Home >Documents >08 seni budaya

08 seni budaya

Date post:14-Jun-2015
Category:
View:8,439 times
Download:15 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1. KURIKULUM 2013Sekolah Menengah Pertama/Madrasah TsanawiyahMATA PELAJARAN: SENI BUDAYAKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jakarta, 2013

2. DAFTAR ISIBAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A.Pengertian ...................................................................................................... 1B.Rasional ......................................................................................................... 1C.Tujuan ........................................................................................................... 1D.Ruang Lingkup Materi .................................................................................. 1E.Prinsip-prinsip Belajar, Pembelajaran, dan Assesmen .................................. 2BAB II KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ............................................. 3 A.Kompetensi Inti ............................................................................................. 3B.Kompetensi Dasar ......................................................................................... 4BAB III SILABUS ............................................................................................................. 18 KELAS:VII (Seni Musik) ................................................................ 19KELAS:VIII (Seni Musik) .............................................................. 25KELAS:VIII (Seni Musik) ............................................................... 32Kelas: VII (Seni Rupa) .......................................................................... 40Kelas: VIII (Seni Rupa) ........................................................................ 45Kelas: IX (Seni Rupa) ......................................................................... 50Kelas: VII (Seni Tari) ........................................................................... 54Kelas: VIII (Seni Tari).......................................................................... 60Kelas: IX (Seni Tari) ........................................................................... 67Kelas: VII (Seni Teater) ........................................................................ 74Kelas: VIII (Seni Teater) ....................................................................... 81Kelas: IX (Seni Teater) ........................................................................ 88i 3. BAB I PENDAHULUANA. Pengertian Mata pelajaran Seni Budaya merupakan seluruh aktivitas berkarya dan menampilkan karya seni yang estetis, artistik, dan kreatif berakar dari nilai, perilaku, dan produk seni budaya bangsa. B. Rasional Seni Budaya sebagai mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah diberikan atas dasar pertimbangan sebagai berikut. 1. Hubungan dengan Pencipta Menerima, menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan karya seni sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan 2. Hubungan dengan Sesama Manusia Menunjukkan sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian Menunjukkan sikap bertanggung jawab, peduli, dan santun terhadap karya seni dan pembuatnya 3. Hubungan dengan Lingkungan Alam Menunjukkan sikap percaya diri , motivasi internal , kepedulian terhadap lingkungan dalam berkarya seni C. Tujuan Mata pelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah bertujuan untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan serta penguasaan teknik dasar yang cukup supaya gemar berkesenian yang berbudaya untuk meningkatkan kepekaan dan apresias terhadap produk dan nilai seni budaya dan memahami keberagaman dan keunikan dari setiap aspek seni agar dapat merasakan keindahan produk dan nilai seni budaya. D. Ruang Lingkup Materi Mata pelajaran seni budaya terdiri dari empat aspek bidang seni yaitu seni rupa, seni musik, seni tari dan seni teater. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah dapat menyesuaikan dengan ketersediaan sumber daya guru yang ada. Sekolah wajib memilih dua aspek seni dari empat aspek seni yang ada. Ruang lingkup materi pembelajaran seni budaya yaitu;1 4. Seni Rupa Menggambar flora, fauna dan alam benda, menggambar ragam hias, menerapkan ragam hias pada bahan kayu, menerapkan ragam hias pada bahan tekstil Menggambar model, menggambar ilustrasi, menerapkan ragam hias pada bahan keras, menerapkan ragam hias pada kria tekstil dengan teknik tapestri Melukis, membuat patung, grafis, pameran Seni Musik Bernyanyi dengan teknik vocal, bermain music ansambel, vocal grup, music ansambel campuran Menyanyikan lagu daerah secara unisono dan vocal grup, memainkan alat music tradisional secara ansambel Menggubah music modern secara unisono dan vocal grup, menyanyikan music modern secara unisono dan kelompok, menyajikan music ansambel Seni Tari Gerak tari, level gerak, pola lantai, meragakan tari Gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dan iringan, tari kreasi gaya tradisonal berdasarkan pola lantai dan iringan Menyusun karya tari modern berdasarkan komposisi tari dan iringan, menyusun karya tari kontemporer berdasarkan komposisi dan iringan, meragakan karya tari modern sesuai dengan iringan, meragakan tari kontemporer sesuai iringan Seni Teater Teknik bermain acting teater, teknik menulis naskah drama, merencanakan pementasan teater, mementaskan teater Teknik acting bermain teater tradisional, membuat naskah drama teater tradisional, merancang pertunjukkan teater tradisonal, mementaskan teater gaya tradisonal Menerapkan teknik acting bermain teater modern, merancang konsep produksi manajeman teater modern, menampilakan pertunjukkan teater modern E. Prinsip-prinsip Belajar, Pembelajaran, dan Assesmen Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah menerapkan pendekatan ilmiah (scientific approach) melalui proses mengamati (observing), menanya (questioning), mengumpulkan data (experimenting) dan mengkomunikasikan (communicating). Asesmen menerapkan asesmen otentik yang meliputi portofolio, hasil pengamatan, pengumpulan data, karya dan penyajian karya.2 5. BAB II KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASARA. Kompetensi Inti Isi Kurikulum 2013 dikembangkan dalam bentuk Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (Kompetensi Dasar). Kompetensi Inti dikembangkan dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan merupakan kualitas minimal yang harus dikuasai peserta didik di kelas untuk setiap mata pelajaran. Kompetensi Inti terdiri atas jenjang kompetensi minimal yang harus dikuasai peserta didik di kelas tertentu, isi umum materi pembelajaran, dan ruang lingkup penerapan kompetensi yang dipelajari. Jenjang kompetensi dalam KI meningkat untuk kelas-kelas berikutnya, KI tidak memuat konten khusus mata pelajaran tetapi konten umum yaitu fakta, konsep, prosedur, metakognitif dan kemampuan menerapkan pengetahuan yang terkandung dalam setiap mata pelajaran. Perluasan penerapan kompetensi yang dipelajari dinyatakan dalam KI, dimulai dari lingkungan terdekat sampai ke lingkungan global.Dalam desain Kurikulum 2013, Kompetensi Inti berfungsi sebagai pengikat bagi Kompetensi Dasar. Dalam fungsi sebagai pengikat maka setiap KD yang dikembangkan untuk setiap mata pelajaran di setiap kelas harus mengacu kepada Kompetensi Inti. Kompetensi Inti terdiri atas empat dimensi yang satu sama lain terkait, terdiri atas sikap beragama, sikap personal dan sosial, pengetahuan, dan penerapan pengetahuan masing disebut sebagai KI 1, KI 2, KI 3 dan KI 4.. Keempat dimensi tersebut harus tercantum dalam pengembangan KD, silabus, dan RPP. Lebih lanjut, keempat dimensi tersebut memiliki posisi yang berbeda dalam proses pembelajaran dimana KI 1 dan KI 2 dikembangkan dalam proses pendidikan di setiap kegiatan di sekolah (kelas dan luar sekolah) dengan pendekatan pembelajaran tidak langsung. Sedangkan KI 3 dan KI 4 dikembangkan oleh masing-masing mata pelajaran dalam pendekatan pembelajaran langsung. KI 3 dirancang berfokus pada pengembangan pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif) dalam jenjang kemampuan kognitif dari mengingat hingga menciptakan. KI 4 merupakan perencanaan kegiatan belajar untuk menerapkan apa yang dipelajari di KI 3 dalam suatu proses pembelajaran yang terintegrasi atau pun terpisah. Terintegrasi mengandung arti bahwa proses pembelajaran KD 3 dan KD 4 dilakukan pada waktu bersamaan baik di kelas, laboratorium mau pun di luar sekolah. Terpisah mengandung makna bahwa pembelajaran mengenai KD 3 terpisah dalam waktu dan/atau tempat dengan KD 4.Keputusan mengenai pembelajaran terintegrasi atau terpisah ditentukan sepenuhnya dalam silabus dan RPP, berdasarkan pertimbangan mengenai konten Kompetensi Dasar untuk KI 3 dan Kompetensi Dasar untuk KI 4. 3 6. Kompetensi Inti 1 (KI 1) berkenaan dengan sikap dan perilaku beragama. KI 2 berkenaan dengan sikap personal dan sosial. KI 3 berkenaan dengan pengetahuan dan KI 4 adalah penerapan dari pengetahuan yang dipelajari di KI 3. KI 1 dikembangkan menjadi KD 1, KI 2 dikembangkan menjadi KD2, KI 3 menjadi KD3 dan KI 4 menjadi KD4. Komponen keluasan penerapan minimal dalam KI menjadi pegangan bagi guru ketika mengembangkan RPP dan merealisasi RPP dalam proses pembelajaran di kelas, sekolah, dan masyarakat. Untuk kelas I III SD/MI penerapan kompetensi yang minimal adalah dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru. Di kelas IV VI, terjadi perluasan dimana penerapan kompetensi tersebut juga pada waktu pergaulan dengan tetangga. Sebagai sesuatu yang minimal maka satu satuan pendidikan tertentu dapat mensyaratkan penerapan kompetensi yang dipelajari peserta didik lebih luas dari yang dinyatakan dalam Kompetensi Inti.B. Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar (KD) adalah kompetensi yang terdiri dari jenjang kemampuan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik dan isi pelajaran yang dirancang sebagai materi untuk menguasai kompetensi. Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran dikembangkan dengan merujuk kepada Kompetensi Kompetensi Inti dan setiap KI memiliki KD yang sesuai. Dengan per

of 124

Embed Size (px)
Recommended