Kotler dan Susanto (2000;223) mengemukakan bahwa faktor

faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah:

1. Faktor Budaya, mencakup kebudayaan, sub kebudayaan.

2. Faktor Sosial, mencakup kelompok acuan, keluarga, peran dan status.

3. Faktor Pribadi, mencakup usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan, keadaan

ekonomi, gaya hidup, kepribadian, dan konsep diri.

4. Faktor Psikologis, mencakup motivasi, persepsi, pengetahuan,

kepercayaan, dan sikap pendirian.

Dari kedua pendapat diatas terjadi pengelompokan, namun faktor faktor

yang di perlihatkan tetap sama, pengelompokan faktor faktor tersebut adalah:

1. Faktor Internal: motivasi, persepsi, pembelajaran, kepribadian, sikap dan

gaya hidup.

2. Faktor Eksternal: budaya, kelas sosial, kelompok referensi (acuan),

keluarga, dan pemimpin kelompok atau pemimpin opini.

5

Faktor faktor ini harus di perhatikan oleh pemasar untuk mengetahui

selera dan keinginan konsumen, sehingga dapat memuaskan konsumen.

Keputusan membeli adalah tahap yang harus di ambil setelah melalui pengenalan

kebutuhan atau pengenalan masalah, pencarian informasi dan evaluasi alternatif

(Alma 2004; 105).

Gresik dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur.

Beberapa industri di Gresik antara lain Semen Gresik, Petrokimia Gresik, dan

Maspion. Gresik juga merupakan penghasil perikanan yang cukup signifikan, baik

perikanan laut, tambak, maupun perikanan darat. Selain itu perekonomian

masyarakat Gresik banyak ditopang dari sektor wiraswasta. Salah satunya yaitu

Industri Songkok, Pengrajin Tas & Industri Garment (konveksi). Masyarakat

gresik memiliki penghasilan yang cukup besar dan tidak sedikit masyarakat

Gresik yang berada pada kelas menengah ke atas, di samping sebagai wiraswasta,

juga bekerja di perusahaan yang berskala international yang penghasilannya besar.

Penghasilan masyarakat gresik yang besar juga berdampak pada konsumsi yang

tinggi, dan memiliki budaya gaya hidup yang tinggi

(http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Gresik).

Mengetahui keinginan konsumen yang sebenarnya memang cukup sulit,

namun dapat diketahui dari perilaku yang ditunjukkan oleh konsumen tersebut.

Produsen Honda Jazz harus mendapatkan informasi sebanyak mungkin untuk

selalu memperbaiki produknya, mengidentifikasikan kebutuhan kebutuhan

konsumen pada masa sekarang dan memperkirakan untuk masa yang akan datang.

Sikap perusahaan dengan memahami perilaku konsumen memungkinkan

http://id.wikipedia.org/wiki/Semen_Gresikhttp://id.wikipedia.org/wiki/Petrokimia_Gresikhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Maspion&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Gresik

6

perusahaan untuk memilih kelompok potensial yang akan dituju, serta

membangun citra perusahaan yang positif. Dengan demikian pemasar dapat

memperoleh masukan masukan yang bernilai, sehingga pada akhirnya dapat

membawa manfaat bagi perusahan. Oleh karena itu peneliti mengambil judul

analisis faktor faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan

keputusan pembelian mobil merek Honda Jazz di Gresik.

1.2. Rumusan Masalah

Perumusan masalah dalam penelitian ini meliputi:

1. Apakah faktor budaya mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek

Honda Jazz di Kabupaten Gresik?

2. Apakah faktor kelas sosial mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek

Honda Jazz di Kabupaten Gresik?

3. Apakah faktor motivasi mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek

Honda Jazz di Kabupaten Gresik?

4. Apakah faktor persepsi mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek

Honda Jazz di Kabupaten Gresik?

5. Apakah faktor kepribadian mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek

Honda Jazz di Kabupaten Gresik?

6. Apakah faktor sikap mempengaruhi keputusan pembelian mobil merek Honda

Jazz di Kabupaten Gresik?

7. Apakah faktor faktor (budaya, kelas sosial, motivasi, persepsi, kepribadian,

dan sikap.) konsumen secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian

mobil merek Ho

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended