Home >Documents >24 juni 2015

24 juni 2015

Date post:08-Dec-2015
Category:
View:1 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
presentasi tugas akhir
Transcript:

Batasan Masalah

Dalam penenitian ini, Penulis hanya melakukan Evaluasi dan Desain ulang Electric Submersible Pump (ESP) disumur NGT-17 Srtuktur R di PT. Pertamina EP Asset 2 Field PendopoOUTLINEPendahuluanIsiPenutupDasar TeoriKomponen ESPData Sumur NGT-17Tahapan Desain ESPHasil Desain ESP

Latar Belakang Tujuan dan Manfaat Batasan Masalah KesimpulanLatar Belakang

Sumur NGT-17Electric Submersible PumpEvaluasi & Desain UlangManfaatUntuk mengevaluasi pompa ESP yang digunakan pada sumur NGT-17. Mengetahui besarnya kapasitas produksi yang mampu diangkat ke permukaan dengan menggunakan kurva IPR.Menentukan jumlah stages dari kapasitas pompa yang terpasang pada sumur NGT-17 agar produksi yang diinginkan dapat tercapai.TujuanAdapun manfaat dalam penelitian ini, penulis hanya menentukan Evaluasi dan desain dari Electrical Submersible Pump (ESP) yang akan di pasang pada sumur NGT-17. Dan dapat diharapkan laju produksi dari sumur NGT-17 di PT. Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo dapat meningkat laju produksinya.Dasar TeoriElectric Submersible Pump

ESP adalah sebuah rangkaian pompa yang terdiri dari banyak tingkat (multi stage).Dengan motor yang dibenamkan di dalam fluida dan menggunakan aliran listrik dari permukaan. ESP merupakan artificial lift dengan harga yang cukup mahal dibandingkan dengan pengangkatan buatan lainnya. ESP dapat digunakan di onshore maupun offshore.

Komponen ESPData SumurNoParameterNilaiSatuan1Nama sumurNGT-172FormasiBRF3LapisanBRF6Gross192,00bfpd7Nett4bopd8Sgoil0,8769Sgwater1,0210Top Perforasi851,03ft11Bot Perforasi871,04ft12Mid Perforasi861,0328ft13SFL242,794ft14DFL501,993ft15WC97,60%16GF0,4402Psi/ftDari data sumur tersebut belum diketahui Tekanan Statik (Ps) dan Tekanan Alir Dasar sumur (Pwf). Untuk menghitung digunakan rumus sebagai berikut :Ps == 352,64 PsiTahap Desain ESP

Tabel Hasil Pehitungan Kurva IPR dan Kurva Tubing IntakeQoPwfKeterangan0 312,68 Qmax50 298,79 asumsi100 274,84 150 240,82 205 192,00 250 142,63 Kondisi Desain300 78,45 asumsi353 0,00 PsPwhQ anggapanPwf (Tubing 2 3/8)Pwf (Tubing 2 7/8)10050310-100220400200300320300340300400-280Berdasarkan data hasil perhitungan dan plot antara kurva IPR dan tubing intake dipakai tubing 2 3/8, hal ini sesuai dengan kapasitas produksi sumur tersebut yang sebesar 250 bfpdGF= 0,433 x Sgmix= 0,433 x 1,01654= 0,440 Psi/ft

PSD = 239 m x 3,281 ft/m= 784,159 ftMenentukan Specific Gravity Fluida Campuran (SGmix)

Menentukan Gradient Fluida (GF)

Perhitungan Menentukan Pump Setting Dept (PSD)

132Dh = Mid. Perforasi Pump Setting Depth (PSD)= 861,03 ft 784,159 ft= 76,873 ftPerhitungan Perbedaan Kedalaman (Dh)

Perhitungan Pump Intake Pressure

Menentukan Drawdown PSI

PIP = Pwf (GF x Dh)= 204,7965 (0,440 x 76,873)= 170,9594 psi= 192,6229 psi654= 437,616 ftMenentukan Drawdown Feet

7Menentukan Friction Tubing Loss

8Tubing 2 7/8 (2,441 ID) :Menentukan Total Dynamic Head (TDH)

10Menentukan Pressure Head

9= 227, 27 ftTDH = DFL + Friction loss + Wellhead Pressure= 680,411 + 0,407089 + 340,78242= 1021,600 ftMenentukan Jenis Pompa di Sumur NGT-17

11Jenis pompa yang sesuai untuk sumur NGT-17 adalah pompa IND 675 TP 400-3500 RPM. Dengan desain rate sebesar 250 bfpd, maka dari grafik performance pompa didapat efisiensi sebesar 52% head/stages sebesar 9,0 hp/stages sebesar 0,032 HP

PSIZEEfisiensiSeriesRPMMin. Csg Size67552%40035005 1/2Pump Head/Stages = 9,0 ftRate Produksi = 250,1474 bfpdMotor HP = 0,032 HP/Stages

Perhitungan Kebutuhan Motor HP

11Dari spesifikasi diatas, maka HP motor yang sesuai dan tersedia sebesar 60 HP memiliki 52 amp dan 745 volt (Tabel 3 motor 60 Hz 456 series)

Penentuan jenis kabel dan besarnya voltage

12Penentuan panjang kabel (L) dapat dihitung dengan persamaan berikut :L = PSD + 100 ftL = 784,159 + 100L = 884,159 ftDari hasil diatas maka dipilih jenis kabel # 4CU karena jenis kabel ini memiliki kehilangan tegangan dibawah 30 volt tiap 1000 ft kemudian untuk perhitungan voltage drop kabel dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: (dimana voltage drop/1000 didapat dengan ampere 52 maka nilai sebesar 26).Perhitungan dan pemilihan transformer dan switchboard

13= 22,988134 KVADari hasil perhitungan didapat harga voltage total sebesar 22,988134 KVAPemilihan transformer yang akan dipakai perlu diketahui terlebih dahulu besar voltage total yang akan bekerja. Maka besar voltage total pada switchboard dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut ;Perhitungan besarnya KVA yang dibutuhkan oleh transformer pada saat pengoperasian nantinya digunakan persamaan sebagai berikut :

KVA = 69,0882125 KVA

Nama Sumur : NGT-17Lapisan : BRFTipe Sumur : VetikalNoData Desain ESPNilaiSatuan1Tipe PompaIND 675 34 Hz / 3500RPM2Q (rate)250, 147bfpd3Q (max)312,6843bfpd4PI1,2986bbl/d/psi5PIP170,959Psi6Mid Perforation861,033Ft7Pump Setting Dept789,159Ft8THP100Psi9SG (avarage)1,0210WC97,6%11TDH1021,6002Ft12Total Stage133,5Stages13Motor456Series14Motor HP60HPTABEL HASIL DESAIN ESP SUMUR NGT-1715Motor Voltage745V16Motor Current52A17Cable Size# 4 CU18Cable Lenght884,159Ft21Surface Voltage69,0882125KVA22Surface KVA22,988134KVA23Total Voltage767,988134KVAKESIMPULANDari hasil perhitungan desain ESP pada sumur NGT-17 adalah bahwa pompa yang digunakan pada sumur tersebut adalah IND 675 dengan efisiensi 52% series 400 dengan putaran motor 3500 RPM pada frekunsi 34 Hz. Di samping itu juga dilakukan evaluasi pemakaian tubing yang sebelumnya digunakan tubing 2 7/8 diganti dengan tubing 2 3/8.

Besarnya kapasitas produksi yang mampu diangkat ke permukaan sebesar 379 bfpd dengan laju produksi optimum sebesar 250 bfpd yang didapatkan menggunakan kurva IPR dengan metode Vogel.

Jumlah stages optimum pada pompa yang digunakan yaitu 113,5 stages dengan head capacity sebesar 9,0 ft, dengan jumlah stages yang hanya 113,5 kapasitas pompa yang digunakan dapat mencapai laju produski yang diinginkan.

24