Home >Documents >Anova One Way Presentasi

Anova One Way Presentasi

Date post:14-Nov-2015
Category:
View:256 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Description:
prensentasi
Transcript:
  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Fungsi Uji :Untuk mengetahui perbedaan antara 3 kelompok/ perlakuan atau lebih

    Asumsi :Data berskala minimal intervalData berdistribusi Normal Varians data homogen

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Hipotesis : H0 : H1 : Minimal ada satu pasang yang berbeda

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Jika H0 ditolak, harus dicari pasangan mana yang berbeda, dengan menggunakan uji perbandingan berganda

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Statistik Uji : Nilai Fhit untuk itu akan dibuat sebuah tabel yang disebut dengan Tabel Anova untuk mempermudah perhitungan

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Tabel Anova

    Sumber Variasi

    Derajat bebas

    Sum of Square

    Mean Square

    Fhit

    Perlakuan

    Eror

    SSP

    SSE

    MSP = A =

    MSE = B =

    A / B

    Total

    SST

    _1071350213.unknown

    _1184849316.unknown

    _1184849327.unknown

    _1184849298.unknown

    _1071350184.unknown

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)

    Dimana : k = banyaknya kelompok/ perlakuan

    n = besar data =

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Bentuk data

    Perlakuan/ Kelompok

    1

    2

    k

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    _1184849386.unknown

    _1184849482.unknown

    _1184849530.unknown

    _1185343514.unknown

    _1184849513.unknown

    _1184849471.unknown

    _1071350554.unknown

    _1184849356.unknown

    _1071350539.unknown

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Maka :

    FK= Faktor Koreksi = SST = Sum of Square Total =

    SSP= Sum of Square Perlakuan

    =

    SSE= Sum of Square Eror = SST SSP

  • Analisis Varians Satu Arah(One Way Anova)Penarikan Keputusan :H0 ditolak pada tingkat signifikansi, jika :

    dimana adalah tabel F dengan derajat bebas: = derajat bebas perlakuan = = derajat bebas sisa =

  • UJI VARIANSISalah satu asumsi yang harus dipenuhi pada saat menggunakan uji Anova satu arah adalah varians data HOMOGEN Untuk mengetahui kondisi varians data (homogen atau heterogen) maka dilakukan uji variansi yaitu uji Barlett

  • Uji BarlettFungsi Uji : untuk mengetahui kondisi varians data (homogen atau heterogen)

    Hipotesis : H0 : Varians data homogen H1 : Varians data heterogen

  • Uji BarlettStatistik Uji :

  • Uji Barlettdimana : = banyaknya data pada kelompok/ perlakuan ke-i= varians data pada kelompok/ perlakuan ke-i n= jumlah seluruh data = = Mean Square Error (MSE) dari Tabel Anova Satu Arah faktor koreksi =

  • Uji BarlettPengambilan Keputusan : Digunakan tabel Chi-Square dengan derajat bebas dan tingkat signifikansi H0 ditolak jika :

  • Contoh KasusIngin dilihat perbedaan kadar Hb dari 3 (tiga) kelompok responden, dengan kondisi sebagai berikut :Kelompok I: Memperoleh suplemen FeKelompok II: Memperoleh suplemen Fe dan vitamin B1Kelompok III: Tidak memperoleh suplemen

  • pengukuran kadar Hb adalah sebagai berikut :Pertanyaan : Dengan asumsi data berdistribusi normal, apakah ada perbedaan kadar Hb antara ke-3 kelompok tersebut ? (Gunakan =5%)

    Kelompok IKelompok IIKelompok III11,511,712,511,612,012,412,012,411,612,111,811,812,312,212,111,110,511,210,511,210,6

  • Langkah-Langkah PenyelesaianHipotesis :

    H0 : 1 = 2 = 3H1 : minimal ada satu pasang yang berbeda

    Atau

    H0 : Tidak ada perbedaan kadar Hb untuk ke-3 kelompokH1 : Ada perbedaan kadar Hb (minimal satu pasang) untuk ke-3 kelompok

  • Dari data diperoleh nilai :

    Kelompok 1Kelompok 2Kelompok 3Jumlah11,512,411,111,711,610,512,512,111,211,611,810,512,011,811,212,412,310,612,012,212,1Jumlah83,796,365,1245,1

  • Uraian penghitungan Sum of Square

  • Tabel Anova

    Sbr vardbSSMSFhitPerlakuanSisa2185,6922,0512,8460,11424,965Total207,743

  • KesimpulanDengan menggunakan = 5% dapat disimpulkan :Fhit = 24,967 F(2,18)(5%) = 3,55

    Karena Fhit > F(2,18)(5%) maka Ho ditolakArtinya : ada perbedaan kadar Hb (minimal satu pasang )

  • Uji VariansHipotesis :H0 : Varians data homogenH1 : Varians data heterogen

    Kelompok 1Kelompok 2Kelompok 30,1490,0770,123

  • Proses Perhitungan

  • KesimpulanDengan menggunakan = 5% dapat disimpulkan : 2 = 0,7068 2 (5%)(2) = 5,99

    Karena 2 < 2 (5%)(2) maka Ho diterimaArtinya : Varians data homogen

  • Tugas Misalkan peneliti ingin membandingkan produktivitas tanaman padi pada Varietas A, B, C dan D, maka dapat digunakan ANOVA satu jalur. Sedang bila sampel tersebut dikelompokkan lagi berdasarkan tingkat kesuburan tanahnya, maka digunakan ANOVA dua jalur (two way ANOVA). pembahasan kali ini adalah tentang uji ANOVA satu jalur (one way ANOVA),

  • HipotesisMencari harga F tabel dengan mempertimbangkan (1) tingkat signifikansi (), (2) df antar perlakuan, dan (3) df dalam perlakuan,(g) Bandingkan harga F Hitung dengan F tabel,Bila F Hitung < F tabel, maka Ho diterima, yang berarti rata-rata kedua perlakuan tidak berbeda secara signifikan,Bila F Hitung > F tabel, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti rata-rata kedua perlakuan berbeda secara signifikan.

  • Hasil perhitungan menggunakan program Microsoft Excel

  • PembahasanKarena nilai F Hitung (7,25) lebih besar dari nilai F tabel (2,85), maka Ho ditolak, sehingga konsekuensinya adalah hipotesis alternatif atau H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan varietas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas tanaman.Terakhir, yang perlu diperhatikan adalah: uji ANOVA hanya memberikan indikasi tentang ada tidaknya beda antar rata-rata populasi. sehingga bila uji dinyatakan berbeda secara signifikan, berarti secara keseluruhan, ada perbedaan. Akan tetapi, belum tentu mengindikasikan adanya perbedaan antara Varietas A dan B, atau A dan C, dan sebagainya.

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended