Home >Documents >Bab 4 Postur Indonesia

Bab 4 Postur Indonesia

Date post:14-Feb-2018
Category:
View:233 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

    1/76

    BAB 4 POSTUR

    TUJUAN

    Setelah membaca bab ini, pembaca akan dapat:

    1. Mendeskripsikan postur ideal saat duduk dan berdiri

    2. Membedakan antara posisi anatomi dan postur yang standar (atau ideal)

    3. Mendeskripsikan posisi kepala, leher, bahu, panggul, pinggul, lutut, dan

    pergelangan kaki yang optimal dalam postur tegak.

    4. Menelaskan perbedaan antara postur statis dan postur dinamis

    !. Memberikan inter"ensi pada pasien dengan gangguan postur

    #ostur adalah garis arah bagian tubuh yang relati$ selaras, dan gangguan postur dapat

    dianggap sebagai kelainan postural yang mempengaruhi $ungsinya. %ab ini membahas

    postur normal dan gangguan postur pada orang de&asa dan terminologi yang digunakan

    untuk mendeskripsikan postur. 'kan diberikan uga n$ormasi tentang cara memeriksa

    dan menelaskan postur statis, dan saran untuk inter"ensi dimaksudkan untuk

    mengoptimalkan postur. Meskipun kebanyakan dokter rehabilitasi medik menilai keadaan

    postur dan memberikan inter"ensi dimaksudkan untuk mengubah postur dan

    meningkatkan $ungsi dari pasien, tidak ada de$inisi secara uni"ersal yang disepakati

    mengenai postur dan ada sedikit penelitian yang menyatakan hubungan antara nyeri

    muskuloskeletal dan keselarasan postural. %anyak tulisan dan yang artikel kagum akan

    keselarasan postur yang optimal, namun, studi klinis belum menemukan korelasi diantara

    keselarasan postur dengan suatu geala atau gangguan $ungsi. %ab ini memberikan

    in$ormasi untuk melakukan pemeriksaan postural, e"aluasi, dan inter"ensi berdasarkan

    bukti terbaik yang tersedia.

    #ostur termasuk hubungan dari bagian tubuh satu sama lain dan dasar yang

    menyokong atau mensuport tubuh. asar yang menyokong adalah daerah tubuh yang

    memiliki kontak dengan permukaan. Saat berdiri dasar yang menyokong adalah daerah

    antara tepi luar kaki, termasuk bagian posterior dan lateral tumit, bagian paling lateral

    dari ari kaki kelima, serta sebagian daerah anterior ibu ari (*ambar. 4+1)

    #ostur dapat dinilai secara statis, ketika tubuh sedang beristirahat, atau dinamis saat

    tubuh bergerak. #ostur statis dapat die"aluasi dalam berbagai posisi, termasuk berdiri,

    duduk, berbaring, atau dalam posisi terkait melakukan tugas yang spesi$ik. #ostur

    dinamis dapat dinilai selama berbagai kegiatan, termasuk beralan, mengangkat,

    mendorong, memba&a melempar, dan bersepeda, atau ketika bergerak dari satu posisi ke

    posisi lain seperti dari duduk ke berdiri. arena postur statis dianggap sebagai postur

    1

  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

    2/76

    dasar dimana postur lainnya dan tubuh bergerak, bab ini $okus pada pemeriksaan,

    e"aluasi, dan inter"ensi untuk pasien dengan masalah $ungsional terkait dengan

    perubahan postur statis.

    ebanyakan dokter akan setuu bah&a postur dan keseimbangan sangat penting untuk

    perkembangan dan pemeliharaan dalam melakukan gerakan yang bebas dan kegiatan

    $ungsional, ada sedikit kesepakatan tentang mekanisme sara$ yang mendasari. -oollacott

    dan Shum&ay+ook menelaskan dua model untuk memahami dasar sara$ yang

    mempengaruhi perkembangan postur dan kontrol gerakan: model re$leks hirarki dan

    model sistem. Menurut model re$leks hirarkis, keseimbangan dan kontrol penggerak

    merupakan proses dari re$leksi$ ke "olunter saat anak de&asa. Menurut model ini,

    kemandirian dan kontrol tergantung pada penghambatan re$leks primiti$ dan

    penggabungan beberapa re$leks ke dalam tindakan yang "olunter. /ingkat #ematangan

    secara progresi$ yang lebih tinggi berurutan dari sistem sara$ pusat (SS#) dan

    memungkinkan tingkat prilaku yang lebih tinggi untuk menggantikan perilaku yang

    immatur.

    Menurut model sistem dari motor kontrol, 0S mengintegrasikan in$ormasi dari

    berbagai sistem dan sub sistem untuk mengontrol keseimbangan, postur, dan gerakan.

    eseimbangan dan kemampuan untuk bersikap independen dan bergerak berkembang

    dari pematangan interakti$ dari beberapa sara$ dan komponen mekanik, termasuk "isual,

    "estibular, dan kemampuan sistem somatosensori untuk mendeteksi perubahan dalam

    keseimbangan respon otot secara sinergis mengontrol postur dan keseimbangan sistemadapti$ untuk memodi$ikasi sistem sensorik dan motorik dalam menanggapi tugas atau

    2

  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

    3/76

    lingkungan mor$ologi tubuh (bentuk dan struktur indi"idu, termasuk "ariabel seperti

    tinggi, pusat massa, dan ukuran indi"idu secara segmen: kisaran gerak sendi (M), dan

    kekuatan otot (lihat %ab 13 untuk pembahasan lebih rinci mengenai keseimbangan)

