Home >Documents >5 .KETAHANAN PANGAN

5 .KETAHANAN PANGAN

Date post:25-Dec-2015
Category:
View:25 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Description:
ketahahan pangan mata kuliah gizi dan pangan
Transcript:
  • Pokok Bahasan 131

  • 5. Kelembagaan Ketahanan PanganMenjelaskan konsep, faktor pengaruh dan Kelembagaan Ketahanan Pangan.1. Konsep, Definisi & Ruang Lingkup 2. Faktor yang Berpengaruh3. Indikator Ketahanan pangan4. Sistem InformasiKETAHANAN PANGANTujuan Instruksional KhususSubpokok Bahasan2

    *

  • 1970-an

    Krisis suplai serealia duniaIstilah ketahanan pangan (Food Security)

    1970-1980-an

    Fokus pada pangan pokok (energi) pada tingkat wilayah.1990-an

    Fokus pada total diet (gizi) pada tingkat wilayah, rumahtangga dan individu.

    1.Perkembangan Perhatian thd Ketahanan pangan : 1. Konsep, Definisi & Ruang Lingkup3

  • Konsep Ketahanan PanganBERBEDASwa Sembada PanganKomoditiBERBEDAFood Safety (keamanan pangan)Manusia4

  • Akses terhadap pangan yang cukup terjamin sepanjang waktu4 Konsep Dasar Ketahanan Pangan (Maxwell, 1997)1.SufficiencyKecukupan pangan dalam pemenuhan energi dan zat gizi untuk aktif hidup sehat2. AccesKemampuan untuk memperoleh pangan yang cukup melalui pemberian, produksi, pertukaran dan pembelian.3. SecurityTerjamin dari resiko kerawanan pangan akibat kegagalan panen, bencana alam, maupun bencana lainnya.4.Time5

  • Ketahanan pangan individu merupakan hak azasi manusia:Every man, woman & child has the right to be free from hunger and malnutrition in order to develop fully and maintain their phisical and mental abilities (UN, 1974)

    Definisi Ketahanan PanganWhen all people at all times have both physical and economic access to sufficient food to meet their dietary needs for a productive and healthy life.(FAO/WHO, 1992)7

  • Chronical Vs Transitory Food Insecurity Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga dalam jumlah dan mutu cukup, aman, merata & terjangkau (UU No. 7/1996):Ketahanan pangan bukan ketahanan beras Setiap individu, keluarga, masy.,kapan saja, dimana saja dapat memperoleh makanan yang cukup dg jumlah memenuhi kebutuhan energi, serta mutu gizinya memenuhi kebutuhan untuk kesehatan, pertumbuhan anak, kecerdasan, dan produktivitas

    8

  • Sistem Ekonomi Pangan

    SubsistemKetersediaan Produksi DN Impor Cadangan

    SubsistemDistribusiSubsistemKonsumsi Aksesibilitas : Fisik Ekonomi

    Kualitas Pangan : Keseimbangan Gizi Ekonomi Diversifikasi Pangan

    Ruang Lingkup: sebagai sistem9

  • Sistem Kelembagaan PanganRumah Tangga/Individu (pola produksi, konsumsi, cadangan, secara hemat, sehat, mandiri, bertumpu pada bahan lokal)Masyarakat (produksi, distribusi, pemasaran efisien) bertanggung jawab jujurPemerintah (kebijakan, fasilitasi, pengamanan menunjang kegiatan masyarakat dan menjamin sistem yang adil dan bertanggung jawab)

    (Ketahanan pangan melekat pada individu, keluarga, berlanjut pada masyarakat, wilayah, hingga nasional). 10

  • ketahanan pangan sbg hirarki :Regional Food SecurityKetersediaan pangan yang secara agregat dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat sepanjang waktuHousehold Food SecurityKetersediaan pangan yang dapat mencukupi kebutuhan pangan rumahtangga sepanjang waktu.Individual Food SecurityKonsumsi pangan yang cukup sepanjang waktu bagi setiap orang untuk hidup aktif dan sehat.Regional Food Security tdk menjamin Household Food SecurityHousehold Food Security tdk menjamin Individual Food SecurityIndividual Food Security menjamin semuanya.sehingga11

  • Pendekatan pengembangan : dari tataran makro/agregat menjadi mikro/rumah tanggaManajemen pembangunan : dari pola sentralistis menjadi pola desentralisisPelaku utama pembangunan : dari dominasi pemerintah menjadi dominasi peran masyarakatFokus komoditas : dari beras menjadi pangan keseluruhanUpaya peningkatan keterjangkauan rumah tangga atas pangan : dari penyediaan pangan murah menjadi peningkatan daya beliPerubahan perilaku pangan keluarga : dari sadar kecukupan pangan menjadi sadar kecukupan gizi

    Paradigma Baru Pembangunan Ketahanan Pangan6

  • Resources: - NaturalPhysicalHuman

    Food SecurityFood Utilization

    Production-Farm-Nonfarm

    Income:-Farm-Nonfarm

    Consumption:-Food-Nonfood

    Nutritional status

    Food AccessFood AvailabilityWebb, Richardson & von Braun 1993II. Faktor Pengaruh12

  • Indirect Indicators(Storage estimates, subsistance ratio, nutritional status assessments).(Maxwell 1997)Process IndicatorsOutcome IndicatorsIndicators that reflect Food Supply (Meteorological data, Information on Natural Resources, Agricultural production, Food Balance Sheets, Market & institutional support)Indicators that reflect Food Access (Assets, coping strategies) Direct Indicators (Household budget and consumption survey, household perception,Food frequency assessments)

    III. Indikator Ketahanan Pangan13

  • pemantauan situasi ketahanan pangan.(Timely Warning and Intervention System)(Nutritional Surveillance System)(Food Insecurity and Vulnerability Information and Mapping System)

    TWIS NSS FIVIMSDi IndonesiaSKPG (Sistem Kewaspadaan Pangan & Gizi)pengumpulan, pengolahan, analisis data pangan dan gizi

    IV. Sistem Informasi14

  • Bersifat lintas sektoral.

    Dewan Ketahanan Pangan (Keppres N0 132 Th 2001).

    -Ketua: Presiden-Ketua harian: Menteri Pertanian-Sekretaris: Ketua Badan Bimas Ketahanan pangan (BBKP).-Tugas - membantu presiden dalam : 1. Merumuskan kebijakan di bidang ketahanan pangan nasional- aspek ketersediaan, distribusi dan konsumsi serta mutu gizi, keamanan pangan 2. Melaksanakan evaluasi & pengendalian pemantapan ketahan- an pangan nasionalV. Kelembagaan Ketahanan Pangan15

  • Badan Bimas Ketahanan Pangan (Keppres N0 177 Th 2001).

    -Unit kerja eselon 1 di Departemen Pertanian-Terdiri dari : 1. Sekretariat Badan 2. Pusat Pengembangan Ketersediaan Pangan 3. Pusat Pengembangan Distribusi Pangan 4. Pusat Pengembangan Konsumsi Pangan 5. Pusat Pemberdayaan Ketahanan Pangan 6. Pusat Kewaspadaan Pangan-Tugas : Melaksanakan pengkajian, pengembangan dan koordinasi pemantapan ketahanan pangan 16

  • Prinsip dasar perwujudan ketahanan pangan

    (di Indonesia)UU No 7 Th 1996 : Pangan - perwujudan ketahanan pangan merupakan tanggungjawab pemerintah & masyarakatPP No 68 Th 2002 : Ketahanan pangan - perwujudan ketahanan pangan dengan semangat perdagangan bebas terkendali & otonomi daerahGBHN 1999-2004 :

    sistem ketahanan pangan didasarkan atas keragaman sumberdaya pangan, kelembagaan & budaya lokal sistem ketahanan pangan memperhatikan peningkatan pendapatan petani & nelayanPerubahan lingkungan strategis terutama peran pemerintah sebagai service delivery, fasilitator, regulator dan akselerator

    17

  • BerbasisUsahaAgribisnisBerdayasaingBerke-lanjutanBerke-rakyatanDesentra-lisasi

    Pendekatan

    PerwujudanKetahanan panganKoordinasi

    PemberdayaanMasyarakat secarapartisipatif18

    *

    * *

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended