Home >Documents >Anova Two Way

Anova Two Way

Date post:05-Aug-2015
Category:
View:54 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:

MIKROPROPAGASI DAUN DAN TANGKAI DAUN JARAK PAGAR (Jatropa curcas) YANG BERASAL DARI BANDULAN PADA MEDIUM MS+ BAP 5MG/L + VITAMIN C 100 MG/L YANG DIPERKAYA DENGAN BERBAGAI KOSENTRASI THIDIAZURON (TDZ) Thesis OlehAnita Restu Puji Raharjeng Untuk memenuhi Tugas Matakuliah Statistika Inferensial Yang dibina oleh Prof. Dr. A.D. Corebima, M.Pd. Oleh: Endik Deni Nugroho 120341540933/Kelas C UNIVERSITAS NEGERI MALANG PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI September 2012 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyakpihakinginmengembangkanjarakpagardenganskalabesar dewasaini,karenaterbangunbanyakpotensiyangdapatdimanfaatkandari tanamanini.Potensiyangingindikembangkandaritanamanjarakpagar adalahsebagaipenghasilbiodieseldanbiogas,sehinggadiharapkandapat megurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Bahantanamandalamjumlahbesaryangtersediadalamwaktuyang relatifsingkatmerupakankendalautamapengembanganjarakpagarsecara komersial.Kendalainidiharapkandapatdiatasidenganadanyapenentuan cloning suatu spesies dengancepat secarain vitro. Pemanfaatan teknik kultur invitroinimampumenyediakanbibitdalamjumlahbanyak,bebaspenyakit, biayapengangkutanrelatifmurah,wakturelativesingkatdanbersamaan. MariskadanDeden(2006)menjelaskanbahwaperbanyakankulturjaringan dapatmenghasilkanmultiplikasiyangtinggiyaitu1:10setiap3bulanatau sekitar1.000.000planletdalamwaktu20bulan,sehinggahasilperbanyakan melalui kultur jaringan jauh lebih tinggi daripada konvensional. Uji pendahuluan yang telah dilakukan terhadap daun dan tangkai daun jarakdenganmenggunakanmediumMSyangdiperkayadenganzatpengatur tumbuh (ZPT) BAP 0,5 mg/L dan IBA 0,2 mg/L menunjukkan bahwa eksplan tangkaidaunjarakpagaryangberasaldariNTBtelahmampumembentuk kalus. Kalus yang dihasilkan berpotensi untuk menjadi tanaman baru. JarakpagaryangberasaldariBalean,Lampung,Sukapura,dan Anonimbelumdapatmembentukkaluskarenaterjadikegagalandalam penelitianyangdilakukan.Kegagalandalampenelitiantersebutdisebabkan karenaterjadinyakontaminasiyangdapatmenyebabkankematianpada sebagian besar eksplan yang ditanam. Untukdapatmenghindariadanyakontaminanyangdapat menyebabkankematiansepertiyangterjadipadapenelitianpendahuluan, maka penelitian ini dilakukan dengan beberapa perubahan yaitu: 1.Eksplan diambil dari daun muda tanaman jarak pagar yang berasal dari Bandulan yang telah ditanam pada usia 2 bulan. 2.PenggantianZPTIBAdenganTdz(Thiiodium)IBAdiduga menyebabkanterjadinyaketidaknormalanantarahormonyang dihasilkanoleheksplan(hormoneendogen)denganZPTyang ditambahkan,sehinggadapatmenyebabkankematianpadasebagian besar eksplan yang ditanam pada penelitian pendahuluan. 3.Mediumyangdigunakanuntukkulturdiberikanpenambahanvitamin C 100 mg/l untuk menghindari terjadinya kematian pada eksplan. Penelitianpendahuluanmenunjukkanbahwajarakpagaryangberasal dari NTB memberikan hasil yang lebih baik daripada jarak pagar yang berasal daridaerahyanglain,namunkarenaketerbatasanpersediaaneksplan,maka jarakpagaryangdigunakandalampenelitianiniadalahjarakpagaryang berasaldariBandulan.JarakpagaryangberasaldariBandulandalam penyediaan bibit secara in vitro pada saat ini belum diketahui. Salahsatufaktorpenentukeberhasilanperbanyakanmelaluikultur jaringanadalapenambahankomposisimediadanZPTyangdigunakan. Gunawan(1999)menyatakabahwaZPTmemegangperanandalam pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang dikulturkan. SkangdanMillerdalamYusmita(2004)mengemukakanbahwa penambahansitokininpadamediumkulturdiharapkandapatmengatasi masalah rendahnya laju pembelahan sel padameristem tanaman. Katuk pada tahun1989menyatakanbahwapadakulturpucuk,produksisitokininsedikit, maka maternal tanaman tidak mampu untuk melakukan kehidupan selanjutnya tanpa penambahan sitokinin.PadapenelitianlainpengaruhTdzkosentrasitinggidankosentrasi rendahpadaeksplandaunyangmenunjukkanhasildengantunasyang terbentukpadakosentrasiTdzlebihrendahdari1M,sedangkanpada kosentrasi Tdz yang lebih tinggi dari 1 M dapat memacu terbentuknya kalus. Laporansecaralengkapmengenairegenerasiinvitrotanamanjarak pagarbelumbanyak,sehinggabelumdiketahuipulakomposisiZPTyang tepat,daneksplanyangefektifuntukmengahasilkankalusdantunas. Penelitian ini belum dapat mengungkapkan pengaruh pemberian Tdz ke dalam medium MS+BAP mg/l+vitamin C 100 mg/l, sehingga akan diteliti mengenai kosentrasiTdzyangefektifuntukdapatmenghasilkantunaspadaeksplandan tangkai daun jarak Pagar yang berasal dari Bandulan. 1.2. Rumusan Masalah Apakah Tdzyang ditambahkan dapat memacu pertumbuhan talus dari eksplandaundantangkaidaunjarakPagaryangberasaldariBandulan,yang ditumbuhkan pada medium MS+BAP 5 mg/l + vitamin C 100 mg/l? 1.3. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kosentrasi Tdz yang mampu menghasilkatunasdarieksplandaundantangkaidauntanamanjarakpagar yang berasal dari Bandulan yang ditumbuhkan pada medium MS+BAP 5 mg/l + vitamin C 100 mg/l. 1.4. Hipotesis Penelitian Berdasarkanrumusanmasalah,makadapatdirumuskanhipotesis dari penelitian ini adalah sebagai berikut Tdz yang ditumbuhkan pada medium MS+BAP5mg/l+vitaminC100mg/ldapatmemacupertumbuhantunas pada eksplan daun dan tangkai daun jarak pagar yang berasal dari Bandulan. 1.5. Kegunaan Penelitian Kegunaanpenelitianiniadalahuntukmendapatkancarabaruuntuk perbanyakanjarakpagar,sehinggadihasilkantanamanbaruyangmampu berbuah banyak dalam waktu singkat. BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Varietas jarak Pagar Syah(2006)mengemukakanbahwaterdapatberbagaivarietasjarakpagar yangdikenalsaatini,mislanya:CapeVerde,Nicaragun,Ife-Nigeria,dannon-toksik,selainitumasihterdapatbanyakvarietasjarakpagarlocallainnya. PenelitianlebihlanjutmengenaivarietasjarakpagarlocalIndonesiaperlu diadakankarenabelumdiketahuisecarapastimengenaikualitasdanhasil produksidarivarietas-varietaslocaljarakpagar.Jarakpagaryangdigunakan dalam penelitian ini adalah yang berasal dari Bandulan. Tanamaninitermasuktanamanmonoecious(berumahsatu)(Rajudan Ezradanam2002),buahsedikitberdaging(fleshy)waktumuda,berwarnahijau kemudian menjadi kuning dan mengering lalu pecah waktu masak; biasanya berisi tiga biji berwarna hitam(Grimm 1999). Bunga tanaman jarak pagar adalah bunga majemukberbentukinfloresen.Infloresenterbentukdiujungcabang(Heliyanto 2007;KumardanSharma2008).Bungayangtersusundalamrangkaian (inflorescence)ini,biasanyaterdiriatas100bungaataulebih.Bungamemiliki5 sepal dan 5 petal yang berwarna hijau kekuningan atau coklat-kekuningan. Bunga jantanmempunyai10tangkaisariyangtersusundalamdualingkaran, masingmasingberisilimatangkaisariyangmenyatuberbentuktabung,masa berbunga1-2hari(Ditjenbun2007).Bungabetinalebihbesardibandingbunga jantan(KumardanSharma2008).Biasanyabungabetinaterletakditengahdan dikelilingiolehbungajantan(RajudanEzradanam2002).Persentasebunga betinaperrangkaianbungasangatrendah,rata-ratahanyaditemukan1-3bunga betinadiantaralebihdari10bungajantan.Halinidisebabkankarenafaktor genetik (potensi membentuk bunga betina memang rendah) dan juga dikarenakan faktor lingkungan (kekurangan unsur hara pembentuk bunga, terlalu banyak hujan dan kecepatan angin yang tinggi) (Hartati 2006). 