    ALIGNMENT IDEAL

    /ubuh manusia dapat diposisikan di pada berbagai postur statis, termasuk berdiri,

    duduk, berlutut, dan membungkuk. alam posisi dasar ini ada berbagai "ariasi, seperti

    berdiri dengan satu kaki atau dua kaki duduk dengan kaki bersama+sama, bersilah, atau

    terpisah berlutut pada satu lutut atau dua lutut berbaring pada satu sisi atau berbaring

    terlentang atau 5ntuk setiap posisi ini tubuh dikendalikan dalam stabilitas dan orientasi

    terhadap lingkungan ini adalah kontrol postural. rientasi postural adalah kemampuan

    untuk mempertahankan hubungan yang tepat antara bagian tubuh dan antara tubuh dan

    lingkungan selama melakukan pekeraan. emampuan unik tubuh manusia untuk

    mempertahankan sikap bipedal secara tegak memungkinkan penggunaannya untuk

    melakukan tugas motorik halus dan kasar. %erdiri tegak memiliki beberapa kerugian,

    seperti bagian kecil dasar yang menyokong, pusat gra"itasi yang tinggi, dan memberikan

    tekanan tinggi pada tulang belakang, panggul, dan ekstremitas ba&ah.

    eselarasan tubuh yang ideal, uga dikenal sebagai postur ideal yang baik, postur

    yang ideal, keselarasan yang ideal, atau postur netral, ini adalah posisi di mana pusat

    massa berpusat atas dasar yang mensuport atau menyokong. ni adalah posisi

    keseimbangan otot dan rangka. #ostur tubuh yang ideal dapat meminimalkan risiko

    cedera atau de$ormitas yang progresi$ pada struktur pendukung di semua posisi

    $ungsional. 6al ini uga memungkinkan otot, intratoraks dan organ perut, untuk ber$ungsi

    optimal. #ostur tubuh yang ideal membutuhkan minimal energy untuk menaga

    keselarasan keseimbangan. Sedikitnya umlah energi yang dikeluarkan dalam postur

    berkurang dimana ligamen pada otot menstabilkan sendi dan menahan beban. #ostur yang

    ideal harus memiliki sendi mekanik sendi yang e$isien dan batas keausan pada sendi.

    Seperti postur tubuh yang ideal mensyaratkan bah&a kondisi lain normal, termasuk otot,

    $leksibilitas, kontrol neuromuskular, dan re$leks. #ostur tubuh yang buruk, sebaliknya

    akan mengurangi regangan pada struktur pendukung dan keseimbangan tidak e$isien pada

    dasar tubuh yang menyokong.

    POSTUR BERDIRI

    3

  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

    4/76

    Meskipun terdapat perbedaan indi"idu dalam ukuran tubuh dan proporsi, standar

    tertentu diusulkan sebagai keselarasan atau garis arah postur tubuh yang ideal. Standar ini

    memberikan indikator umum untuk keselarasan atau garis arah postur ideal dan standar

    untuk perbandingan ketika memeriksa postur, terlepas dari ukuran tubuh indi"idu atau

    proporsinya. Meskipun standar ini tidak selalu menggambarkan postur sempurna atau

    keselarasan, "ariasi dari standar ini membentuk dasar dari pemeriksaan dan e"aluasi

    postural. postur berdiri yang ideal ditunukkan pada *ambar. 4+2 dan dielaskan dalam

    /abel 4+1 dan 4+2.

    Meskipun ketika berdiri pada garis arah tubuh yang ideal tampak berdiri sepenuhnya,

    dan salah satu yang terus bergoyang ke depan dan belakang dan dari sisi ke sisi, meliputi

    daerah yang dikenal sebagai sway envelope. *erakan ini disebut goyangan postural.

    'mplitudo dari goyangan postural bisa sampai 12 deraat pada bidang sagital dan hingga

    17 deraat di bidang $rontal pada orang de&asa berdiri dengan arak kaki mereka terpisah

    4 inci. *oyangan postural mungkin berbeda dengan mor$ologi tubuh dan enis kelamin.

    %eberapa telah menyatakan bah&a bergoyang merupakan suatu gerakan sebagai pompa

    untuk membantu aliran balik "ena. #enelitian telah menunukkan bah&a postur berdiri

    dan bergoyang meningkat dengan adanya kelelahan dan nyeri pinggang, bertambahnya

    usia, stroke, osteoporosis, dan konsumsi alkohol dan selama $ase luteal dari siklus

    menstruasi. *oyangan atauswaydapat diminimalkan dengan niat, menyentuh benda yang

    stabil dan terlihat oleh "isual. goyangan postural lebih besar saat duduk tanpa penyokong

    daripada berdiri, meskipun umlah bergoyang tergantung pada indi"idu dan posisi tertentu

    saat duduk. scoliosis belum ditemukan mempengaruhi goyangan postural, sedangkan

    perubahan respirasi dapat mempengaruhi goyangan postural, terutama saat duduk.

    goyangan postural dapat meningkatk sampai mencapai batas stabilitasnya. 8ika batas

    stabilitas terlampaui, salah satu langkah harus diambil, mendapatkan dukungan, atau

    risiko atuh.

    4

  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

    5/76

    Tabel 4-1 posture berdr deal dl!at dar a"teror atau posteror

    Pe"u"#u$ Ideal al%"&e"t

    Mata

    %ahu

    skapula

    siku

    pergelangan

    tangan

    lengan

    costae and

    sternum

    #el"is

    #anggul

    lutut

    9e"el 6oriontal

    9e"el 6oriontal. Sudut Superior berada sedikit diba&ah the a;is

    horiontal a;is yang melalui /1

    atar terhadap thora;, 3

  • 7/23/2019 Bab 4 Postur Indonesia

Embed Size (px)
Recommended