Home >Documents >? ‚ ‚ ‚ Web viewkerusakan ginjal. mengganggu ... Air penting untuk...

? ‚ ‚ ‚ Web viewkerusakan ginjal. mengganggu ... Air penting untuk...

Date post:01-Feb-2018
Category:
View:221 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:

BAB I

GIZI SEIMBANG

I. KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalis berbagai jenis makanan dan minuman yang bermanfaat terhadap kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

4.1 Menyajikan hasil analisis berbagai jenis makanan dan minuman yang bermanfaat terhadap kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

II. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui proses pembelajaran, diharapkan peserta didik dapat:

Mengidentifikasi fungsi makanan sebagai zat tenaga/energi, zat pembangun, dan zat pengatur.

Menemukan hubungan antara jenis makanan, gizi, kesehatan dan pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Memaparkan hasil analisis berbagai jenis makanan dan minuman yang bermanfaatterhadap kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

III. MATERI PEMBELAJARAN

A. Pendahuluan

Gizi Seimbang adalahsusunan makanan seharihari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.

Di Amerika Serikat dan beberapa negara lain, prinsip Gizi Seimbang divisualisasi berupa piramida Gizi Seimbang. Tidak semua negara menggunakan piramida, tetapi disesuaikan dengan budaya dan pola makan setempat. Misalnya, di Thailand dalam bentuk piramida terbalik sebagai bendera, dan di China sebagai pagoda dengan tumpukan rantang. Di Indonesia, para pakar gizi yang bergabung dalam Yayasan Institut Danone Indonesia (DII) bersama para penulis dari Tabloid nakita (Kompas-Gramedia), mengadaptasi piramida sesuai dengan budaya Indonesia, dalam bentuk tumpeng dengan nampannya yang untuk selanjutnya akan disebut sebagai Tumpeng Gizi Seimbang (TGS).* TGS dirancang untuk membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, sesuai dengan berbagai kebutuhan menurut usia (bayi, balita, remaja, dewasa dan usia lanjut), dan sesuai keadaan kesehatan (hamil, menyusui, aktivitas fisik, sakit).

Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) menggambarkan 4 prinsip Gizi Seimbang : Aneka ragam sesuai kebutuhan, kebersihan, aktivitas fisik, dan memantau berat badan ideal.

B. Sejarah Perkembangan Gizi Seimbang di Indonesia

Pada awal perkembangannya tahun 1930an, ilmu gizi hanya mengenal 3 zat gizi utama, yaitu protein, karbohidrat dan lemak, ketiganya sumber energi. Baru kemudian ditemukan vitamin dan mineral. Atas dasar DKBM hasil penelitian BPP, USDA menyusun Pedomanan Makanan ("Food Guide") dengan mengelompokkan bahan makanan atas dasar sumber zat gizinya. Di tahun 1930an USDA mengelompokkan menjadi 12 kelompok makanan. Tahun 1940an dikecilkan menjadi 7 kelompok, dan tahun 1956 menjadi 4 kelompok yang di Amerika dikenal sebagai "Basic Four Food Guide". Pedoman ini sejak tahun 1950an diikuti oleh banyak negara lain dengan Basic Fournya masing-masing, termasuk Indonesia dengan Empat Sehat Lima Sempurnanya.

Tahun 2010 sekelompok pakar gizi yang bernaung dalam Danone Institute Indonesia, berinisiatip untuk mengisi kekosongan ini dengan menerbitkan buku "Sehat dan Bugar berkat Gizi Seimbang" (Kompas-Gramedia), dengan memperkenalkan icon Indonesia Tumpeng sebagai pengganti piramida. Buku ini memperkenalkan empat prinsip atau empat pilar Gizi Seimbang yaitu : (1) aneka ragam makanan sesuai kebutuhan, (2) menjaga kebersihan, (3) aktif bergerak dan olah raga, (4) menjaga berat badan ideal. Empat pilar ini mengatakan bahwa gizi bukan semata-mata masalah makanan saja , tetapi juga masalah pola hidup. Empat pilar juga mencakup upaya pencegahan beban ganda masalah gizi (kurus dan gemuk). Buku ini direstui oleh Menteri Kesehatan, Dr.Endang Setianingsih (alm), Dirjen Kesehatan Masyarakat, Dr. Budihardja, Wakil Menteri Pertanian, Dr. Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Pendidikan, Prof. Fasli Jalal, dengan membubuhkan tanda tangan mereka pada halaman depan buku. Buku ini telah diuji didepan para jurnalis dalam suatu Konperensi Pers, yang dihadiri oleh lebih dari kurang lebih 50 wartawan di Jakarta, untuk memberikan penilaiannya dari kacamata pers. Hasil penilaian didasarkan atas komentar pers pada media yang diterbitkan. Dari 48 media, hanya 4 media yang memberikan tanggapan dengan nada tidak setuju, sedang sisanya mendukung diterbitkan buku ini. DII juga melakukan test pemahaman akan isi buku terhadap 300 orang dari berbagai golongan umur, pendidikan, dan latar belakang sosial. Hampir 80% memahami 4 prinsip Gizi Seimbang dan mudah dimengerti dan dipraktekkan.

C. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh

Empat prinsip dasar gizi seimbang mencakup variasi makanan, pola hidup bersih, aktivitas fisik, dan pemantauan berat badan ideal. Membangun kebiasaan makan beraneka ragam sebagai penerapan prinsip pertama dari Gizi Seimbang yang universal. Setiap manusia di mana saja membutuhkan makanan yang beraneka ragam atau bervariasi, karena tak ada satu pun makanan yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh, kecuali ASI (air susu ibu) untuk bayi sampai umur 6 bulan. Makin beragam pola hidangan makanan, makin mudah terpenuhi kebutuhan akan berbagai zat gizi.Selain memerhatikan sumber zat-zat gizi makro yaitu karbohidrat, lemak, dan protein, pola makan ber-Gizi Seimbang juga mencakup sumber zat-zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral; dan tentu termasuk air. Pola makan bergizi seimbang mengatur secara proporsional keragaman golongan makanan, baik dalam jenis maupun jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh.

1. KARBO sebagai Sumber Energi Utama

Karbohidrat dikenal sebagai sumber energi utama bagi tubuh, sehingga digolongkan sebagai makanan pokok. Sumber karbohidrat utama dalam pola makanan Indonesia adalah beras. Di beberapa daerah, selain beras digunakan juga jagung, ubi, sagu, sukun dan lain-lain. Sebagian masyarakat juga menggunakan mi dan roti yang dibuat dari tepung terigu.

Terdapat banyak fungsi dari karbohidrat lainnya yaitu :

a. Menjaga Metabolisme Tubuh

b. Proses Oksidasi Lemak

c. Pengisi Ulang Energi

d. Melancarkan pencernaan

e. Pemanis Alami

Klasifikasi karbohidrat

a. Monosakarida

Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa. Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa. Contoh ketosa yaitu fruktosa.

b. Disakarida dan oligosakarida

Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. Contoh dari disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa.

Oligosakarida adalah polimer derajat polimerisasi 2 sampai 10 dan biasanya bersifat larut dalam air. Contohnya : Sukrosa (glukosa dan fruktosa), maltosa (2 molekul glukosa), dan laktosa (glukosa dan galaktosa).

c. Polisakarida

Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. Contoh polisakarida adalah selulosa, glikogen, dan amilum.

Akibat kelebihan karbohidrat :

a. Diabates Tipe 2

b. Penumpukan Karies Gigi

c. Penyakit Jantung

d. Produksi Lemak Berlebihan

e. Sindrom Metabolisme

f. Obesitas

g. Resiko Kanker

Akibat kekurangan Karbohidrat :

a. Hipoglikemia (masalah kesehatan yang disebabkan karena rendahnya dula darah dalam darah, yaitu dibawah 70 mg/dL)

b. Maramus (gangguan kesehatan yang pada umumnya terjadi pada anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun dengan gejala berat badan kurang dari 60% berat badan sesuai dengan usianya, suhu tubuh bisa rendah karena lapisan penahan panas hilang).

c. Mudah terkena depresi

d. Rentan terkena flu

e. Menyebabkan Tubuh Cepat Letih, Lemah Dan Lesu

2. Lemak

Lemak (Lipid) adalah zat organik hidrofobik yang bersifat sukar larut dalam air. Unsur penyusun lemak antara lain adalah Karbon(C),Hidrogenn(H),Oksigen(O) dan kadang-kadang Fosforus(P) serta Nitrogen(N).

Berdasarkan asalnya,sumber lemak dapat dibedakan menjadi 2,yaitu

a. Lemak yang berasal daari tumbuhan(disebut lemak Nabati).Beberapa bahan yang mengandung lemak nabati adalah kelapa,kemiri,zaitun,kacang tanah,mentega,kedelai,dll.

b. Lemak yang berasal dari hewan(disebut lemak hewani).Beberapa bahan yang mengandung lemak hewani

Di dalam tubuh kita,lemak memppunyai beberapa fungsi penting,diantaranya adalah:

a. Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah

b. Sebagai pelarut vitamin A,D,E dan K

c. Sebagai pelindung alat-alat tubuh vital(antara lain jantung dan lambung),yaitu sebagai bantalan lemak

d. Sebagai penghasil energi tertingggi

e. Penahan rasa lapar,karena adanya lemak akan memperlambat pencernaan.Bila pencernaan terlalu cepat maka akan cepat pula timbulnya rasa lapar.

f. Sebagai salah satu bahan penyusun membran sel

g. sebagai salah satu bahan penyusun hormon dan vitamin(khususnya untuk sterol)

h. Sebagai salah satu bahan penyusun empedu,asam kholat (di dalam hati),dan hormon seks(khususnya untuk kolesterol.Pembawa zat-zat makan esensial

Akibat kekurangan lemak :

a. Kulit menjadi kasar dan kering (keratosis pilaris)

b. Rambut menjadi kering dan berketombe

c. Kuku-kuku menjadi rapuh

d. Kurang konsentrasi.

e. Emosional

f. Depresi

g. Sering mengalami kecemasan

Akibat kelebihan lemak

a. Penyakit Jantung (merupakan penyakit yang timbul akibat terhentinya aliran darah menuju ke jantung yang mengakibatkan sebagian sel jantung mati.

b. Stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah di otak.

c. Leukimia dan Kanker Payudara (kanker merupakan penyakit yang muncul k

Embed Size (px)
Recommended