2.2 Daun dan Tangkai Daun Jarak Pagar Jarakpagartermasuktanamansemakbesardengancabangyangtidak teratur,daunnyalebar,berbentukjantung,dengantepiberlekukdanbertangkai panjangsertatulangdaunnyamenjari.Tanamanjarakpagarakanmenggugurkan daunnya pada musim kemarau yang panjang.Habitus jarak pagarberbentuk semak besar dengan tinggi dapat mencapai 5meter(Heller1996;Aderibigbeetal.1997;Wiesenhutter2003;Fiekeetal. 2007).Batangnyaberkayu,berbentuksilindris,danbergetah.Tanamanjarak pagarberdauntunggal,yangtersebarsepanjangbatang,daunnyadihubungkan dengantangkaidaun(Ditjenbun2006b).Daunberlekuk,bersudut3-5,tulang daun menjari 5-7 tulang utama, warna daun hijau (permukaan bagian bawah lebih pucat dibandingkan permukaan bagian atas), panjang tangkai daun antara 4-15 cm (Grimm 1999). 2.3. Mikropropagasi Jarak PagarPropagasiaseksualsecaraalamipadabeberapatanamansudahlazim dikerjakandenganmenggunakanpemotonganberbagaiorgan,sepertidaun, batang,danakar.Propagasiinisecarauumdikenalsebagaimikropropagasi yangmemungkinkanlebihbanyakspesiestanamandalamskalaluasdan secarapotensialpadatanamantingkattinggidiklonsecaracepatdibawah kondisi yang sangat terkontrol. Propagasi secara vegetative yang berhubungan dengan pembentukan dan penggandaan meristem akar, selanjutnya dibedakan menjadiduakatagori1.Produksimeristemdiakarmelaluiaktivitas percabangan akar apeks asli, 2. Pembentukan meristem adventif, dalam bentuk akar apikal, dari sel dan jaringan tubuh tanaman.Fenomenayangterjadisecaraalamipadabeberapatanamandan diekploitasidalampropagasiyangsudahlazimdikerjakandengan menggunakanpemotonganberbagaiorgansepertidaun,batangdanakar. Penerapanyangsamadilakukanpadaeksplanyangditumbuhkandalam mediumyangkayadenganZPT.Propagasiinvitropadatanamandicapai melaluiprosedurberikut;1).Seleksieksplan,sterilisasidaninokulasi, sterilisasi,daninokulasikedalammediumyangsesuai,2).Pemindahan kedalammediumataubahanmediayangdapatmendukunginduksidan proliferasitunas,3).Pemindahantunaskemediaataukondisiyang menginduksi pembentukan akar (Yucano, 1986). D. Kalus Kalusyangmunculdaripembelahanselsebagaijaringasomaticjika dikulturmampumembentukkalusbaruatauorganbahkanplanletsesuai denganmediumdanZPTyangdigunakansebagaikultur.Karakteristikkalus melibatkanhubunganyangluasantarabahantanamanyangdigunakanuntuk menginisiasikalus,komposisimediumdankondisilingkunganselama inkubasi (Doods dan Roberts, 1982). Pertumbuhandanperkembangankalusyangmunculdarieksplan melaluitigatahapyaitu:induksi,pembelahansel,dandiferensiasi. Metabolisme dipacu untuk aktivitas pembelahan sel selama fase induksi. Mediakulturmerupakansalahsatufaktoryangmenentukan keberhasilanperbanyakantanamansecarakulturjaringan(Yaspal,1989). Media mempunyai dua fungsi utama, yaitu untuk mensuplai nutrisi dan untuk mengarahkanpertumbuhanmelaluiZPT(Katuuk,1989).Margono(2003) menyatakanbahwanutrisiyangdiperlukanseldanjaringanynagdikulturkan terdiri atas komponen utama dan komponen tambahan. E.Hipotesis Pe

Embed Size (px)
Recommended